Search

Mengalami Bau Badan Saat Hamil? Atasi dengan 8 Cara Alami Ini!

Walau sudah merawat diri dengan bersih, tak sedikit Bumil yang mengeluhkan masalah bau badan saat hamil. Hal ini berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan diri, terutama saat bertemu dengan orang lain.

Selain itu, tubuh dan aktivitas seharian rasanya jadi kurang nyaman. Apakah Mama termasuk salah satu yang mengalaminya?

Jika iya, yuk kita cari tahu penyebab dan cara mengatasi bau badan saat hamil melalui artikel berikut ini!

Bau badan saat hamil, wajarkah?

Bau badan saat hamil yang kurang sedap ternyata dipengaruhi oleh produksi keringat tubuh yang meningkat selama kehamilan. Umumnya hal ini terjadi pada para Mama yang kelenjar keringatnya memiliki tingkat produktivitas yang tinggi, atau istilah lainnya memang mudah berkeringat.

Masalah bau badan saat hamil banyak terjadi pada usia trimester ketiga kehamilan. Meskipun tak jarang juga yang mengalaminya sejak awal hamil.

Tapi jangan khawatir, mengalami masalah bau badan tidak sedap saat hamil ternyata merupakan hal yang wajar. Kondisi ini tidak mengindikasikan masalah apapun pada kehamilan dan kesehatan janin Mama.

Apa penyebab bau badan saat hamil?

Adapun penyebab bau badan saat hamil antara lain adalah sebagai berikut:

hormon penyebab bau badan pada ibu hamil

1. Perubahan hormon

Ketika hamil, beberapa hormon di dalam tubuh jumlahnya meningkat drastis. Contohnya adalah hormon estradiol, yang menyebabkan tubuh Mama menghasilkan aroma yang kuat. Selain itu, hormon ini juga membuat Mama memiliki penciuman yang lebih tajam, bahkan sensitif pada bau-bau tertentu.

Apalagi, hormon memang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi produksi keringat di dalam tubuh. Ketiak adalah bagian tubuh yang paling dipengaruhi oleh hormon estradiol ini.

2. Keringat berlebihan

Selain hormon, kehamilan juga terkadang membuat tubuh perempuan menjadi meningkat drastis. Itulah sebabnya mengapa ibu hamil mudah sekali merasa gerah dan tidak tahan dengan cuaca panas. Bahkan, hal ini bisa saja dialami ketika cuaca sedang sejuk sekalipun!

Kelenjar keringat pada ibu hamil menjadi hiperaktif sehingga meningkatkan bau badan. Semisal keringat tidak berbau, keringat akan tetap mengendap di kulit dan menjadi tumpukkan kotoran. Pada akhirnya, sisa-sisa keringat tersebut juga bisa menyebabkan bau badan.

3. Perubahan pola makan

Makanan juga merupakan salah satu hal yang menjadi faktor terjadinya bau badan selama kehamilan. Beberapa makanan yang umumnya menyebabkan bau badan antara lain adalah daging merah dengan asam amino yang tinggi, seafood, serta beragam jenis olahan bawang.

Tak ada salahnya untuk mengonsumsi makanan tersebut, asalkan tetap dalam porsi yang tepat, ya, Ma. Dan pastinya, Mama wajib tahu bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi masalah bau badan saat hamil.

8 cara mengatasi bau badan saat hamil

Ada beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi bau badan yang tidak sedap selama hamil. Berikut ini adalah cara yang bisa Mama lakukan:

1. Mandi 2 kali sehari

Mama harus mandi setidaknya 2 kali sehari agar badan tetap bersih dan segar. Gunakan sabun mandi antibakteri untuk membunuh bakteri penyebab bau tidak sedap, lalu gunakan handuk bersih untuk mengelap tubuh setelah mandi.

