Search

Cara Mengatasi 9 Masalah Menyusui Bayi yang Sering Terjadi

Pertama kali menyusui bayi? Selain excited dan penuh haru, pengalaman ini bisa menegangkan sekaligus melelahkan. Apalagi, ada banyak sekali masalah menyusui yang bisa Mama alami.

Kami mengerti kesulitan yang Mama hadapi dalam perjalanan menyusui. Karena itu, kali ini Mama’s Choice ingin berbagi informasi seputar masalah menyusui yang paling umum serta cara mengatasinya.

Selagi bisa kita cegah sedari awal, kenapa tidak? Simak selengkapnya di sini.

1. ASI sedikit atau tidak lancar

ASI adalah nutrisi terbaik untuk bayi baru lahir. Namun sayangnya, tidak semua ibu dapat memenuhi kebutuhan ASI harian untuk bayinya karena produksi ASI yang kurang maksimal.

Cara mengatasinya

Ada banyak hal yang dapat Mama lakukan untuk meningkatkan produksi ASI, di antaranya:

  • Rutin mengosongkan payudara agar tubuh terus mendapat sinyal untuk memproduksi ASI.
  • Minum banyak air. Kekurangan cairan bisa membuat produksi ASI berkurang.
  • Hindari stres, usahakan istirahat, dan minta Papa untuk pijat oksitosin.
  • Perbaiki asupan nutrisi ibu menyusui. Bila perlu, Mama bisa mengonsumsi ASI booster.

2. Pasokan susu terlalu banyak

Tidak hanya produksi ASI kurang yang dapat membuat para Mama pusing. Pasokan ASI yang terlalu banyak juga bisa membuat para Mama kesulitan.

Selain membuat Mama nyeri akibat saluran susu tersumbat, kondisi ini juga bisa membuat bayi tidak nyaman. Let down reflex yang berlebih bisa membuat bayi kembung, rewel, hingga gumoh.

Cara mengatasinya

Pastikan Mama aktif pumping ASI untuk menampung produksi ASI yang keluar. Selain itu, gunakan juga breast pad untuk mencegah kebocoran ASI sekaligus menjaga payudara agar tetap kering ya, Ma. Simak tips cara mengatasi ASI merembes selengkapnya di sini.

3. Puting nyeri dan gatal

Alasan ini adalah yang paling sering membuat para Mama berhenti menyusui. Puting lecet, kering, gatal, dan nyeri umumnya terjadi pada periode awal menyusui. Hal ini terjadi karena posisi atau pelekatan bayi yang salah.

Baca juga: Ini Posisi Menyusui dan Pelekatan Menyusui yang Benar

Cara mengatasinya

cara memutihkan kulit ibu hamil

  • Oleskan Mama’s Choice Intensive Nipple Cream, krim puting yang food grade untuk mencegah dan mengatasi puting kering, lecet, dan pecah-pecah lebih cepat. Diperkaya dengan bahan alami ekstrak kurma dan coconut oil yang melembapkan kulit. Tidak perlu dibilas.
  • Bila perlu, gunakan nipple shield saat menyusui bayi secara langsung untuk melindungi puting.

4. Payudara sakit dan bengkak

Pembengkakan payudara terjadi karena terlalu penuh dengan susu. Fase awal pembengkakan ini biasanya berlangsung beberapa hari atau minggu pertama menyusui karena tubuh sedang menyesuaikan pasokan ASI untuk kebutuhan bayi. 

Cara mengatasinya

Tergantung tingkat keparahannya, ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan:

  • Jika payudara mulai penuh, segera susui bayi atau pompa ASI.
  • Kompres menggunakan kol dingin atau botol berisi air hangat.
  • Menempelkan pompa silikon yang diisi air hangat dan memijat payudara.
  • Minta tenaga ahli (misalnya bidan) untuk memijat payudara guna membuka sumbatan.

Tips: Gunakan bra menyusui yang longgar dan lembut selama masa menyusui agar tidak mempersempit aliran ASI.

5. Mastitis

Mastitis adalah peradangan pada payudara karena infeksi bakteri sebagai komplikasi dari pembengkakan payudara. Gejalanya berupa payudara memerah, keras, sakit, panas, dan bengkak. Dalam beberapa kasus, kondisi ini ditandai dengan gejala menggigil, sakit kepala, suhu tubuh tinggi, dan kelelahan.

Mastitis dapat terjadi kapan saja, namun kondisi ini umumnya terjadi pada tiga bulan pertama, terutama pada minggu kedua atau ketiga. 

Cara mengatasinya

Mama perlu menyusui bayi secara teratur untuk mencegah penumpukan dan penyumbatan ASI. Bila mastitis tidak juga membaik, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter biasanya akan memberikan antibiotik jika melihat adanya infeksi pada payudara.

