Search

Semua yang Perlu Mama Ketahui Tentang ASI!

Tahukah Mama? ASI adalah salah satu antibodi terbaik dari Mama untuk Si Kecil, lho! Menyusui pun merupakan cara paling efektif untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidup Si Kecil. Yuk cari tahu informasi selengkapnya tentang ASI di artikel ini, Ma!

Apa itu ASI?

ASI atau air susu ibu adalah makanan pertama yang ideal untuk bayi. Kandungannya yang aman, bersih, dan mengandung antibodi dapat membantu melindungi Si Kecil dari berbagai penyakit. Energi dan zat gizi yang bayi butuhkan selama 6 bulan pertamanya di dunia sudah terpenuhi oleh kandungan ASI lho, Ma.

Setelah 6 bulan, biasanya Mama dapat selingi dengan MPASI atau makanan pendamping ASI. Namun ASI sendiri direkomendasikan untuk Mama berikan kepada Si Kecil hingga berusia 2 tahun.

Berdasarkan sebuah studi, anak-anak yang mengonsumsi ASI mendapatkan hasil tes kecerdasan yang lebih baik. Selain itu, mereka pun memiliki risiko lebih rendah mengalami kelebihan berat badan dan terkena diabetes dibandingkan anak-anak yang tidak mengonsumsi ASI.

Ragam Manfaat ASI

Tahukah Mama? ASI tidak hanya memiliki manfaat bagi SI Kecil, tapi juga bagi Mama yang menyusui. Berikut merupakan beberapa maanfaat ASI bagi bayi dan juga bagi diri Mama sendiri.

1. Manfaat ASI untuk Bayi

ibu sedang tidur bersama bayi

  • ASI adalah sumber nutrisi terbaik bagi sebagian besar bayi. Seiring pertumbuhan Si Kecil, ASI yang Mama berikan akan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan gizinya.
  • ASI dapat membantu melindungi bayi dari berbagai penyakit, baik penyakit dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
  • Bayi yang mengonsumsi ASI memiliki risiko asma, obesitas, diabetes tipe 1, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) yang lebih rendah. Selain itu, SI Kecil yang menyusu juga lebih kecil kemungkinannya mengalami infeksi telinga dan sakit perut.
  • ASI berrmanfaat dalam membagikan antibodi Mama dengan Si Kecil.Antibodi ini membantu bayi mengembangkan sistem kekebalan yang kuat dan melindunginya dari penyakit.

2. Manfaat ASI untuk Mama

ibu sedang menyusui

  • Mama dapat menyusui kapan saja dan di mana saja.Dengan menyusui, Mama tidak perlu khawatir harus mencampur susu formula atau menyiapkan botol. Saat bepergian, menyusui juga bisa menjadi sumber kenyamanan bagi bayi yang rutinitas normalnya terganggu.
  • Menyusui dapat mengurangi risiko Mama terkena kanker payudara dan ovarium, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi.

Jenis ASI

Berikut ini merupakan 3 jenis ASI yang akan Mama hasilkan selama proses mengASIhi berdasarkan tahapan laktasi.

1. Kolostrum

Kolostrum adalah cairan yang pertama kali keluar dari payudara Mama selama kehamilan hingga beberapa hari setelah melahirkan. Warna dari kolostrum adalah kekuningan atau krem. Kolostrum meiliki tekstur yang lebih kental daripada ASI lho, Ma.

Kolostrum mengandung protein tinggi, vitamin yang larut dalam lemak, mineral, dan imunoglobulin. Imunoglobulin adalah antibodi yang berpindah dari Mama ke bayi dan memberikan kekebalan pasif untuk bayi. Kekebalan pasif melindungi bayi dari berbagai penyakit bakteri dan virus.

Dua sampai empat hari setelah lahir, kolostrum akan digantikan oleh susu transisi.

2. Transisi

ASI pada fase transisi terjadi setelah kolostrum dan berlangsung selama kurang lebih dua minggu. Kandungan susu transisi meliputi kadar lemak, laktosa, dan vitamin yang larut dalam air yang tinggi. Susu transisi mengandung lebih banyak kalori daripada kolostrum.

3. Matur

Air susu yang sudah matur adalah susu terakhir yang akan Mama hasilkan. Sebanyak 90% kandungannya adalah air yang diperlukan untuk menjaga Si Kecil tetap terhidrasi. 10% lainnya terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak yang diperlukan untuk pertumbuhan dan energi. Ada dua jenis susu matur, yaitu foremilk dan hindmilk.


Baca juga: Kenali 3 Jenis ASI dan Manfaatnya untuk Bayi!


Warna ASI dan Artinya

Mama sudah tahu perbedaan warna ASI dan penyebabnya? Kalau belum, berikut beberapa penjelasan mengapa warna ASI bisa berubah-ubah yang mungkin belum Mama ketahui sebelumnya.

1. Kuning

Selain kolostrum, warna kuning pada air susu Mama bisa jadi disebabkan oleh warna makanan yang Mama konsumsi. Misalnya, ketika Mama mengonsumsi ibu jalar dan wortel, biasanya warna air susu akan berubah menjadi kuning atau oranye. Ini hal yang normal ya, Ma!

