Search

11 Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Benar

Ketika bayi lahir, tidak terbendung rasa bahagia Mama dan Papa. Namun tak jarang Mama dan Papa juga merasa kewalahan karena belum familiar dengan cara merawat bayi baru lahir. Itu wajar, kok! Mama, Papa, dan Si Kecil memang sama-sama masih butuh beradaptasi dalam menjalani peran baru ini. 

11 Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Untuk itu, Mama dan Papa wajib tahu 11 perawatan sehari-hari yang perlu dilakukan pada bayi baru lahir dan cara melakukannya yang benar: 

1. Memandikan bayi

Awal memandikan bayi baru lahir memang pasti terasa kagok, Ma. Tenang, yang penting hati-hati. Bila tali pusarnya belum lepas, Mama cukup seka badan si Kecil perlahan dua kali sehari. Nah, bila tali pusar sudah copot, Mama bisa mulai memandikan si Kecil dengan air hangat. Gunakan sabun  khusus untuk bayi yang aman untuk kulit sensitif Si Kecil juga ya, Ma.

Artikel terkait: 7 Hal yang Harus Mama Lakukan Setelah Melahirkan

2. Membersihkan kepala dan rambut

Rangkaian memandikan tidak lepas dari membersihkan rambut bayi. Rambut bayi baru lahir yang sangat halus harus dicuci agar selalu bersih dan sel kulit mati tidak menumpuk di kulit kepala. Siapkan sampo khusus bayi yang lembut dan tidak membuat perih di mata. Usap kepala perlahan dengan lembut dan bersihkan. Jaga agar sampo dan air bilas jangan masuk ke telinga atau mata.

3. Menggunakan minyak telon

Di Indonesia, penggunaan minyak telon pada bayi adalah hal yang lumrah dan telah menjadi tradisi turun-temurun. Minyak telon biasanya digosokkan setelah mandi atau sebelum tidur pada perut dan punggung bayi untuk membuatnya hangat dan nyaman. Tapi Mama perlu teliti dalam memilih minyak telon yang aman, agar tidak mengiritasi kulit bayi baru lahir yang sensitif.

4. Membersihkan tali pusar

cara merawat tali pusar bayi baru lahir

Tali pusar harus dijaga agar tetap kering (tidak lembap) untuk mencegah infeksi. Mama bisa bersihkan perlahan tali pusar dengan kapas atau cotton bud steril agar kotorannya menempel. Dulu, membersihkan tali pusar harus dengan membungkus kain kasa. Namun, sekarang cara ini sudah tidak dilakukan lagi. Biasanya tali pusar akan lepas saat bayi berusia 1-3 minggu.

5. Membersihkan mata, hidung dan telinga

Mata bayi dibersihkan lembut dan dilakukan perlahan dari arah dalam ke luar menggunakan waslap yang dibasahi air hangat. Untuk hidung, Mama bisa menggunakan waslap juga, tapi tidak perlu terlalu dalam. Sedangkan untuk telinga, Mama cukup mengelap bagian luarnya dengan waslap, tidak perlu sampai ke dalam. Jika kotoran telinga tampak mengeras, konsultasikan ke dokter.

6. Membersihkan alat kelamin bayi

Bagian kelamin ini sangat rentan terkena iritasi, untuk itu harus rajin dibersihkan. Walau kelamin bayi perempuan dan laki-laki berbeda, namun prinsip membersihkannya sama. Mama bisa menggunakan waslap yang dibasahi air hangat lalu keringkan. Dan ingat, saat bayi buang air, bersihkan kotoran dari arah depan ke belakang. Kemudian balurkan krim anti ruam.

7. Memakaikan Popok

Memasang popok kadang terasa sulit karena bayi biasanya menangis dan Mama belum terbiasa. Pada bayi baru lahir, popok bisa diganti sampai 10 kali karena bayi sering buang air kecil dan besar. Jika tali pusar belum pupus, jangan pasang popok menutupinya supaya tidak lembap. Jangan lupa gunakan krim ruam popok sebelum popok dipasangkan ya, Ma.

8. Mengenakan baju bayi

Umumnya, mengenakan pakaian pada bayi di bawah 6 bulan masih tergolong mudah karena mobilitas Si Kecil masih terbatas. Nah, agar proses memakaikan baju tidak lama, ajak si Kecil ngobrol dan bercanda. Dengan demikian, ia juga akan senang ketika dipakaikan baju. 

9. Menggunting kuku

merawat kuku bayi baru lahir

Kuku bayi baru lahir biasanya akan cepat panjang, karena itu Mama harus rajin memotong kukunya dengan gunting kuku khusus bayi. Jika usia bayi masih terlalu kecil, Mama bisa membungkus tangannya untuk perlindungan agar kuku tersebut tidak menggores kulit di bagian tubuh lainnya.

10. Menyusui bayi

Menyusui bayi bisa dengan dua cara yakni langsung (direct breast feeding) dan melalui botol ASIP. Jika menyusui langsung, pilih posisi yang nyaman untuk Mama dan bayi, misalnya Mama berbaring menyamping. Untuk mencegah tersedak, Mama juga bisa duduk agak bersandar ke belakang dan bayi menempel di dada.

11. Memijat Bayi

Di malam hari, biasanya bayi sering terjaga. Namun jika menemukan bayi tak bisa tidur dan menangis terus, bisa saja itu kolik. Karena itu, sebagai upaya mencegah dan mengatasinya, Mama jangan lupa untuk memijat perut bayi dengan minyak telon agar ia selalu hangat dan nyaman. 

Baca juga: Cara Memijat Bayi Kolik agar Lebih Tenang

Cara Merawat Bayi Baru Lahir Lebih Mudah dan Tenang

Merawat bayi baru lahir membutuhkan ketelatenan lebih. Tapi seiring berjalannya waktu, Mama pasti semakin terbiasa. Apalagi, Mama’s Choice akan selalu menemani perjalanan keibuan Mama dan tumbuh kembang buah hati dengan produk yang aman, natural, dan Halal. Jadi makin tenang deh!

Dan saat ini telah hadir Mama’s Choice Baby Series dengan 3 produk pertama yaitu Calming Tummy Oil untuk membantu mengatasi kolik dan membuat bayi nyaman, Rash Cream untuk mencegah dan menangani ruam, dan Moisturizing Hand Gel tanpa alkohol untuk menjaga kebersihan tangannya dari kuman bakteri. 

Mama’s Choice Baby Series dijamin aman untuk bayi dan tidak mengandung bahan berbahaya seperti Alkohol, Paraben, Phthalates, dan Triclosan ya Ma. Selain itu semua produk Mama’s Choice Hypoallergenic dan telah teruji secara dermatologist.

Semoga informasi cara merawat bayi ini membantu Mama lebih semangat untuk merawat Si Kecil yang baru lahir!

 

 

Sumber:

webmd.com

webmd.com

Maureen

I am a happy & proud millenial mom! Senang belajar dan berbagi ❤

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now