Search

8 Masalah Menyusui Bayi

Pertama kali menyusui bayi? Selain excited dan penuh haru, pengalaman ini bisa menegangkan sekaligus melelahkan. Apalagi, ada banyak sekali masalah menyusui yang bisa Mama alami.

Namun, Mama tidak perlu khawatir. Kali ini, Mama’s Choice ingin berbagi informasi seputar masalah menyusui yang paling umum terjadi serta cara mengatasinya.

Selagi bisa kita cegah sedari awal, kenapa tidak? Simak selengkapnya di sini!

1. ASI sedikit atau tidak lancar

ASI adalah nutrisi terbaik untuk bayi baru lahir. Namun sayangnya, tidak semua ibu dapat memenuhi kebutuhan ASI harian untuk bayinya karena produksinya yang kurang maksimal.

Cara mengatasinya

Ada banyak hal yang dapat Mama lakukan untuk meningkatkan produksi ASI, di antaranya:

  • Rutin mengosongkan payudara agar tubuh terus mendapat sinyal untuk memproduksi ASI.
  • Minum banyak air. Kekurangan cairan bisa membuat produksi ASI berkurang.
  • Hindari stres, usahakan istirahat, dan minta Papa untuk pijat oksitosin.
  • Perbaiki asupan nutrisi ibu menyusui. Bila perlu, Mama bisa mengonsumsi ASI booster, seperti Mama’s Choice Almond Milk Powder ini.

2.Perlekatan yang Buruk

Perlekatan menyusui adalah aktivitas bayi memasukkan putting dan areola ke dalam mulutnya untuk mengisap ASI keluar dari payudara Mama. Memposisikan kepala dan mulut bayi dengan tidak benar saat menyusui inilah yang disebut juga sebagai perlekatan yang buruk.

Perlekatan yang buruk justru menghambat proses produksi ASI Mama. Selain itu, hal ini juga membuat puting Mama menjadi lecet sehingga tidak nyaman untuk menyusui.

perlekatan ASI yang tidak tepat

Cara mengatasinya

Perlekatan yang buruk dapat diatasi dengan sering berlatih. Jangan ragu untuk meminta bantuan ahli. Atur posisi meyusui yang benar, lalu tekan areola Mama di antara jari-jari. Gelitik pipi bayi untuk merangsang reflek mengisap yang membuat mulutnya terbuka lebar, dan dekatkan bayi ke payudara. Ketika sudah menempel, mulutnya harus menutupi puting dan areola. Posisi dagu serta hidung bayi harus menyentuk payudara Mama, dengan bibir mengerucut ke luar.

Jika Mama tidak yakin apakah bayi melakukan dengan benar, jangan takut untuk membuka mulutnya. Caranya dengan meletakkan jari pada sudut mulut bayi dan tarik payudara Mama keluar. Atur lagi posisinya agar perlekatan sesuai.

3. Saluran ASI tersumbat

 

masalah ASI tersumbat

Terkadang saluran ASI juga bisa tersumbat Ma. Hal ini menyebabkan susu kembali ke atas dan menghasilkan benjolan merak dan lunak. Saluran ASI yang tersumbat sebenarnya bukan masalah serius. Tetapi jika Mama mengabaikannya bisa menyebabkan infeksi payudara.

Cara mengatasinya

Tetap menyusui merupakan cara yang dapat membuka saluran ASI tersumbat. Mama  bisa memberi kompresan hangat sebelum menyusui dan memberikan pijatan pelan pada benjolan. Mama juga bisa merendam payudara beberapa kali sehari pada baskom atau bak mandi berisi air hangat untuk mencegah saluran tersumbat.

4. Sariawan pada payudara

Payudara Mama bisa mengalami sariawan akibat infeksi jamur dengan tanda-tanda berwarna merah muda, terasa terbakar, atau berkerak. Biasanya sariawan karena mulut bayi menyusui payudara Mama.

sariawan pada payudara

Cara mengatasinya

Jika Mama mengalami sariawan, sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter agar diberikan krim antijamur untuk membunuh ragi. Tapi saat menggunakannya, Mama perlu menghapus sisa krim dari puting sebelum menyusui dan gunakan kembali setelah menyusui.

