Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih pada Wanita dan Kapan ke Dokter
Perih saat buang air kecil dan rasa ingin terus ke kamar mandi. Cara mengobati infeksi saluran kemih pada wanita perlu penanganan dokter, dan ini kapan harus memeriksakannya.

Perih setiap kali buang air kecil, dan rasanya ingin terus ke kamar mandi meski yang keluar hanya sedikit.
Itu gambaran khas infeksi saluran kemih, dan selama kehamilan ia lebih sering terjadi sekaligus lebih penting untuk ditangani. Di bawah ini gejala, penyebab, dan penanganan ISK pada wanita, termasuk tanda yang berarti Mama perlu segera ke dokter. Satu hal yang perlu ditegaskan sejak awal: ISK adalah infeksi bakteri, dan yang menyembuhkannya adalah obat dari dokter, umumnya antibiotik.
Apa Itu Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang terjadi pada sistem kemih dalam tubuh kita. Sistem kemih berawal dari ginjal yang menyaring hasil metabolisme tubuh. Hasil metabolisme yang tidak diperlukan tubuh akan dibuang dalam bentuk urin.
Urin dari ginjal mengalir melalui ureter menuju kandung kemih untuk ditampung sementara. Selanjutnya saat kita buang air kecil, urin keluar dari kandung kemih melalui uretra.
“ISK lebih sering terjadi pada wanita karena uretra mereka lebih pendek dan lebih dekat ke anus. Ini memudahkan bakteri masuk ke saluran kemih.”
– Center for Disease Control and Prevention (CDC)
Ada dua jenis ISK:
-
ISK atas, infeksi yang terjadi bagian atas kandung kemih yaitu ginjal dan ureter.
-
ISK bawah, infeksi yang terjadi di bagian bawah yaitu di kandung kemih dan uretra.
Kenali Gejala Infeksi Saluran Kemih

ISK dapat ditandai dari beberapa gejala sebagai berikut:
1. Sakit saat pipis
Tidak seperti biasanya, momen buang air kecil jadi menyakitkan karena terasa nyeri seperti terbakar alias anyang anyangan.
2. Sering buang air kecil
Mama akan merasa lebih sering kebelet pipis. Padahal hanya sedikit urin yang keluar.
3. Warna urin keruh
Gejala lain ISK adalah warna pipis yang lebih gelap dari biasanya, atau bahkan disertai darah dan berbau.
4. Merasa lelah dan demam
Badan terasa sangat lelah hingga gemetar. Apabila infeksi sudah mencapai ginjal, Mama juga akan merasakan demam.
5. Nyeri di bagian bawah perut
Bagian bawah perut, bahkan hingga pinggang seringkali terasa nyeri seperti tertekan.
Penyebab Infeksi Saluran Kemih

ISK dapat terjadi karena adanya bakteri yang masuk ke kandung kemih. Beberapa kondisi ini bisa jadi penyebabnya, antara lain:
1. Menyeka dari belakang ke depan saat BAB
Kebiasaan menyeka dari belakang ke depan saat buang air besar (BAB) membuat bakteri E. coli dari anus berpotensi masuk ke uretra. Selanjutnya bakteri bisa melakukan perjalanan ke kandung kemih dan bahkan sampai ke ginjal kalau ISK tidak segera ditangani.
2. Hubungan seksual
Melakukan hubungan intim juga dapat membuat bakteri masuk ke dalam saluran kemih wanita melalui vagina. Terlebih kalau tidak pipis setelah berhubungan seksual, bakteri akan berkembang biak di dalam kandung kemih.
3. Gula berlebih
Wanita dengan diabetes berisiko lebih tinggi terkena ISK karena kandungan gula berlebih mengurangi daya tahan tubuh melawan infeksi.
4. Menahan pipis
Jangan anggap sepele, kebiasaan menahan buang air kecil juga meningkatkan risiko ISK karena bakteri di dalam kandung kemih tidak segera dibuang.
Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih
Lakukan kebiasaan-kebiasaan di bawah ini agar terhindar dari ISK.
1. Bersihkan area intim dari depan ke belakang
Terkesan sederhana namun ternyata sangat penting. Biasakanlah membilas area intim dari arah depan ke belakang setiap kali buang air kecil maupun besar. Supaya bakteri dari anus tidak sampai masuk ke uretra.
2. Pipis setelah berhubungan intim
Jangan langsung tidur, segeralah buang air kecil setelah berhubungan seks. Dengan begitu, bakteri penyebab ISK bisa terbuang bersamaan dengan urin.
3. Jangan malas pipis
Segera hentikan kebiasaan menahan buang air kecil. Semakin sering pipis, maka semakin kecil pula kemungkinan bakteri bertahan di kandung kemih. Imbangi juga dengan minum banyak air putih ya.
4. Jaga pola hidup sehat
Perkuat daya tahan tubuh supaya dapat melawan bakteri penyebab ISK. Salah satunya adalah dengan mengurangi asupan gula dan memperbanyak serat.
Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih

