Kapan Waktu yang Tepat Mengajukan Cuti Melahirkan?

Cuti melahirkan merupakan hak istimewa yang pasti didapatkan oleh para Mama yang bekerja di sebuah perusahaan. Umumnya diberikan waktu tiga bulan terhitung dari pengajuan cuti. Biasanya cuti hamil digunakan Mama untuk mempersiapkan diri menjelang detik-detik melahirkan yang memang membutuhkan persiapan ekstra. Mulai dari mempersiapkan mental, melengkapi peralatan bayi, memilih tempat melahirkan, sampai dengan packing kebutuhan Mama yang diperlukan sebelum dan sesudah melahirkan.

Baca juga: Mama, Inilah 22 Barang yang Harus Dibawa untuk Persiapan Persalinan

Butuh persiapan dari jauh-jauh hari

Memutuskan kapan cuti melahirkan menjadi dilema bagi sebagian Mama. Seperti pengalaman Mama Thatha, Head Of Content Mama’s Choice. Saat kehamilan pertamanya, Mama Thatha dihadapkan dengan beban pekerjaan yang begitu padat. Sehingga Mama Thatha memutuskan untuk cuti di dekat-dekat hari menjelang melahirkan.

Tapi ternyata, keputusan Mama Thatha agak kurang tepat, banyak hal yang lupa dipersiapkan sampai akhirnya merepotkan banyak orang. Mulai dari take over kerjaan, sampai dengan persiapan kelahiran dilakukan serba mendadak.

Kalau melihat contoh kasus Mama Thatha, sepertinya memutuskan kapan cuti melahirkan yang tepat butuh strategi yang disesuaikan dengan kondisi setiap Mama. Berikut beberapa skenario dan solusi yang tepat untuk membantu Mama memutuskan kapan waktu yang tepat untuk mulai mengajukan cuti hamil.

Pilihan strategi untuk Mama

Skenario Pertama

Kehamilan pertama dan kondisi kehamilan pada trimester pertama memang tidak mudah dijalani. Sering mual, muntah, pusing, membuat Mama tidak fokus saat bekerja. Kalau sudah begini, bisa jadi Mama kurang fokus di kantor dan hasil pekerjaan pun bisa tidak maksimal.

Jika Mama mengalami kondisi seperti ini, ada baiknya Mama meminta waktu istirahat beberapa minggu sampai Mama dapat beradaptasi dengan segala macam problem kehamilan.

Mama bisa mengomunikasikan waktu istirahat di trimester pertama ini jadi bagian dari cuti melahirkan yang akan digunakan lagi sisanya di dekat-dekat waktu bersalin. Solusi kapan cuti melahirkan yang bisa diambil seperti contoh kasus yang kami ceritakan. Mama bisa ambil cuti sebulan di trimester pertama, lalu dua bulan jatah cuti yang tersisa bisa Mama ambil mendekati hari kelahiran. Tapi pastikan persiapan sebelum melahirkan sudah dicicil dari jauh-jauh hari ya, Ma.

Waktu sebulan atau empat minggu sepertinya cukup untuk Mama beradaptasi dengan segala problematika kehamilan di trimester pertama. Tapi bukan tidak mungkin, waktu sebulan rasanya kurang, karena Mama tidak tahu bagaimana mengatasi mual dan muntah. Maka dari itu, Mama perlu menemukan solusi mual dan muntah yang mudah Mama lakukan.

Cara aman mengatasi mual dan muntah

Menentukan solusi atas permasalahan kehamilan, diperlukan ketelitian. Memastikan kandungan yang kita gunakan aman untuk pertumbuhan janin juga kesehatan Mama. Untuk #KurangiWorry seputar mual dan muntah Mama, kami punya Mama’s Choice Pregnancy Supplement Morning Sickness Relief, perut nyaman dan tenang. Kandungannya diperkaya dengan bahan-bahan tradisional, tanpa bahan pengawet, pewangi dan pewarna buatan.

Kemasan di dalam sanchet mungil, bisa diselipkan di tas Mama. Begitu juga dengan penyajiannya cukup diseduh dengan air hangat, dan rasa mual pun bisa berkurang.

Mengapa Mama’s Choice Pregnancy Supplement Morning Sickness Relief aman dikonsumsi?