2. Bening atau Putih

Pada fase transisi dari kolostrum menjadi ASI matur, suplai ASI akan meningkat pada 2 minggu setelah melahirkan. Warna ASI pun berubah dari kuning tua menjadi kuning muda atau kuning muda menjadi bening.

3. Hijau

Jangan khawatir jika ASI Mama berwarna hijau, karena penyebabnya adalah makanan yang Mama konsumsi. Ketika Mama mengonsumsi sayuran hijau, biasanya ASI Mama juga ikut berwarna hijau. Ini adalah hal yang normal dan akan kembali seperti sedia kala.

4. Pink atau Kemerahan

Terdapat 2 hal yang menyebabkan air susu berwarna pink atau kemerahan, yaitu warna makanan yang Mama konsumsi dan kandungan darah di dalamnya. Jika Mama mengonsumsi stroberi, bit, atau makanan yang mengandung pewarna merah, maka sangat normal jika air susu Mama menjadi pink atau kemerahan.

Selain itu, warna kemerahan juga dapat disebabkan oleh sejumlah kecil sel darah dalam air susu Mama. Kasus lainnya adalah saat puting Mama mengalami luka atau pecah-pecah, terdapat pembuluh kapiler yang pecah di payudara Mama. 

Hal tersebut akan berhenti setelah payudara Mama sembuh. Mama juga tidak perlu berhenti menyusui atau memompa air susu Mama.

5. Kehitaman atau Kecoklatan

Warna hitam atau coklat pada air susu adalah tanda bahwa Mama sedang mengonsumsi obat atau antibiotik minocycline (Minocin). Mama perlu memberi tahu dokter bahwa Mama sedang menyusui, karena beberapa obat yang dokter sarankan dapat mengubah warna air susu Mama.


Baca lengkapnya di sini: Kenali Warna Air Susu Ibu yang Bagus dan Berkualitas


Kandungan dan Nutrisi Air Susu Ibu

Tahukah Mama apa saja kandungan dan nutrisi di dalam ASI? berikut penjelasan singkatnya.

1. Air

Air susu Mama terdiri dari sekitar 90% air. Tubuh manusia bergantung pada air untuk dapat menjalankan fungsinya. Air menjaga bayi agar tetap terhidrasi, membantu mengatur suhu tubuh, melumasi persendian, dan melindungi organ tubuhnya.

2. Karbohidrat

oatmeal

Karbohidrat utama dalam ASI adalah gula susu, yang dikenal sebagai laktosa. Bentuk karbohidrat lain yang ditemukan dalam air susu (seperti oligosakarida) berfungsi untuk meningkatkan bakteri sehat di usus bayi. Bakteri ini melindungi usus Si Kecil dan dapat membantu melawan penyakit seperti diare.

3. Lemak

Sebanyak 4% kandungan lemak atau lipid dari ASI dapat menyediakan lebih dari setengah kalori untuk bayi lho, Ma. Lipid adalah sumber utama energi, kolesterol, dan asam lemak esensial seperti DHA. Nutrisi ini diperlukan untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan Si Kecil

4. Protein

daging dan ayam

Protein memiliki peran dalam membangun, memperkuat, dan memperbaiki jaringan tubuh. Kandungan ini juga dibutuhkan untuk membuat hormon, enzim, dan antibodi. Protein dalam ASI mudah untuk bayi cerna dan sangat penting untuk setiap tahap perkebangan manusia.

5. Imunoglobulin (Antibodi)

Imunoglobulin adalah antibodi yang dapat melawan penyakit pada tubuh bayi. Karena zat kekebalan alami ini, ASI dapat dianggap sebagai vaksin pertama bayi. Dengan kandungan immunoglobulin ini, air susu bisa membantu melindungi  SI Kecil dari flu, infeksi telinga, muntah, diare, dan infeksi berbahaya lainnya.

6. Vitamin

Vitamin berperan dalam menjaga kesehatan tulang, mata, dan kulit. Kandungan ini diperlukan untuk mencegah terjadinya kekurangan gizi, kudis dan rakhitis. Air susu Mama biasanya mengandung semua vitamin yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan Si Kecil saat mereka tumbuh. 

7. Mineral

Seperti halnya vitamin, ASI juga kaya akan mineral yang bayi butuhkan untuk tumbuh sehat dan kuat. Mineral terdiri dari zat besi, seng, kalsium, natrium, klorida, magnesium, dan selenium. Kandungan ini dapat digunakan untuk membangun tulang yang kuat, menghasilkan sel darah merah, dan meningkatkan fungsi otot dan saraf yang tepat.

Bagaimana Rasa Air Susu Ibu?

ibu sedang menyusui

ASI memiliki rasa sedikit berbeda dengan susu formula atau susu sapi. Kebanyakan Mama yang pernah mencoba air susunya sendiri mengatakan bahwa rasanya mitip seperti susu almond yang manis. Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa air susu memiliki rasa yang sama seperti makanan yang Mama konsumsi.