6. Infeksi jamur

Infeksi jamur saat menyusui dapat muncul pada mulut bayi maupuan payudara Mama, khususnya area puting. Dilansir dari NHS.uk, infeksi ini dapat terjadi setelah Mama atau bayi minum antibiotik, misalnya setelah operasi caesar. Sebab antibiotik mengurangi jumlah bakteri bermanfaat dalam tubuh dan memungkinkan jamur candida berkembang biak.

Gejalanya berupa: nyeri payudara yang menusuk, sakit saat terkena air dingin, kemerahan, dan puting gatal dengan atau tanpa ruam. Infeksi ini juga mungkin menimbulkan bercak putih atau ruam di mulut dan area popok bayi.

Cara mengatasinya

Jika Mama mencurigai infeksi jamur, segera ke dokter untuk pemeriksaan dan perawatan yang tepat. Obat antijamur mungkin diperlukan untuk Mama dan bayi.

Untuk mencegahnya, selalu cuci tangan sebelum menyusui dan usahakan payudara dalam kondisi kering setelah menyusui. Lap puting dengan air hangat. Pastikan semua dot, botol, mainan, dan pompa ASI yang bersentuhan dengan payudara atau mulut bayi bersih dan steril.

7. Puting tenggelam atau datar

Setiap ibu memiliki kondisi puting yang cukup bervariasi. Ada ibu yang memiliki puting mengarah ke dalam, besar, atau datar. Semua kondisi ini bisa menjadi rintangan bagi ibu untuk menyusui bayinya. 

Cara mengatasinya

Konsultasikan pada ahli laktasi untuk mendapatkan solusi pelekatan yang terbaik. Mama juga dapat menarik puting dengan jari sebelum menyusui bayi untuk membuatnya muncul. Bayi biasanya kesusahan pada awalnya karena belum terbiasa, dan akan semakin baik dan lancar saat sering menyusu.

Bila treatment apapun tidak memperbaiki keadaan, Mama dapat memberi ASIP melalui media lain seperti pipet, botol, atau cup feeder.

8. Bayi tertidur saat menyusu

cara agar asi tidak rembes

Mama mungkin akan sering mendapati bayi yang segera tertidur selagi proses menyusui. Hal ini biasanya akibat rasa nyaman dan kantuk. Meskipun begitu sebaiknya Mama tidak membiarkan kebiasaan ini, sebab bayi tidak akan menghisap ASI dengan optimal.

Cara mengatasinya

Ketika bayi tampak mulai mengantuk, bangunkan secara perlahan dan cobalah ajaknya berkomunikasi. Ini juga dapat menguatkan bonding antara Mama dan bayi. Saat bayi sudah tertidur, baiknya Mama menyelesaikan proses menyusui dan meletakkan bayi jika memang sudah waktunya ia tertidur. 

9. Payudara gatal

Selain puting, ibu menyusui kerap mengeluhkan masalah payudara gatal saat menyusui. Ini bisa disebabkan karena berbagai hal, mulai dari infeksi, eksim, hingga efek dari perengangan kulit atau stretch mark yang muncul pada payudara.

Cara mengatasinya

  • Mama bisa membersihkan payudara dengan kain yang dibasahi air hangat setelah menyusui.
  • Selalu jaga kelembaban payudara menggunakan nipple cream.
  • Pilihlah pakaian yang nyamand dan longgar serta bra menyusui yang menyerap keringat agar payudara Mama bisa ‘bernafas’ lebih baik.

Persiapan menghadapi 9 masalah ibu menyusui

Sekalipun telah banyak membaca atau menonton konten menyusui, masalah menyusui yang timbul seringkali tidak disangka-sangka dan dapat membuat banyak Mama frustrasi. Namun satu hal yang perlu Mama ingat adalah, Mama tidak sendiri! Jaman telah maju, dan kini telah banyak inovasi produk yang dirancang untuk mempermudah perjalanan menyusui Mama.

Seperti ASI booster, pompa ASI, breastmilk collection shell, breast pad, hingga nipple cream dari Mama’s Choice. Semua produk berkualitas yang aman, halal, dan natural tersebut merupakan komitmen kami untuk mendukung Mama dalam perjalanan menyusui, agar lebih menyenangkan.

Mama’s Choice Intensive Nipple Cream, hanya 69 ribu (Hemat 30%) di sini!

Jadi, Mama jangan pusing lagi ya menghadapi 9 masalah menyusui. Yuk #KurangiWorry dan dapatkan perlengkapan pendukung menyusui dengan harga spesial dengan klik banner berikut ini!

Referensi: American Pregnancy Association, Very Well Family 

Tya

Gemar menulis dan bercerita. Membagikan kisah, pengalaman dan inspirasi melalui kata-kata. Perempuan yang terlihat melodrama, tapi suka tertawa. Sedang bersiap-siap menanti kehadiran si kecil dalam hidupnya. Agar semakin menyenangkan, berceritalah ia. Di sini.

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now