Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Tips Bijak Memilih Obat Nyamuk yang Aman untuk Bayi

Bayi tidak boleh pakai sembarang obat nyamuk! Obat nyamuk yang aman untuk bayi harus bebas paraben, mineral oil, dan... Cek tips lengkap ini!

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 6 menit baca
Bayi tidur terlelap

**“Selalu bingung kalau musim hujan tidak menentu seperti ini bikin banyak nyamuk. Apalagi di rumah saya ada taman. Kalau untuk anak dan bayi harus pakai obat nyamuk apa yang aman ya?”

Tinggal di negara tropis seperti Indonesia memang membuat kita mau tidak mau harus hidup berdampingan dengan nyamuk. Sebab nyamuk hidup dan berkembang biak di iklim yang panas dan lembap. Selain membuat gatal, nyamuk juga berpotensi menularkan beragam penyakit berbahaya seperti malaria atau demam berdarah. Karena itu, jangan sampai nyamuk menggigit Si Kecil ya, Ma.

gigitan nyamuk pada bayi

Mama bisa memakaikan kelambu saat bayi tidur, atau baju tertutup yang melindungi seluruh tubuh Si Kecil. Tapi cara itu kurang efektif, mengingat bayi yang sedang senang bereksplorasi mudah kepanasan dan tidak suka ruang geraknya dibatasi. Mau pakai obat nyamuk? Boleh saja, asal pilih yang tidak memiliki kandungan berbahaya di dalamnya.  

Bahan Obat Nyamuk yang Tidak Aman untuk Bayi

Di pasaran, kita mengenal banyak jenis obat nyamuk mulai dari obat nyamuk bakar, semprot, elektrik, hingga lotion anti nyamuk. Produk obat nyamuk yang dijual di pasaran memang efektif mengusir nyamuk, namun tidak semua produk tersebut memperhatikan bahan yang dapat membahayakan Si Kecil. Berikut ini beberapa kandungan berbahaya dalam obat nyamuk yang perlu Mama waspadai. 

obat nyamuk yang tidak aman untuk bayi

1. DEET

Bahan kimia ini populer digunakan untuk mengusir serangga, termasuk nyamuk. DEET memiliki senyawa yang membingungkan nyamuk, membuatnya terbang menjauh dan tidak menggigit kulit. Namun penggunaan DEET sempat diperbincangkan karena adanya laporan kejang-kejang pada anak-anak yang mungkin disebabkan oleh paparan DEET.

CDC menyatakan DEET aman dipakai sesuai petunjuk, termasuk oleh ibu hamil; efek samping yang mungkin muncul adalah iritasi ringan pada kulit sensitif. 

2. DDT

DDT (dichloro-diphenyl-trichloroethane) adalah insektisida sintetis modern pertama yang awalnya dirancang untuk memerangi malaria atau penyakit lain yang ditularkan melalui serangga. Namun pada tahun 1960an, bahan kimia ini dilarang setelah banyak ditemukan bukti adanya efek racun yang membahayakan manusia dan lingkungan hidup.

3. Toksin Lainnya

Tidak bosan-bosan mengingatkan, bahan kimia berbahaya seperti paraben, parfum, dan alkohol, juga sebaiknya tidak ada dalam obat nyamuk bayi. Masih ingat kan, kasus bedak bayi yang masih mengandung talc dan bisa menimbulkan gangguan pernapasan? Karena itu, meskipun sudah berembel “obat nyamuk khusus bayi” atau produk bayi, Mama perlu tetap mewaspadai kandungan di dalamnya.

Obat Nyamuk Alami yang Aman untuk Bayi

obat nyamuk alami yang aman untuk bayi

Memilih obat nyamuk untuk bayi memang harus hati-hati, sebab bayi memiliki organ dan kulit yang rentan dan sensitif. Karena itu, bahan-bahan alami ini adalah alternatif yang lebih aman untuk mengusir nyamuk dari Si Kecil. 

1. Citronella Oil

Citronella oil adalah obat nyamuk alami yang terkenal. Jika diracik dengan formulasi yang tepat, citronella oil bahkan sama efektifnya dengan DEET. Hebat ya!

2. Andiroba Seed Oil

Mungkin Mama belum familiar dengan andiroba oil maupun tanamannya. Andiroba seed oil adalah bahan alami yang teruji klinis efektif mengusir nyamuk, khusunya jenis Aedes aegypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah. 

3.  Lavender Oil

Lavender oil adalah obat alami favorit yang banyak manfaatnya. Ternyata, lavender oil memiliki aroma yang harum bagi manusia, namun tidak disukai nyamuk. Cara kerjanya mirip dengan DEET, namun 100% lebih aman. Selain ampuh mengusir nyamuk, lavender oil juga punya efek menenangkan dan menyejukkan kulit yang iritasi.

Tips Memilih Obat Nyamuk yang Aman untuk Bayi

Pilihan obat nyamuk bergantung pada tempat tinggal Mama. Di daerah tanpa risiko penyakit tular nyamuk, produk berbahan alami masuk akal untuk pemakaian sehari-hari. Di daerah dengan risiko malaria atau demam berdarah, pakai repelen yang terbukti efektif sesuai usia Si Kecil, dan hentikan bila kulit bereaksi.

  • Untuk pemakaian sehari-hari di daerah tanpa risiko penyakit tular nyamuk, produk berbahan alami adalah pilihan yang masuk akal. Di daerah dengan risiko malaria atau demam berdarah, pakai repelen yang terbukti efektif sesuai usia Si Kecil.