  1. Ramuannya 100% alami, mengandung ekstrak jahe yang efektif meredakan mual di pagi hari, membantu meningkatkan nafsu makan serta menjaga imunitas Mama.
  2. Khasiat lemon dapat melegakan tenggorokan Mama juga bermanfaat melancarkan percernaan.
  3. Diperkaya dengan vitamin B6, baik untuk sistem metabolisme energi sehingga Mama tidak lemas dan dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan janin.
  4. Tanpa bahan kimia berbahaya seperti pengawet, pewangi,dan pewarna buatan.
  5. Teruji klinis tanpa efek samping
  6. Halal
  7. Terdaftar BPOM

Mama’s Choice Pregnancy Supplement Morning Sickness Relief dapat membantu Mama recovery dari masa-masa sulit Mama pada kehamilan trimester pertama dengan pilihan bahan-bahan alami yang  efektif meredakan mual dan membangkitkan energi. 

Misalnya jahe, berdasarkan penelitian,  mengandung senyawa yang disebut gingerol dan shogaol yang dapat membantu meredakan mual dan muntah. Bantu Mama siap kembali bekerja dengan kondisi fisik yang lebih fit. 

Skenario Kedua

Pertimbangan kedua Mama untuk memutuskan kapan cuti hamil yang tepat yaitu dengan mengikuti acuan dari UU Ketenagakerjaan Pasal 82 No. 13/2003. Yang berisi pekerja wanita yang sedang hamil dan akan segera melangsungkan kelahiran, berhak memperoleh istirahat atau cuti kerja selama satu setengah bulan sebelum melahirkan. Selain itu satu setengah bulan sesudah melahirkan, menurut perhitungan dokter kandungan. Sepertinya ini kondisi yang cukup ideal ya, Ma, untuk mengajukan cuti.

Skenario Ketiga

Pertimbangan berikutnya sebagai acuan untuk memutuskan kapan cuti hamil yaitu mendekati hari kelahiran. Keputusan ini bisa dijadikan acuan apabila Mama mengalami suatu kondisi kehamilan yang mengharuskan Mama melakukan operasi caesar dimana membutuhkan waktu recovery lebih lama pasca melahirkan.

Tapi lagi-lagi Mama perlu ingat, bahwa persiapan kehamilan harus dilakukan jauh-jauh hari. Selain memilih rumah sakit yang tepat, juga persiapan perlengkapan kebutuhan Mama dan bayi, pastikan pekerjaan Mama sudah di take over oleh rekan kerja selambat-lambatnya satu minggu sebelum cuti, agar pekerjaan Mama dapat terselesaikan tanpa harus ada miskomunikasi yang dapat merugikan perusahaan.

Dari ketiga pertimbangan skenario di atas, Mama bisa mengambil keputusan sesuai dengan kondisi kehamilan yang Mama rasakan. Jangan memaksakan kondisi kesehatan Mama kalau memang pertimbangan hari cuti dapat dinegosiasikan oleh pihak perusahaan.

Jangan lupa, sambil diskusi dengan pasangan, Ma. Ayah wajib ambil andil memastikan keselamatan Mama selama hamil sambil bekerja, maupun nanti ketika ambil cuti melahirkan. Kan namanya juga “parenting”, ada unsur Mama & Ayah di situ. Jadi sudah sangat lumrah, Ayah mau dan mampu terlibat.

Baca juga: Tak Cuma Pelukan Suami, 5 Sentuhan Ini Bisa Membuat Ibu Hamil Bahagia

Nah, sementara Mama dan pasangan berkolaborasi mengurus si kecil, kami tim Mama’s Choice ingin Mama tetap berdaya dan memberikan dukungan bahwa ibu hamil yang bekerja bisa lho tetap produktif. 

Produk di Mama’s Choice memiliki harga yang bersahabat. Selain itu dilengkapi hasil riset dan juga uji klinis di Singapura yang bebas dari toksin berbahaya. Sehingga aman digunakan selain untuk Mama juga untuk seluruh keluarga. Mama’s Choice hadir untuk mengurangi satu kekhawatiran dalam hidup seorang ibu.

 

SHARE THIS POST

anita

anita

Biasa dipanggil Thatha, senang menulis sejak SMP. Ibu dari satu orang anak laki-laki. Pencinta travelling, kopi, fotografi, dan tanaman hias. "Put your own oxygen mask on first so you have enough air to breathe and energy for yourself before you can assist and give to others.” –NN , adalah prinsip hidupnya menjalani peran sebagai ibu, istri, penulis dan pribadi seutuhnya.

Featured Article
Card image
Masalah Memberikan ASI: Bagaimanapun Cara Menyusuinya,...
Learn more
Card image
Jangan Panik Saat Bayi Rewel Tumbuh Gigi, Lakukan 3...
Learn more
Card image
Pumping ASI? Kenali Risiko dan Manfaatnya, Yuk, Ma!
Learn more
Card image
Normalkah Jika Janin Terlalu Aktif Bergerak? Simak...
Learn more
Mama's Choice

Item has been added
to your cart.

Checkout