Search

Kapan ASI Mulai Keluar? Ini Tanda-Tandanya, Ma!

Kapan ASI mulai keluar mungkin bisa berbeda-beda pada setiap Mama. Namun, jangan khawatir. Sebab hal ini juga bergantung pada kondisi kesehatan serta hormon dalam tubuh Mama.

Untuk mengenalinya lebih lanjut, yuk, simak artikel ini sampai habis!

Kapan tubuh mulai memproduksi ASI?

ASI keluar dan diproduksi sejak hamil

Payudara mulai bersiap untuk memproduksi ASI segera setelah Mama hamil. Tanda-tanda tubuh Mama siap memproduksi ASI, adalah puting terasa kesemutan, nyeri saat ditekan, dan payudara mulai bengkak.

Produksi ASI sendiri normalnya dimulai pada trimester kedua kehamilan.

Meskipun telah diproduksi, ASI belum akan keluar selama kehamilan, karena pengeluaran ASI akan terhambat oleh hormon-hormon kehamilan (esterogen dan progesteron). 

ASI mungkin bisa saja keluar beberapa tetes selama kehamilan, ini karena payudara telah bersiap untuk mendukung Mama untuk segera menyusui, bahkan saat bayi terlahir prematur.

Namun, ASI akan keluar lebih banyak tentu setelah bayi memancingnya melalui hisapan pertama, yaitu pada aktivitas IMD (Inisiasi Menyusui Dini).

Apakah ASI pasti keluar setelah melahirkan?

Cara merangsang agar ASI Keluar

Setelah bayi lahir, kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh Mama mulai turun. Turunnya kadar estrogen dan progesteron ini akan memberi jalan bagi hormon prolaktin untuk keluar dari kelenjar hipofisis ke aliran darah. 

Kinerja hormon prolaktin adalah yang paling mempengaruhi keluar atau tidaknya ASI Mama selama masa menyusui. Hormon prolaktin akan memberi tahu tubuh untuk membuat lebih banyak ASI untuk memberi makan bayi.

ASI pertama yang akan Mama berikan kepada bayi adalah kolostrum. Kolostrum merupakan zat yang terkonsentrasi, tampak seperti krim, berprotein tinggi, dan rendah lemak. Makanan seperti inilah yang bayi butuhkan dalam tiga hari pertama kehidupannya.

Kolostrum juga penuh dengan sel dan protein penangkal penyakit yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi. Kolostrum juga mengandung bahan-bahan unik yang mendorong pertumbuhan bayi. 

Selain itu, kolostrum juga dapat mengisi usus bayi dengan mikroba baik. Mikroba ini membantu usus bayi untuk melawan kuman penyebab diare dan infeksi lainnya.

Kira-kira tiga hari setelah bayi mendapat dari kolostrum, ASI yang lebih encer akan mulai keluar. ASI mengandung semua bahan pembasmi kuman dan mikroba. 

ASI merupakan nutrisi ideal dan satu-satunya makanan yang bayi butuhkan pada 6 bulan pertama kehidupannya. Komposisi ASI paling sempurna, dan sangat baik secara kualitas maupun kuantitas. 

ASI juga memiliki berbagai keunggulan yang dapat menunjang kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Hmm, jadi makin semangat menyusui si kecil, kan, Ma! 😀

Cara merangsang produksi ASI sejak hamil

Karena proses pembentukkan ASI sudah terbangun sejak masa kehamilan, maka agar ASI lancar Mama harus merangsangnya sejak awal. Lakukan cara-cara sederhana ini agar ASI Mama deras pasca melahirkan.

cara merangsang asi agar cepat keluar

1. Konsumsi makanan peningkat ASI

Menurut sebuah penelitian, 70 persen ibu hamil dengan gizi baik akan mampu menyusui bayinya hingga 2 tahun. Jadi, Mama harus menjaga status gizi tetap baik, jika ingin produksi ASI yang banyak dan lancar.

Daun katuk, daun kelor, oatmeal serta kurma adalah beberapa contohnya. Baca makanan penambah ASI yang enak dan lezat di sini.