  • Tetap cek kandungan di kemasan dan hindari bahan berbahaya seperti paraben, mineral oil, dan parfum.

  • Jangan lanjutkan penggunaan obat nyamuk jika ada reaksi alergi pada kulit bayi.

Pilih Obat yang Aman untuk Jauhkan Nyamuk Nakal

Mama tidak perlu susah payah lagi meracik bahan-bahan alami sendiri. Sebab telah hadir lotion anti nyamuk khusus untuk bayi yang alami, natural, dan bebas toksin, yakni Mama’s Choice Baby Mozzbye Protection Lotion! Mama’s Choice Baby Mozzbye Protection Lotion terbuat dari perpaduan 6 minyak alami, di antaranya andiroba oil dan lavender oil yang ampuh membuat nyamuk nakal pergi jauh-jauh . Teruji klinis mampu melindungi bayi dari nyamuk selama 8 jam. Mama’s Choice Baby Mozzbye Skin Protection Lotion

100% bebas kandungan berbahaya seperti DDT, DEET, paraben, mineral oil, dan perfume. Dan juga telah tersertifikasi Halal sehingga Mama semakin tenang untuk menggunakannya!

Perbandingan Mama’s Choice Mozzbye dengan lotion anti nyamuk biasa

Nah, demikian tips bijak memilih obat nyamuk yang aman untuk bayi. Mama tidak perlu lagi khawatir dengan nyamuk saat Si Kecil tidur atau bermain di taman. 🙂  #SeamanPelukanMama Pilih Obat yang Aman untuk Jauhkan Nyamuk Nakal Artikel terkait: Cara Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi

Untuk Bekas Gigitan yang Sudah Terlanjur

Bekas gigitan yang menghitam adalah hiperpigmentasi pascaradang, dan yang paling menentukan warnanya adalah garukan. Semakin sering digaruk, semakin gelap bekasnya dan semakin lama hilangnya. Potong kuku Si Kecil pendek, kompres dingin saat gatal, dan jaga kulit tetap lembap sampai warnanya memudar sendiri.

Pencegahan tetap yang utama, tetapi bekas gigitan yang menghitam juga sering jadi keluhan.

Yang paling menentukan: jangan biarkan Si Kecil menggaruk. Bekas yang menghitam adalah hiperpigmentasi pascaradang, semakin sering digaruk, semakin gelap dan semakin lama hilangnya. Potong kuku pendek, dan kompres dingin saat gatal.

Mama's Choice Baby Skin Vitamin Lotion membantu melembapkan kulit Si Kecil; dari uji penggunaan konsumen 2022 (n=29), 86% Mama melihat bekas gigitan nyamuk dan kemerahan berkurang.

Mama's Choice Baby Skin Vitamin Lotion

Aturan Berdasarkan Usia

Usia menentukan apa yang boleh dipakai. Di bawah dua bulan, penolak nyamuk tidak dioleskan ke kulit sama sekali, dan perlindungan datang dari kelambu serta pakaian tertutup. Mulai dua bulan, DEET 10 sampai 30 persen atau picaridin boleh dipakai sesuai petunjuk. Oil of lemon eucalyptus dihindari di bawah tiga tahun.

  • Di bawah 2 bulan: tidak boleh memakai penolak nyamuk pada kulit, gunakan kelambu dan pakaian tertutup

  • 2 bulan ke atas: DEET 10–30% atau picaridin, sesuai petunjuk

  • Di bawah 3 tahun: hindari oil of lemon eucalyptus (OLE/PMD)

Bahan alami boleh dipakai, tetapi perlindungannya umumnya jauh lebih singkat dan perlu diulang lebih sering, dan "alami" tidak otomatis berarti aman untuk kulit sensitif.

Segera periksakan bila Si Kecil demam dalam dua minggu setelah digigit nyamuk.

Sumber:**

Healthline.com

Epa.gov

Webmd.com

Mosquitoreviews.com

"Alami" Tidak Otomatis Lebih Aman atau Lebih Efektif

Produk berbahan alami tidak terbukti lebih aman daripada DEET, dan umumnya memberi perlindungan yang lebih singkat. AAP dan CDC menempatkan DEET 10 sampai 30 persen sebagai pilihan aman untuk anak di atas dua bulan bila dipakai sesuai petunjuk, dan menganjurkannya di daerah berisiko malaria atau demam berdarah.

Perlu dinyatakan terus terang: produk berbahan alami tidak terbukti lebih aman daripada DEET, dan umumnya memberi perlindungan yang lebih singkat.

AAP dan CDC menempatkan DEET 10–30% sebagai pilihan yang aman untuk anak di atas 2 bulan bila dipakai sesuai petunjuk, dan menganjurkannya justru di daerah dengan risiko malaria atau demam berdarah. Kadar yang lebih tinggi hanya memperpanjang durasi, bukan memperkuat perlindungan.

Minyak esensial adalah pilihan yang masuk akal untuk pemakaian sehari-hari di daerah tanpa risiko penyakit tular nyamuk, dan durasi perlindungan tiap formula perlu dibaca pada labelnya masing-masing.

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Baby Skin Vitamin Lotion

Baby Care

Baby Skin Vitamin Lotion

Rp 68.900Rp 109.000hemat 37%

★ 4.9 · 271 ulasan

Baca juga

Tanya kami