Kalau cara ini tidak berhasil, Mama bisa berkonsultasi dengan dokter agar diberikan obat oral untuk mengatasi jamur yang aman dikonsumsi saat menyusui. Pastikan juga Mama melakukan konsultasi dengan dokter untuk mengatasi sariawan yang dialami oleh bayi.

5. Puting nyeri dan gatal

Alasan ini adalah yang paling sering membuat para Mama berhenti menyusui. Puting lecet, kering, gatal, dan nyeri umumnya terjadi pada periode awal menyusui. Hal ini terjadi karena posisi atau pelekatan bayi yang salah.

Baca juga: Ini Posisi Menyusui dan Pelekatan Menyusui yang Benar

Cara mengatasinya

cara memutihkan kulit ibu hamil

  • Bersihkan puting dan payudara setiap selesai menyusui Si Kecil. Gunakan kain lembut yang dibasahi dengan air hangat.
  • Gunakan bra menyusui yang berbahan lembut dan menyerap keringat, serta tidak terlalu ketat.
  • Oleskan Mama’s Choice Intensive Nipple Cream, krim puting untuk mencegah dan meredakan puting yang kering, lecet, dan pecah-pecah. Diperkaya dengan bahan alami ekstrak kurma dan coconut oil yang melembapkan kulit. Krim ini dibuat dengan formula food grade, sehingga aman jika tertelan oleh Si Kecil dan tidak perlu dibilas saat mau menyusui kembali.

Tips: Gunakan bra menyusui yang longgar dan lembut selama masa menyusui agar tidak mempersempit aliran ASI.

6. Payudara sakit dan bengkak

Pembengkakan payudara terjadi karena terlalu penuh dengan susu. Fase awal pembengkakan ini biasanya berlangsung beberapa hari atau minggu pertama menyusui karena tubuh sedang menyesuaikan pasokan ASI untuk kebutuhan bayi. 

Cara mengatasinya

Ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan untuk mengatasi pembengkakan payudara ini:

  • Perbanyak waktu menyusui Si Kecil hingga 8 -12 kali sehari.
  • Kompres menggunakan kol dingin atau botol berisi air hangat.
  • Minta tenaga ahli (misalnya bidan) untuk memijat payudara guna membuka sumbatan.
  • Pompa payudara jika masih merasa penuh setelah menyusui Si Kecil. Mama bisa menggunakan Mama’s Choice Electric Breast Pump dan memilih mode pemijatan untuk menstimulasi serta melancarkan ASI.

7. Mastitis

Mastitis adalah peradangan pada payudara karena infeksi bakteri sebagai komplikasi dari pembengkakan payudara. Gejalanya berupa payudara memerah, keras, sakit, panas, dan bengkak. Dalam beberapa kasus, kondisi ini ditandai dengan gejala menggigil, sakit kepala, suhu tubuh tinggi, dan kelelahan.

Mastitis dapat terjadi kapan saja, namun kondisi ini umumnya terjadi pada tiga bulan pertama, terutama pada minggu kedua atau ketiga. 

Cara mengatasinya

Mama perlu menyusui bayi secara teratur untuk mencegah penumpukan dan penyumbatan ASI. Bila mastitis tidak juga membaik, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter biasanya akan memberikan antibiotik jika melihat adanya infeksi pada payudara.

8. ASI rembes

Masalah lainnya yang sering ditemui saat proses mengASIhi Si Kecil adalah mengalami ASI rembes. Tenang saja, Ma. Hal ini wajar terjadi, apalagi kalau Mama memiliki pasokan ASI yang terlalu banyak.

Seperti dikutip dari What to Expect, ASI rembes merupakan cara tubuh untuk membiasakan diri memproduksi ASI dan menyesuaikannya dengan jadwal menyusui Si Kecil. ASI rembes juga disebabkan oleh letdown reflex dalam proses menyusui.

