Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

7 Cara Aman Menghindari Gigitan Nyamuk Pada Anak & Bayi

Tak hanya gatal, gigitan nyamuk juga bisa membawa penyakit serius. Berikut 7 cara aman untuk menghindari gigitan nyamuk pada anak dan bayi!

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 6 menit baca
Bayi dengan bekas gigitan nyamuk di wajah

Anak bayi bagaikan magnet untuk nyamuk-nyamuk nakal, dan biasanya mereka terlalu asik bermain untuk menyadari bahwa mereka sedang digigit. Tentunya hal ini membuat Mama khawatir. Sebab selain gatal, gigitan nyamuk bisa membawa penyakit serius. Lalu, bagaimana cara yang aman untuk menghindari gigitan nyamuk pada anak bayi? Simak selengkapnya di sini!

7 Cara Mencegah Gigitan Nyamuk yang Efektif & Aman pada Anak Bayi

Nyamuk berkembang biak dalam cuaca hangat dan lembab jadi berhati-hatilah selama musim nyamuk, dengan melakukan langkah-langkah berikut:

1. Membasmi sarang nyamuk

Supaya efektif, usaha untuk menjauhkan nyamuk dari anak bayi harus dilakukan secara utuh dan menyeluruh. Dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan rumah dan memastikan tidak ada genangan air agar nyamuk tidak dapat bersarang, terutama saat musim hujan dan pancaroba.

2. Gunakan anti nyamuk yang aman

Ada berbagai macam anti nyamuk yang beredar di pasaran, seperti obat nyamuk semprot, bakar, elektrik, hingga lotion. Namun karena menyangkut keamanan bayi dan anak-anak, Mama sebaiknya lebih waspada. Banyak anti nyamuk, baik obat semprot maupun lotion mengandung bahan toksin berbahaya seperti DEET guna mengusir dan mematikan nyamuk.

Meski demikian, Mama sebaiknya juga tidak sepenuhnya bergantung pada bahan alami rumahan. Banyak ibu senang mengoleskan bahan yang belum teruji efektivitasnya, seperti cengkeh dan jeruk nipis pada kulit bayi meski hal ini tidak sepenuhnya ampuh.

Baca juga: Tips Bijak Memilih Obat Nyamuk yang Aman untuk Bayi diformulasikan tanpa DEET, paraben, alkohol, mineral oil, dan parfum. Sehingga Mama tidak perlu khawatir untuk memakaikannya ke bayi baru lahir sekalipun.

3. Pakai kelambu atau kawat nyamuk

Kelambu adalah cara efektif untuk menghindari gigitan nyamuk ketika anak sedang tidur. Biasanya ranjang bayi yang dijual di pasaran sudah menyediakan kelambu. Tapi jika bayi tidur bersama Mama, setidaknya pasang kawat nyamuk pada jendela dan lubang ventilasi.

4. Gunakan pakaian tertutup berwarna terang

Hindari pakaian berwarna gelap pada bayi, karena biasanya warna gelap lebih menarik perhatian nyamuk. Selain itu Mama dapat memilih pakaian dengan lengan dan celana panjang yang dapat melindungi permukaan kulit bayi dari gigitan nyamuk.

5. Pasang kipas angin

Menggunakan kipas angin saat anak tidur atau bermain dapat membantu menghindari nyamuk dari hinggap di kulit bayi dan menggigit. Tapi jangan meletakkannya terlalu dekat dengan anak.

6. Gunakan aromaterapi

Selain mengoleskan anti nyamuk, Mama juga bisa memasang aromaterapi pada ruangan melalui diffuser. Beberapa aroma essential oil seperti serai, lavender, jeruk, dan lemon dapat membantu mengusir nyamuk. Tapi sekalipun ampuh, hindari oil yang keras bagi pernapasan bayi seperti kayu putih.

Perlu diketahui juga bahwa parfum buatan/sintetis beraroma floral dan fruity dapat menarik perhatian nyamuk dan serangga.

7. Hindari keluar rumah saat pagi, senja, dan sehabis hujan

Nyamuk paling aktif saat fajar, senja, dan setelah hujan, karena itu hindari keluar rumah pada jam ini. Tetapi nyamuk Aedes aegypti biasanya keluar di siang hari. Karena itu, jika anak dan bayi ingin bermain di luar, jauhi mereka dari genangan, semak-semak, dan tempat sampah.

Itu dia 7 cara aman untuk menghindari gigitan nyamuk pada anak dan bayi. Selain tindakan preventif di atas, Mama juga perlu mengenali gejala penyakit yang ditimbulkan nyamuk, seperti Malaria, Demam Berdarah, Cikungunya, dan Kaki Gajah. Jika mengenali tanda-tanda penyakit tersebut, segera hubungi dokter.

Semoga informasi ini bermanfaat ya Ma!

7. Hindari keluar rumah saat pagi, senja, dan sehabis hujan

*selama persediaan masih ada

Baca juga: 4 Cara Mencegah & Mengatasi Gigi Berlubang Pada Anak Balita

Batas Usia untuk Setiap Jenis Anti Nyamuk

Batas usia paling menentukan keamanannya, dan paling sering tidak dicantumkan.

