Apa itu Teknik Rebozo: Bikin Persalinan Lancar dan Nyaman
Teknik rebozo, cara kreatif untuk meminimalkan rasa sakit dan memperlancar persalinan. Simak informasi, manfaat, dan tips lengkap di sini!

Para calon Mama sekarang ini bisa dibilang sangat beruntung, karena ada banyak teknik melahirkan yang bisa dipilih untuk melancarkan persalinan. Salah satunya adalah teknik rebozo. Apa itu? Yuk simak artikel berikut ini!
Apa itu Teknik Rebozo?
Rebozo adalah sebuah kata berasal dari bahasa Spanyol, artinya selendang atau syal. Selendang ini yang digunakan oleh para bidan untuk membantu kehamilan dan persalinan. Maka dari itu, teknik melancarkan persalinan dengan bantuan selendang atau syal dikenal sebagai teknik rebozo.
Rebozo paling tepat dipahami sebagai teknik untuk membuat Mama lebih nyaman dan rileks menjelang dan selama persalinan. Goyangan lembut pada panggul dan punggung bawah membantu mengendurkan otot yang tegang, dan bagi banyak Mama itu membuat kontraksi terasa lebih mudah dijalani.
Yang sering diklaim lebih jauh dari itu, bahwa rebozo memperbaiki posisi janin atau membantu bayi masuk panggul, belum didukung bukti yang cukup kuat. Jadi silakan mencobanya untuk kenyamanan, tetapi jangan menjadikannya cara untuk memutar posisi bayi. Kalau posisi janin memang jadi perhatian, itu ranah bidan atau dokter kandungan.
Bagaimana Melakukan Teknik Rebozo?
Untuk melakukan teknik rebozo membutuhkan kain sebesar kurang lebih 200×70 cm. Ukuran kain tidak harus sama persis, namun harus bisa digunakan untuk melilit perut Mama. Jadi, bisa menggunakan kain apa pun yang ada di sekitar Mama, misalnya kain jarik.

Dalam persalinan metode gentle birth, Mama diperbolehkan memilih posisi bersalin yang paling nyaman. Mama tidak harus dalam posisi telentang seperti persalinan di rumah sakit pada umumnya. Nah, teknik Rebozo ini juga akan membantu Mama mendapatkan posisi bersalin yang nyaman.
Caranya, kain pada teknik Rebozo ini bisa menopang salah satu bagian tubuh agar Mama merasa nyaman. Untuk melakukannya, Mama perlu bantuan doula profesional atau bisa juga Papa kalau sudah paham tekniknya. Dengan didampingi orang yang Mama percaya dan sayang, maka proses persalinan bisa berjalan lebih nyaman dan lancar.
Artikel terkait: Mengenal Gentle Birth, Persalinan Minim Rasa Sakit
Pilihan Posisi Teknik Rebozo
Ada banyak posisi yang bisa dipraktikkan saat bersalin dengan dibantu teknik Rebozo. Pilihan posisi ini tidak perlu Mama hafalkan, sebab secara naluriah Mama akan dapat menemukan posisi yang nyaman dengan sendirinya.
Berikut ini beberapa posisi menggunakan teknik Rebozo yang bisa Mama coba.
1. Posisi Sifting

Posisi ini dilakukan dengan berlutut sambil menopangkan tangan pada gym ball. Kemudian kain dililitkan di perut dan bagian ujungnya dipegang oleh doula. Ketika Mama merasakan kontraksi, doula akan mengayunkan kain secara lembut sehingga Mama merasa seperti dipijat serta memicu hormon oksitosin yang dapat membuat Mama merasa relaks saat persalinan.
2. Shake Apple Tree

