Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Jangan Digaruk! Ini 5 Cara Atasi Puting Gatal Saat Menyusui

Mau digaruk, tapi takut semakin luka. Kalau payudara luka, menyusui pun jadi nggak nyaman untuk Mama dan juga bayinya. Lantas, harus bagaimana?

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Jangan Digaruk! Ini 5 Cara Atasi Puting Gatal Saat Menyusui

Mau digaruk, tapi takut semakin luka. Kalau payudara luka, menyusui pun jadi nggak nyaman untuk Mama dan juga bayinya. Lantas, harus bagaimana? Puting gatal sangat mengganggu proses menyusui kita, ya, Ma!

Apakah puting gatal berbahaya?

Pada dasarnya, hal ini tidak berbahaya, kok. Namun, jika tidak ditangani dengan tepat, bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Dan yang paling penting, hal ini bisa mengganggu efektivitas menyusui bayi.

Meskipun ada beragam alternatif untuk menyusui si kecil saat masalah puting gatal datang, tak ada salahnya untuk mencegah supaya puting gatal tidak terjadi. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?

**Masalah puting gatal adalah hal yang bisa dicegah sejak dini. Ketahui penyebabnya untuk pencegahan yang aman sejak awal kehamilan atau memulai menyusui.

Mengenal berbagai penyebab puting gatal saat menyusui

penyebab puting gatal

1. Thrush

Thrush adalah infeksi ragi yang menyebabkan puting gatal selama menyusui. Ini disebabkan oleh jamur bernama candida yang hidup di tubuh kita. Jamur ini biasanya tidak berbahaya tetapi dapat berkembang biak dan tumbuh di luar kendali jika area tubuh lembab dan kurang bersih. Jika candida berkembang biak dalam waktu yang cukup lama, kulit akan mengalami ruam bahkan yang terburuk adalah infeksi. Gejala thrush:

  • Gatal berlebihan disertai dengan sensasi terbakar, terutama setelah makan

  • Nyeri berdenyut dalam di jaringan payudara

2. Mastitis

Mastitis adalah peradangan dan nyeri jaringan payudara bagian dalam yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Ini terjadi sebagai akibat dari pembengkakan payudara ketika saluran susu mempertahankan kelebihan produksi susu. Puting yang terluka selama proses menyusui dapat memberikan titik masuk bagi bakteri. Ini menginfeksi saluran susu dan jaringan di sekitarnya. Gejala mastitis:

  • Pembengkakan payudara yang membuat payudara terasa penuh dan sakit bersamaan dengan rasa gatal

  • Beberapa Mama juga merasakan sensasi yang menyakitkan saat proses menyusui berlangsung

  • Payudara memerah dan terasa hangat saat disentuh

  • Dalam beberapa kasus diikuti dengan demam tinggi

gejala puting gatal yang berbahaya

3. Eksim

Eksim adalah serangkaian kondisi kulit yang dapat menyebabkan gatal, radang, dan kemerahan pada kulit. Ini dapat memengaruhi kulit pada payudara dan puting.  Salah satu jenis eksim yang paling umum disebut dermatitis kontak. Hal ini disebabkan terutama karena gesekan yang konstan pada kulit akibat proses menyusui yang berulang. Eksim juga bisa disebabkan karena penggunaan bra yang kurang tepat. Untuk itu, Mama juga wajib memilih bra menyusui dengan bahan yang lembut, menyerap keringat, dan tentunya tidak ketat. Gejala eksim payudara:

  • Kulit sangat kering dan sensitif. Gatal bisa menjadi tak tertahankan dan memburuk dengan garukan

  • Ruam gatal pada payudara saat menyusui

  • Area kulit kering dan bersisik

4. Peregangan kulit

Pernah mendengar adanya stretch markyang muncul di payudara? Banyak Mama yang penasaran menanyakan bagaimana cara menghilangkan stretch mark di payudara. Tak cuma puting, peregangan kulit ini juga bisa menyebabkan gatal di sekitar area payudara, bahkan sampai ke daerah-daerah lipatan. Peregangan kulit ini terjadi karena payudara Mama akan sering terisi dan kosong dalam waktu yang cukup lama. Gejala stretch mark di payudara:

  • Garis-garis halus pada kulit payudara yang empuk

  • Garis-garis peregangan menjadi kering dan sensitif

  • Seluruh area payudara, termasuk puting menjadi sangat gatal

5. Infeksi kulit

Penyakit kulit seperti kurap dan kudis bisa menjadi penyebab puting gatal. Kedua penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur dan tungau yang membentuk lingkaran ruam pada kulit. Biasanya, kondisi ini terjadi di daerah tubuh yang hangat dan lembab seperti di bawah payudara. Gejala infeksi:

