Search

Apa Penyebab Bayi Sering Muntah Setelah Minum ASI?

Buat Mama baru, penyebab bayi sering muntah setelah minum ASI pasti dipertanyakan. Apa penyebab bayi sering muntah sehingga membuat Mama khawatir? Simak penjelasannya di artikel ini ya Ma!

Setiap Mama pasti senang saat Si Kecil banyak minum ASI. Tetapi kebahagiaan itu bisa pupus begitu saja saat melihat bayi muntah setelah minum susu. Apalagi jika volume muntahnya cukup banyak. Sehingga membuat Mama khawatir apakah asupan ASI menjadi berkurang karena muntah.

Apa penyebab bayi sering muntah?

Apa penyebab bayi sering muntah

Sebenarnya, normal bagi bayi untuk memuntahkan ASI atau susu formula setelah meminumnya. Sebab organ pencernaan bayi masih dalam proses perkenalan dengan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, termasuk susu.

Maka tidak heran jika setelah minum ASI, bayi dapat meludah atau bersendawa sambil mengeluarkan air susu yang sudah diminum. Kondisi ini masih tergolong aman, karena tidak ada pengaruh akibat gangguan pernapasan serta tumbuh kembang anak.

Pada kondisi tertentu, muntah sehabis minum susu juga bisa menjadi indikasi tertentu. Apalagi jika bayi terlalu sering muntah setelah minum ASI. Berikut ini merupakan beberapa penyebab bayi sering muntah setelah minum ASI.

1. Terlalu banyak memberikan makan

Perlu Mama tau, bayi masih memiliki perut yang sangat kecil. Pada bayi berusia 4-5 minggu saja, mereka hanya dapat menahan sekitar 3-4 ons makanan di perut. Pemberian makanan cair atau ASI akan memudahkan anak untuk makan secara berlebihan. Sehingga muntah merupakan salah satu cara untuk membuang makanan yang berlebihan.

Baca juga: Tanda Bayi Masih Lapar ASI, Cara Membedakan yang Asli dan Palsu

2. Terlalu banyak udara

Penyebab bayi sering muntah setelah minum asi

Pada saat minum ASI, bayi juga akan menelan banyak udara. Apalagi pemberian ASI menggunakan botol susu, yang membuat anak menelan udara lebih cepat. Udara yang masuk ke perut bayi akan membuatnya tidak nyaman dan kembung sehingga memicu muntah. 

Untuk mengatasi hal ini, Mama bisa membantu bayi untuk bersendawa. Selain itu pastikan Mama menggunakan botol susu dengan ukuran kecil tetapi dapat menampung beberapa ons susu dengan takaran pas. Lalu lubang dot juga tidak boleh terlalu besar dan menghentikan bayi meneguk saat botolnya sudah kosong.

3. Refluks bayi

Penyebab bayi sering muntah setelah minum ASI selanjutnya adalah refluks asam, gangguan pencernaan, atau bahkan penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Kondisi ini dapat terjadi ketika susu mengalir kembali pada tenggorokan dan mulut bayi. Akibatnya bayi akan muntah tanpa rasa sakit atau muntah karena tenggorokannya teriritasi.

Memberi susu dalam porsi kecil adalah salah satu cara untuk mencegah refluks bayi. Oya, refluks bayi dapat diatasi sendiri oleh bayi saat mereka memasuki usia 1 tahun.

4. Sembelit

Apa penyebab bayi sering muntah

Kondisi sembelit pada bayi dapat menyebabkan bayi muntah setelah minum ASI. Sembelit pada bayi bisa dilihat pada gejala lain berupa perut kembung, tidak buang air besar lebih dari 3-4 hari, bayi sering menangis, mengejan sangat keras tapi tidak buang air besar, serta bentuk feses yang kecil, kering, dan gelap.

5. Penyakit perut

Penyakit perut seperti flu perut bisa menjadi penyebab bayi muntah setelah minum ASI. Bahkan bayi bisa saja muntah beberapa kali selama 24 jam. Gejala lain penyakit flu perut adalah kram perut, perut keroncongan, kembung, diare, demam, hingga demam ringan.

Baca juga: Cara Mengatasi Kolik pada Bayi: Tips Lengkap

6. Alergi

Pada kasus tertentu, muntah pada bayi bisa terjadi karena Si Kecil alergi terhadap susu formula. Sebenarnya alergi susu dapat hilang saat anak berusia 5 tahun, namun membuat Si Kecil mengalami muntah dan gejala lain selama masih mengalaminya. Beberapa gejala alergi di antaranya ruam kulit, diare, batuk, gatal-gatal, sulit bernapas, hingga mengi.

7. Intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa merupakan masalah pada pencernaan yang menyebabkan diare. Selain itu, intoleransi laktosa bisa membuat bayi muntah terutama setelah minum susu formula yang berasal dari sapi. Tidak hanya muntah, intoleransi laktosa disertai dengan gejala diare, sembelit, perut kembung, sakit perut, dan perut keroncongan.

8. Penyebab lainnya

Ada beberapa hal lain yang menyebabkan bayi muntah setelah minum ASI. Misalnya kondisi genetik langka yang dapat menyebabkan muntah pada bayi. Selain itu kondisi pilek dan flu, infeksi telinga, mabuk, serta galaktosemia juga bisa menyebabkan bayi muntah setelah minum ASI. 

Kondisi sering muntah pada bayi yang perlu dikhawatirkan

Itulah penyebab bayi sering muntah setelah minum ASI. Walaupun begitu, Mama perlu waspada jika muntah pada bayi disertai dengan gejala berikut:

  • Intensitas yang terlalu sering
  • Muntah dengan paksa
  • Bayi tidak mengalami kenaikan berat badan
  • Mengalami ruam kulit
  • Badannya menjadi lemah
  • Terdapat darah pada muntahannya
  • Terdapat cairan hijau pada muntahan

Segera temui dan lakukan konsultasi mengenai kondisi Si Kecil. Begitu juga jika bayi mengalami dehidrasi akibat muntah yang ditandai dengan:

  • Mulut kering
  • Menangis tanpa meneteskan air mata
  • Popok tidak basah selama 8-12 jam

Jadi sudah tahu ya Ma, apa penyebab bayi sering muntah. Yuk, jaga kesehatan bayi sejak dari lahir hingga tumbuh dewasa. 

Mama bisa juga menggunakan produk dari Mama’s Choice yang menyediakan berbagai macam perawatan untuk bayi, mulai dari sabun dan shampo, krim popok, hingga minyak telon. Mama’s Choice merupakan pilihan yang tepat karena terbuat dari bahan yang alami, berkualitas, dan aman untuk bayi.

Klik banner di bawah untuk lihat-lihat produk ya Ma!

Mama's Choice Baby Hair and Body Wash, sampo bayi

Artikel terkait: 7 Produk Perawatan Bayi Newborn yang Wajib Ada di Rumah

Sumber:

Babycentre.co.uk

Healthline.com

Verywellfamily.com

Chamilla Maria

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now