Dalam posisi yang sama, kain bisa juga dililitkan pada bagian pinggul, lalu digoyang-goyangkan dengan halus. Posisi ini bagus digunakan pada saat kontraksi untuk membuat otot daerah pinggul jadi lebih rileks.
3. Posisi Squating
Pada posisi jongkok, kain dapat dikaitkan di ketiak, kemudian ditahan oleh doula dari depan. Tujuannya adalah untuk menopang sebagian beban tubuh Mama. Dengan posisi ini, Mama dapat leluasa menggerakkan badan ke kiri dan kanan sampai menemukan posisi yang nyaman untuk bersalin.
Tips Melakukan Teknik Rebozo
Teknik rebozo juga mengusung konsep gentle birth, yakni persalinan nyaman dan lancar minim rasa sakit. Oleh karena itu, agar teknik rebozo berjalan maksimal, ada beberapa tips yang bisa Mama lakukan.
-
Cari bantuan doula profesional. Doula bisa menolong agar persalinan berjalan lancar dan lebih cepat. Salah satu yang menyediakan layanan ini di area Jabodetabek adalah Nujuh Bulan.
-
Jelang persalinan, endorphin massage bisa membantu Mama lebih rileks. Pijatan lembut termasuk cara non-obat yang buktinya cukup baik untuk membantu mengelola rasa nyeri dan ketegangan saat persalinan, tetapi bukan cara untuk memulai atau mempercepat persalinan itu sendiri. Induksi persalinan adalah tindakan medis yang keputusannya ada pada dokter atau bidan.

Minyak aromaterapi lavender Mama’s Choice ini 100% aman dan Halal untuk ibu hamil dan akan membantu merilekskan tubuh Mama. Bisa diteteskan juga sebagai essential oil ke dalam diffuser agar istirahat Mama lebih berkualitas.

Saat Mama dan Si Kecil sudah sama-sama merasa nyaman, maka persalinan pun dapat berjalan dengan lancar dan tidak lagi menyakitkan.
Artikel Terkait: Serba Serbi Pijat Hamil dan Teknik Melakukannya di Rumah
Jangan Pakai Teknik Rebozo, Kalau…
Meski Mama tertarik mencoba teknik rebozo, Mama tidak dianjurkan untuk menggunakannya jika:
-
Ada komplikasi pada plasenta (plasenta previa).
-
Mengalami gejala stillbirth, misalnya muncul pendarahan parah.
-
Kandungan dan janin sensitif terhadap gerakan.
Apabila ada riwayat keguguran, Mama perlu berkonsultasi ke dokter Mama untuk memastikan apakah kandungan cukup kuat untuk bersalin menggunakan teknik rebozo. Dalam kondisi sehat pun, Mama tetap harus mengkonsultasikan rencana tersebut ke dokter. Dengan demikian dokter dapat mengecek kondisi janin dan memberi saran terbaik untuk persalinan Mama.
Semoga informasi tentang teknik Rebozo ini bisa mengurangi kekhawatiran dan memberikan referensi bagi Mama dalam memilih metode persalinan. Tidak ada metode bersalin yang terbaik, karena semuanya tergantung pada kondisi janin dan kenyamanan Mama.
Yuk #KurangiWorry jelang persalinan bersama Mama’s Choice! Temukan berbagai produk perawatan ibu dan bayi yang aman dan natural serta peralatan menyusui berkualitas di sini.***
Baca juga: Cara Mengatasi Kecemasan Pada Ibu Hamil
Sumber:
Verywellfamily.com
Catatan: teknik rebozo dapat membantu kenyamanan dan relaksasi selama kehamilan dan persalinan. Tetapi ia tidak terbukti mengubah posisi janin atau memastikan kepala bayi masuk panggul pada usia kehamilan tertentu. Lakukan hanya bersama pendamping yang terlatih, dan bicarakan dulu dengan bidan atau dokter bila kehamilan Mama berisiko, termasuk plasenta previa, riwayat kelahiran prematur, atau perdarahan. Hentikan bila muncul kontraksi, nyeri, atau perdarahan.
Sumber
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.