Mama juga baiknya mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, jangan hanya mengonsumsi satu jenis zat gizi saja, ya! Buah-buahan yang kaya akan serat juga wajib Mama konsumsi sebagai penyeimbang.

2. Jangan sampai dehidrasi

Kunci keberhasilan memberikan ASI eksklusif juga dipengaruhi oleh daya tahan tubuh Mama, lho. Untuk itu, Mama wajib menjaga asupan cairan dalam tubuh agar selalu tercukupi.

Konsumsi air putih setidaknya 2 liter per hari (atau setara dengan 8 gelas) dan tidur yang cukup. Baca tips mengatasi kurang tidur saat menyusui di sini.

3. Hindari stres

Banyak ibu tidak percaya diri untuk menyusui bayi mereka, karena merasa produksi ASI nya sedikit. Anggapan ini akhirnya membuat mereka stres. 

Padahal, menurut penelitian 95% Mama dapat menghasilkan ASI yang cukup untuk bayinya. 

Jadi jangan stres lagi ya, Ma. Karena stres justru dapat menghambat produksi ASI. Suasana yang santai dan penuh percaya diri akan membantu kelancaran ASI. Cari dukungan serta bantuan dari orang-orang terdekat, untuk membantu Mama memberikan yang terbaik untuk masa depan si kecil melalui ASI.

4. Persiapkan payudara yang sehat sejak dini

Puting susu adalah ‘gerbang’ awal bayi untuk mendapatkan makanan melalui ASI. Jadi, pastikan Mama mempersiapkan payudara yang sehat dan terawat sejak awal kehamilan.

Terlebih lagi, saat menyusui, umumnya Mama akan mengalami beragam masalah yang berkaitan dengan kondisi puting, mulai dari puting datar, puting gatal dan lecet, hingga mastitis.

Untuk mencegahnya, lakukan perawatan sejak awal kehamilan, terlebih lagi saat bayi sudah langsung menyusui melalui payudara Mama.

Selalu pastikan payudara dan puting dalam keadaan kering serta bersih untuk mencegah infeksi. Gunakan nipple cream untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Mama’s Choice Intensive Nipple Cream | Rp 69.000

Mama’s Choice Intensive Nipple Cream hadir untuk menemani perjalanan Mama selama masa menyusui. Terkadang puting mengalami lecet saat menyusui bayi. Nah, dengan ekstrak kurma dan minyak kelapa, Mama’s Choice Intensive Nipple Cream ini akan membantu merawat puting susu dan kulit sekitar payudara menjadi lembab, halus, dan bersih. Tak perlu lagi takut masalah puting lecet dan gatal saat menyusui!

Formula food-grade juga membuat nipple cream kami aman jika terkecap bayi tanpa harus dibilas.

Kalau sekarang Mama sudah mengetahui kapan asi mulai keluar, sekarang saatnya menemukan jalan menyusui yang aman, nyaman, dan menyenangkan 😀

Penasaran dengan produknya? Segera klik banner agar Mama tidak ketinggalan informasinya!

Referensi: Baby Centre, Everyday Family

SHARE THIS POST

Tya

Gemar menulis dan bercerita. Membagikan kisah, pengalaman dan inspirasi melalui kata-kata. Perempuan yang terlihat melodrama, tapi suka tertawa. Sedang bersiap-siap menanti kehadiran si kecil dalam hidupnya. Agar semakin menyenangkan, berceritalah ia. Di sini.

Featured Article
Card image
Syarat Pembersih Rumah yang Aman untuk Bayi
Learn more
Card image
Masalah Memberikan ASI: Bagaimanapun Cara Menyusuinya,...
Learn more
Card image
Ciri-Ciri Bayi Tumbuh Gigi & Cara Mengatasi Agar...
Learn more
Card image
Tips Lengkap Pumping ASI: Kenali Manfaat dan Risikonya
Learn more

Your Cart (0)

Close

Add Rp90,000 to earn shipping rebates!

Mini Cart

Your cart is empty.

Shop now