DEET. Umumnya tidak dianjurkan untuk bayi di bawah dua bulan. Untuk anak yang lebih besar, kadar 10 sampai 30 persen dinilai memadai; kadar lebih tinggi hanya memperpanjang durasi, bukan menambah perlindungan.

Picaridin. Umumnya juga mulai dari usia dua bulan, dan sering lebih ringan di kulit.

Minyak lemon eucalyptus. Tidak dianjurkan untuk anak di bawah tiga tahun.

Minyak esensial lain seperti serai dan lavender: perlindungannya singkat, dan pada bayi harus selalu diencerkan. Minyak esensial murni tidak boleh dioleskan langsung ke kulit bayi.

Untuk bayi di bawah dua bulan, cara yang paling aman adalah kelambu, kawat kasa, dan pakaian yang menutup. Losion belum boleh dipakai.

Cara Memakainya dengan Aman

Oleskan pada pakaian dan kulit yang terbuka, bukan ke seluruh tubuh.

Jangan pada tangan bayi, yang akan masuk ke mulut. Hindari juga area sekitar mata dan mulut.

Oleskan ke tangan Mama lebih dulu, baru usapkan ke anak, bukan menyemprot langsung ke wajahnya.

Jangan pada kulit yang luka atau teriritasi.

Cuci setelah pulang. Anti nyamuk tidak perlu menempel semalaman.

Jangan memakai produk gabungan sunscreen dan anti nyamuk. Sunscreen perlu diulang tiap dua jam, anti nyamuk tidak, dan mengulang keduanya bersamaan berarti paparan berlebih.

Melindungi Rumah Tanpa Menambah Paparan

Yang paling efektif justru tidak menyentuh kulit anak sama sekali.

Kelambu di boks bayi, terutama saat tidur siang di ruang terbuka.

Kawat kasa di jendela dan pintu.

Buang genangan air setiap minggu: pot bunga, ember, talang, dan tempat minum hewan. Nyamuk demam berdarah berkembang biak di air bersih yang tergenang, sering di dalam rumah.

Kipas angin. Nyamuk sulit terbang melawan aliran udara.

Obat nyamuk bakar dan semprot ruangan sebaiknya dihindari di ruangan tertutup bersama bayi. Bila dipakai, nyalakan jauh sebelumnya, lalu beri ventilasi dan tunggu sampai asapnya hilang.

Kapan Gigitan Perlu Diperiksakan

Segera periksakan bila muncul demam dalam dua minggu setelah digigit, terutama disertai lemas, bintik merah di kulit, mimisan, atau gusi berdarah.

Periksakan juga bila bekas gigitan membengkak luas, terasa panas, bernanah, atau anak tampak sangat rewel dan sulit dibangunkan.

Demam berdarah dan malaria keduanya ditularkan nyamuk, dan pada bayi keduanya dapat memberat dengan cepat.

Aturan Berdasarkan Usia

  • Di bawah 2 bulan: jangan gunakan penolak nyamuk apa pun pada kulit. Gunakan pakaian yang menutup kulit, kelambu pada boks, stroller, dan gendongan.

  • 2 bulan ke atas: DEET 10–30% atau picaridin boleh dipakai sesuai petunjuk.

  • Di bawah 3 tahun: hindari oil of lemon eucalyptus (OLE/PMD), meski berasal dari tumbuhan, batas usianya justru lebih ketat daripada DEET.

"Bahan Alami Pasti Aman" Perlu Dihati-hati

Efektivitas dan keamanan minyak atsiri serta penolak nyamuk alami tidak bisa disamaratakan. Sebagian punya perlindungan yang jauh lebih singkat, sebagian bisa mengiritasi kulit sensitif. CDC menganjurkan memakai penolak nyamuk yang sudah terbukti efektif dan digunakan sesuai petunjuknya.

Cara Mengaplikasikan

  • Orang dewasa yang mengoleskan, bukan anak sendiri

  • Jangan semprotkan langsung ke wajah anak: tuang ke telapak tangan Mama lebih dulu, lalu usapkan

  • Hindari mata, mulut, tangan, luka, dan kulit yang sedang iritasi

  • Oleskan pada kulit terbuka dan pakaian saja, bukan di balik baju

  • Cuci dengan sabun setibanya kembali di rumah

Pencegahan Lingkungan

Ini yang paling aman untuk segala usia: pakaian lengan dan celana panjang, kelambu, kawat kasa pada jendela dan pintu, serta menghilangkan genangan air di sekitar rumah, vas, ban bekas, talang, dan tatakan pot adalah tempat nyamuk Aedes bertelur.

Untuk Kulit yang Sudah Digigit

Setelah digigit, yang membantu adalah kompres dingin dan menjaga Si Kecil tidak menggaruk. Mama's Choice Baby Skin Vitamin Lotion dapat membantu melembapkan kulit; dari uji penggunaan konsumen 2022 (n=29), 86% Mama melihat bekas gigitan nyamuk dan kemerahan berkurang.

Mama's Choice Baby Skin Vitamin Lotion

Sumber:

Babycenter.in

Whattoexpect.com

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Baby Skin Vitamin Lotion

Baby Care

Baby Skin Vitamin Lotion

Rp 68.900Rp 109.000hemat 37%

★ 4.9 · 271 ulasan

Baca juga

Tanya kami