Cara mengatasinya

 

ASI rembes dipengaruhi oleh faktor fisik dan emosional, Ma. Jadi, dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, Mama harus mengetahui beberapa cara mengatasinya berikut ini:

  • Beri tekanan terhadap puting saat sensasi letdown reflex terjadi. Mama bisa menyilangkan kedua tangan di atas payudara dan tekan dengan kuat.
  • Gunakan pakaian bermotif atau berwarna gelap untuk menutupi ASI yang rembes.
  •  Gunakan breast pad, terutama saat Mama hendak berpergian. Pastikan breast pad terbuat dari bahan berkualitas agar mudah menyerap ASI tetapi tidak gampang bocor. Mama dapat menggunakan Mama’s Choice Washable Breast Pad yang dapat dicuci dan digunakan berkali-kali selama masa masa menyusui.

breast pad dari Mama's Choice untuk mengatasi masalah kebocoran ASI

Promo Spesial Mama’s Choice Washable Breast Pad Diskon 23% 

Mama bisa juga gunakan Mama’s Choice Breast Milk Collection Shells sebagai alternatif breast pad. Terbuat dari bahan silikon berkualitas food grade, sehingga aman untuk Si Kecil dan nyaman digunakan oleh Mama sepanjang hari. Mama’s Choice Breast Milk Collection Shells ini mampu menampung ASI hinggal 20ml.

 

Breast milk shells sebagai alternatif breast pad

Harga Spesial Mama’s Choice Breast Milk Collection Shells Diskon 22%

Simak juga: tips cara mengatasi ASI merembes selengkapnya di sini.

Persiapan menghadapi 5 masalah ibu menyusui

Masalah menyusui yang Mama hadapai sering datang tanpa disangka-sangka, ya. Apalagi kalau Mama baru memiliki anak pertama. Mungkin dapat membuat Mama frustrasi.

Namun, Mama tidak sendiri! Zaman telah maju dan kini telah banyak inovasi produk yang dirancang untuk mempermudah perjalanan menyusui Mama.

Seperti Mama’s Choice yang hadir untuk bantu #KurangiWorry dalam perjalanan mengASIhi Mama. Semua produk berkualitas dari Mama’s Choice, mulai dari ASI booster, pompa ASI, breastmilk collection shell, hingga nipple cream ini terbuat dari bahan-bahan yang aman, halal, dan natural.

Itulah bentuk komitmen Mama’s Choice untuk mendukung Mama dalam perjalanan menyusui agar lebih menyenangkan.

Mama’s Choice Intensive Nipple Cream, hanya 69 ribu (Hemat 30%) di sini!

Jadi, Mama jangan pusing lagi ya menghadapi 5 masalah menyusui. Yuk, #KurangiWorry dan dapatkan perlengkapan pendukung menyusui dengan harga spesial dengan klik banner berikut ini!

Referensi:

“Breastfeeding Challenges | American Pregnancy Association.” American Pregnancy Association, 13 Jan. 2022, americanpregnancy.org/breastfeeding/challenges-associated-with-breastfeeding.

“Common Breastfeeding Problems and How to Deal With Them.” Verywell Family, 20 Apr. 2020, www.verywellfamily.com/common-problems-of-breastfeeding-431906.

“How to Manage Leaking Milk While Breastfeeding.” What to Expect, www.whattoexpect.com/first-year/postpartum-health-and-care/leaking-breasts-postpartum. Accessed 7 Oct. 2022.

“Breasts Leaking Milk? Here’s What to Do | BabyCenter.” BabyCenter, www.babycenter.com/baby/breastfeeding/breasts-leaking-or-spraying-milk_753. Accessed 7 Oct. 2022.

 

 

Tya

Gemar menulis dan bercerita. Membagikan kisah, pengalaman dan inspirasi melalui kata-kata. Perempuan yang terlihat melodrama, tapi suka tertawa. Sedang bersiap-siap menanti kehadiran si kecil dalam hidupnya. Agar semakin menyenangkan, berceritalah ia. Di sini.

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now