Baca juga: Kapan ASI Mulai Keluar? Ini Tanda-Tandanya, Ma!

Perlengkapan Wajib Selama MengASIHi

Selama mengASIhi, suplai ASI yang mencukupi adalah impian setiap Mama. Namun, tak sedikit dari Mama yang kesulitan dalam memproduksi ASI karena berbagai masalah, seperti stress dan kekurangan asupan gizi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Mama dapat mengonsumsi makanan yang sehat dan juga lezat. Dengan mengonsumsi makanan tersebut, Mama bisa menjadi lebih bahagia dan dapat menghasilkan ASI yang lebih melimpah.

1. Susu Almond ASI Booster

ASI booster merupakan solusi untuk menambahkan asupan nutrisi Mama selama menyusui. Mama dapat menyelingi waktu makan Mama dengan mengonsumsi ASI booster yang mengandung berbagai manfaat bagi diri Mama dan juga Si Kecil, seperti Mama’s Choice Almond Milk Powder.

Dengan kandungan 27.5% Almond dan 100% bahan natural, Almond Milk dari Mama’s Choice merupakan ASI booster alami pertama dengan kombinasi fenugreek dan DHA yang bermanfaat meningkatkan kualitas dan kuantitas air susu Mama.

almond milk powder Mama's Choice

Kandungan alami dalam Mama’s Choice Almond Milk Powder dapat membantu meningkatkan hormon prolaktin untuk produksi ASI, meningkatkan kualitas dan nutrisi dalam ASI, melembabkan puting lecet dan pecah-pecah, hingga meningkatkan perkembangan otak Si Kecil yang mengonsumsi ASI Mama.

Diskon 46% untuk Almond Milk Powder! | Rp109.000 Rp59.000

Shopee beli sekarang

4 dari 5 Mama sudah membuktikan bahwa Mama’s Choice Almond Milk Powder berhasil membuat ASI lebih deras setelah konsumsi pertama lho, Ma!

 

2. Kapsul ASI Booster

Selain dalam bentuk susu almond, Mama juga dapat mengonsumsi ASI booster secara praktis dalam bentuk kapsul dengan Mama’s Choice Breastfeeding Support. Dengan kandungan 6 superfood yang kaya nutrisi, Mama’s Choice Breastfeeding Support dapat membantu meningkatkan suplai ASI Mama hingga 2 kali lebih deras, lho!

Breastfeeding Support Mama's Choice

Beberapa kandungan dari Mama’s Choice Breastfeeding Support memiliki manfaatnya masing-masing, seperti:

  • Almond: meningkatkan kualitas dan nutrisi dalam air susu Mama
  • Fenugreek: meningkatkan dan melancarkan produksi air susu Mama
  • Daun Katuk: meningkatkan hormon prolaktin untuk produksi air susu
  • Kedelai: kaya akan vitamin E untuk meningkatkan kualitas air susu
Breastfeeding support Mama's Choice
Diskon 50% untuk Breastfeeding Support! | Rp159.000 Rp79.000

Jangan khawatir ya Ma, suplemen ASI booster dari Mama’s Choice ini aman dan bebas dari pengawet, pemanis, dan perasa buatan, kok. Selain itu, 8 dari 10 Mama juga sudah membuktikan bahwa Mama’s Choice Breastfeeding Support berhasil membuat ASI lebih deras, lho!

testimoni asi booster

Perlu diingat, Ma! Setiap upaya Mama dalam perjalanan MengASIhi ini sangat berarti untuk si Kecil. Agar tidak merasa sendirian, Mama bisa banget nih bergabung bersama teman seperjuangan mengASIHI di Mama’s Choice Community.Yuk temui Teman Seperjuangan dalam perjalanan MengASIhi Mama!

Nah itulah penjelasan lengkap terkait air susu ibu yang perlu Mama ketahui.

Sumber:

American Pregnancy Association. Breastfeeding Overview. American Pregnancy Association. Retrieved February 10, 2023, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/breastfeeding/breastfeeding-overview/

Centers for Disease Control and Prevention. Breastfeeding Benefits Both Baby and Mom. Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved February 10, 2023, from https://www.cdc.gov/nccdphp/dnpao/features/breastfeeding-benefits

Wilson, DR. (June 16, 2017). What Does Breast Milk Taste Like? You Asked, We Answered. Healthline. Retrieved February 10, 2023, from https://www.healthline.com/health/what-does-breast-milk-taste-like#TOC_TITLE_HDR_1

World Health Organization. (n.d.). Breastfeeding. World Health Organization. Retrieved February 10, 2023, from https://www.who.int/health-topics/breastfeeding#tab=tab_2

Author Annisa Nur Fitriani

Annisa Nur Fitriani

Seorang perempuan yang menyukai beragam proses belajar, mulai dari mendengar, mengamati, dan menulis. Baginya, semua tempat adalah sekolah, dan semua Mama adalah guru yang berharga.

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now
1
0