Manusia memang mengeluarkan keringat setiap harinya. Ini adalah proses normal untuk mendinginkan badan saat tubuh kepanasan. Keringat berlebih biasanya dialami tubuh ketika cuaca panas, berolahraga, atau pada kondisi khusus misalnya saat sedang hamil.
Ya, ibu hamil pada umumnya mengalami peningkatan produksi keringat. Ibu hamil bahkan bisa mengeluarkan keringat berlebih saat orang lain tidak merasa gerah dalam satu tempat yang sama. Mari cari tahu tentang keringat berlebih yang mengakibatkan kegerahan dan rasa lembab yang membuat tidak percaya diri ini!
Penyebab Keringat Berlebih Saat Hamil
Sebenarnya kenapa terjadi keringat berlebih saat Mama hamil? Ini beberapa penyebabnya:
1. Perubahan Hormon
Ketika hamil, hormon dalam tubuh seperti progesteron dan estrogen akan meningkat. Peningkatan ini memicu kelenjar keringat di kulit menjadi lebih aktif, sehingga Mama pun akan lebih berkeringat.
2. Peningkatan berat badan
Seiring dengan pertumbuhan janin, tubuh ibu hamil bisa mengalami pertambahan berat badan yang signifikan. Berat badan yang bertambah ini akan membuat tubuh Mama lebih mudah berkeringat saat beraktifitas.
3. Peningkatan aliran darah dan metabolisme tubuh
Saat hamil, volume darah Mama meningkat sekitar 40% dan aktivitas jantung memompa darah ke seluruh tubuh menjadi lebih tinggi. Peningkatan metabolisme ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh Mama dan janin. Akibatnya, suhu tubuh pun meningkat dan Mama hamil jadi lebih berkeringat.
Artikel terkait: Cara Mengatasi Bau Badan Saat Hamil
Tips untuk Mengatasi Keringat Berlebih Saat Hamil
Mama jangan risau dengan masalah keringat berlebih saat hamil ini, ya. Berikut ini beberapa tips yang bisa Mama lakukan ketika mengalami keringat berlebih saat hamil:
1. Jaga suhu sekitar tetap sejuk
Gunakan pendingin ruangan atau selalu bawa kipas agar suhu tubuh Mama tetap normal. Mama boleh beraktifitas di luar rumah bila cuaca tidak terlalu panas. Ketika Mama sedang berolahraga, pilih olahraga yang sesuai dan nyaman untuk Mama. Seperti berenang atau yoga yang memang dianjurkan untuk ibu hamil.
2. Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat
Pilih pakaian berbahan katun atau linen yang berkualitas dan menyerap keringat supaya Mama lebih nyaman. Bahan yang baik akan membuat sirkulasi udara ke tubuh tetap lancar. Tubuh Mama pun akan lebih sejuk ketika menggunakannya.
3. Mandi dengan air hangat
Walau gerah, jangan mandi menggunakan air dingin langsung setelah Mama berkeringat ya! Sebaiknya mandi dengan air hangat agar otot tubuh lebih rileks. Soalnya, meski mandi menggunakan air hangat, suhu tubuh akan tetap turun selepas mandi kok, Ma.
4. Makan dan minum gizi sehat seimbang
Di saat sering berkeringat, Mama perlu menjaga hidrasi tubuh saat hamil dengan mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari. Selain itu, sebaiknya saat hamil Mama mengonsumsi makanan yang sejuk dan mengandung air seperti buah dan sayur.
Batasi juga minuman yang semakin membuat dehidrasi, seperti kopi. Hal ini akan sangat membantu Mama menjaga asupan cairan bagi tubuh Mama dan kandungan.
Bolehkah Menggunakan Deodorant untuk Mengatasi Keringat Berlebih Saat Hamil?
Keringat berlebih saat hamil tidak jarang membuat Mama kurang percaya diri, entah karena aromanya maupun membuat basah di area ketiak. Saat itu, deodorant mungkin jalan keluar pertama yang terpikir oleh Mama.
Hal ini sah-sah saja, namun Mama harus memilih deodorant yang terjamin keamanannya. Pasalnya, paparan bahan kimia dalam deodorant biasa seperti aluminium, phtalates, paraben, dan triclosan bisa membahayakan kesehatan Mama dan janin dalam kandungan.
Jika Mama ingin beralih ke deodorant yang lebih aman, pilihlah yang tanpa aluminium, alkohol, dan paraben, seperti Mama’s Choice Dry Serum Deodorant.
Dikemas dalam format serum yang cepat menyerap dan tidak lengket, Mama’s Choice Dry Serum Deodorant merupakan deodorant lokal pertama di Indonesia yang diformulasikan aman untuk ibu hamil dan menyusui.
Menggunakan bahan yang alami dan aman, seperti Dead Sea Mineral, Niacinamide, dan Lemon Extract yang efektif mengontrol keringat berlebih, menutrisi, dan mencerahkan ketiak sejak penggunaan pertama. 100% bebas aluminium, alkohol, paraben, dan toksin lainnya.
Hasilnya? Rasa nyaman dan percaya diri sepanjang hari tanpa khawatir berkeringat dan bau badan!
Artikel terkait: Ini 3 Kriteria Deodorant yang Aman untuk Ibu Hamil
Waspadai keringat berlebih saat hamil, jika…
Jika keringat berlebih disertai gejala lain seperti susah bernafas, lemas, denyut jantung meningkat atau bahkan demam, segera konsultasikan kepada dokter kandungan untuk mendapatkan diagnosa yang akurat. Sebab kondisi ini juga bisa disebabkan oleh gangguan medis, seperti gangguan tiroid, infeksi, penurunan gula darah, efek samping obat-obatan, hingga cemas dan stres.
Nah, itu dia informasi seputar keringat berlebih saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama ya!
Sumber:
Maureen
I am a happy & proud millenial mom! Senang belajar dan berbagi ❤