ISK karena bakteri perlu penanganan dokter, dan pada ibu hamil penanganannya tidak boleh ditunda karena infeksi yang dibiarkan bisa naik ke ginjal. Antibiotik dari dokter adalah inti pengobatannya. Langkah di rumah berikut sifatnya mendukung kenyamanan dan pemulihan, bukan pengganti obat dari dokter.
1. Antibiotik
Supaya infeksi tidak menyebar, segera ke dokter untuk mendapatkan obat infeksi saluran kemih. Antibiotik harus dihabiskan sesuai resep dokter. Ini penting untuk memastikan bakteri mati sepenuhnya.
2. Banyak minum air putih
Minum cukup air putih dan tidak menahan pipis membantu Mama merasa lebih nyaman selama masa pemulihan. Ini langkah pendukung yang menyertai pengobatan dokter, bukan penggantinya.
3. Konsumsi makanan sehat
Makan bergizi dengan cukup buah dan sayur membantu menjaga daya tahan tubuh Mama secara umum. Makanan maupun vitamin C tidak menyembuhkan infeksi bakteri di saluran kemih, jadi tempatkan ini sebagai pendamping, bukan pengganti penanganan dokter.
4. Jaga kebersihan area intim
Jaga kebersihan area kewanitaan sebagai bagian dari pencegahan dan rasa nyaman sehari-hari. Caranya, bilas dari depan ke belakang setiap kali habis pipis atau BAB. Mama juga bisa memakai pembersih kewanitaan berbahan alami untuk kebersihan harian. Kebiasaan ini membantu mencegah ISK berulang, tetapi tidak menyembuhkan infeksi yang sedang berlangsung.
Baca juga: Vagina Bau Bikin Tidak Nyaman, Atasi dengan Cara Ini
Jaga Kebersihan Area Kewanitaan dengan Pembersihan yang Aman
Area kewanitaan wajib terjaga kebersihannya, supaya terhindar dari bakteri-bakteri jahat penyebab ISK. Ada beberapa produk pembersih area kewanitaan yang beredar di toko-toko. Namun pilihan terbaik adalah Mama’s Choice Refreshing Feminine Wash.
Feminime wash ini istimewa karena mengandung bahan alami yang sangat aman untuk area intim.
-
Organic green tea, antibakteri alami pembersih area kewanitaan.
-
Lotus, menenangkan rasa gatal dan melawan bau yang tidak sedap.
-
Probiotik, menyeimbangkan ekosistem bakteri baik di Miss V.
Kombinasi ketiga kandungan ini membuat Mama’s Choice Refreshing Feminine Wash cocok untuk menjaga kebersihan area intim sehari-hari sebagai bagian dari pencegahan ISK. Ini produk kebersihan harian, bukan obat untuk infeksi yang sedang berlangsung.
Lebih keren lagi, produk ini juga tidak mengandung toksin seperti paraben, alkohol, SLS/SLES, DEA, TEA dan methylisothiazonlinone. Jadi sangat aman digunakan oleh ibu hamil maupun menyusui.
Mama’s Choice Refreshing Feminine sudah memiliki sertifikat halal dan terdaftar di BPOM. Perlu ditegaskan: pembersih kewanitaan menjaga kebersihan area luar, dan tidak mengobati infeksi saluran kemih. ISK memerlukan penanganan dari tenaga kesehatan.
Itu tadi gejala, penyebab, dan langkah yang bisa Mama lakukan di rumah untuk mendukung pemulihan. Bila gejala ISK muncul, apalagi saat hamil, jangan tunda memeriksakannya ke dokter ya.
Baca juga: Jenis Keputihan Saat Hamil, Penyebab, dan Cara Mengatasi
Sumber:
C. (2022, January 14). Suffering from a urinary tract infection? Centers for Disease Control and Prevention.https://www.cdc.gov/antibiotic-use/uti.html
Urinary Tract Infection (UTI). (2021, October 31). WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/your-guide-urinary-tract-infections
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