  • Ruam melingkar pada kulit area payudara

  • Bintik-bintik halus kemerahan pada payudara

  • Terasa panas dan perih jika digaruk

5 cara mengatasi puting gatal saat menyusui

cara mengatasi puting gatal selama menyusui

1. Menjaga payudara tetap kering

Jangan biarkan payudara dalam kondisi yang basah saat tidak menyusui. Gunakan breast pad untuk mengantisipasi ASI bocor. Selalu keringkan puting selepas menyusui untuk menjaganya tetap bersih. Tak hanya bagian puting saja, namun juga seluruh bagian payudara ya, Ma.

2. Rajin membersihkan puting dan payudara

Jika memungkinkan, bersihkan payudara setiap selesai menyusui dengan kain lembut yang dibasahi air hangat. Langkah ini dapat menghilangkan sisa air liur bayi yang dapat membuat kulit iritasi jika dibiarkan dalam waktu yang lama.

3. Gunakan nipple cream sebagai pelembap puting

Selain menjaga kelembaban, nipple cream juga akan membantu mengatasi puting susu yang kering dan pecah-pecah. Tentu saja, puting yang lembab dan tidak pecah-pecah akan meningkatkan kenyamanan bayi saat menyusu. Gunakan nipple cream yang aman untuk Mama dan bayi, sebab bayi juga akan kontak langsung dengan payudara Mama ketika menyusu. Pilih krim pelembap payudara yang food grade serta paraben-free sepertiMama’s Choice Intensive Nipple Cream!

4. Pakai bra khusus menyusui

Pilih bra menyusui yang nyaman dikenakan seharian, Ma! Bra menyusui yang bagus tentu saja yang memiliki bahan yang lembut, menyerap keringat, serta tidak ketat jika dipakai.

5. Pertahankan jadwal menyusui secara teratur

Mempertahankan jadwal menyusui secara teratur adalah cara yang baik untuk membentuk siklus. Ini memungkinkan Mama mengeringkan payudara tepat waktu dan menghindari penumpukan susu hingga pembengkakan. Menyapih bayi juga harus dilakukan secara bertahap sehingga Mama tidak akan mengalami penumpukan susu secara tiba-tiba di payudara.

Kapan saya harus memeriksakannya ke dokter?

Segera konsultasikan pada tenaga medis bila masalah puting gatal saat menyusui diikuti dengan beberapa gejala lainnya, seperti:

  • Payudara merah membengkak dan puting gatal dalam jangka waktu yang lama

  • Demam berlebihan

  • Sensasi gatal yang terasa dari dalam jaringan payudara

  • Lidah atau mulut bayi berwarna putih

  • Benjolan di payudara terasa sakit atau terasa seperti abses

Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan mengganggu aktivitas menyusui, Mama bisa segera mengkonsultasikannya ke ahli laktasi atau dokter yang berpengalaman. Khususnya, jika hal ini sangat memengaruhi kualitas ASI Mama untuk bayi. Kapan saya harus memeriksakannya ke dokter? Referensi:** Medical News Today, Parenting First Cry

Cari Penyebabnya Sebelum Mengobati

Puting gatal punya beberapa penyebab yang tampilannya mirip, dan tidak dapat dipastikan hanya dari melihatnya:

  • Kulit kering atau dermatitis kontak, dari sabun, deterjen, atau bahan bra
  • Infeksi jamur (kandidiasis), biasanya disertai nyeri menusuk yang menjalar ke dalam payudara setelah menyusu; perlu obat untuk Mama dan Si Kecil sekaligus
  • Eksim
  • Pelekatan menyusui yang kurang dalam, yang membuat kulit teriritasi berulang

Krim puting merawat kulit. Ia bukan pengobatan untuk semua penyebab gatal, dan bila penyebabnya jamur, krim pelembap saja tidak akan menyelesaikannya.

Periksakan bila gatal menetap, hanya terjadi di satu sisi, disertai perubahan bentuk puting, keluar cairan, kulit menebal atau bersisik yang tidak membaik, atau disertai demam dan payudara yang memerah.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Intensive Nipple Cream

Breastfeeding

Intensive Nipple Cream

Rp 98.900

4.9 · 208 ulasan

Baca juga