Pastikan sabun mandi antibakteri yang Mama gunakan sudah bebas triclosan atau triclocarban, ya! Sebab, kedua zat kimia ini bersifat toksin dan berbahaya untuk kehamilan. Baca selengkapnya tentang bahaya triclosan di sini.

mencegah bau badan selama hamil

2. Pastikan kulit selalu lembab dan terhidrasi

Mama bisa menggunakan pelembab atau body lotion, terutama setelah mandi. Disarankan, saat digunakan pagi hari, Mama menggunakan body lotion yang mengandung SPF. Dengan begitu, selain untuk melembabkan, kulit juga akan terlindungi saat terpapar langsung dengan sinar matahari.

Faktanya, sinar matahari juga menjadi salah satu faktor bau badan, lho. Terlebih lagi saat kontak langsung di luar ruangan. Jadi, sebisa mungkin berikan proteksi terbaik untuk kulit Mama, ya. 🙂

3. Keramas secara teratur

Jangan malas keramas, Ma! Dengan keramas setidaknya 3 kali setiap minggunya, Mama bisa menjaga kesegaran tubuh dan mencegah bau badan berlebih, lho. Pilih sampo yang tidak menggunakan SLS agar Mama dan calon bayi tetap sehat dan terhindar dari paparan toksin, ya.

4. Potong bulu ketiak rutin

Bulu pada ketiak dapat menjadi sarang bakteri jika dibiarkan tumbuh lebat dan tebal. Jadi, pastikan Mama juga lebih rajin membersihkan ketiak, termasuk memangkas bulu ketiak secara rutin ketika sudah mulai tumbuh lebat.

5. Hindari pakaian ketat

Pilih pakaian yang longgar dan memiliki bahan yang menyerap keringat. Linen dan katun adalah salah satu contohnya. Berikan ‘ruang’ bagi tubuh untuk bernafas, terutama bagi Mama yang mudah sekali gerah semenjak hamil. Pastikan juga Mama selalu mengganti pakaian setiap hari, ya.

6. Minum air putih

Mumpung lagi mudah berkeringat, kita manfaatkan untuk proses detoksifikasi, yuk! Faktanya, racun dapat dikeluarkan melalui air seni (kencing/pipis) dan juga keringat. Dengan minum air putih yang cukup setiap harinya, Mama juga sekaligus bisa mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh, lho!

Konsumsi air putih 2 liter per hari juga bisa mengontrol produksi keringat dalam tubuh menjadi lebih normal.

7. Hindari makanan penyebab bau badan

Daging merah, bawang, junk food, dan gorengan adalah beberapa contohnya. Perbanyak konsumsi sayur dan buah yang kaya akan serat untuk menetralisir hal ini, ya, Ma. 🙂

8. Gunakan deodoran setiap hari

Mengoleskan deodoran pada ketiak setiap hari setelah mandi adalah hal yang wajib! Deodoran akan membantu Mama mendapatkan ketiak yang tidak mudah basah sehingga keringat pada bagian tersebut lebih terkontrol.

Pilihan Deodoran yang Aman Bagi Ibu Hamil

Tentu saja kita tahu bahwa paraben sangat tidak disarankan untuk digunakan ibu hamil, terlebih lagi paraben juga bisa mengganggu pertumbuhan janin di dalam kandungan. Lantas, bagaimana ibu hamil harus menjaga aroma tubuhnya?

Jika Mama ingin beralih ke deodorant yang lebih aman, pilihlah tidak mengandung aluminium, alkohol, dan paraben, seperti Mama’s Choice Dry Serum Deodorant.

Dikemas dalam format serum yang cepat menyerap dan tidak lengket, Mama’s Choice Dry Serum Deodorant hadir sebagai merk deodorant lokal pertama di Indonesia yang aman digunakan untuk siapa pun, bahkan ibu hamil dan menyusui.

deodorant mama's choice aman untuk ibu hamil menyusui
Diskon 34% untuk Dry Serum Deodorant! | Rp 79.000 Rp 119.000

Menggunakan bahan pengganti yang alami dan sehat, seperti Dead Sea Mineral, Niacinamide, dan Lemon Extract dengan Triple Action Formula yang efektif mengontrol keringat berlebih, menutrisi, dan mencerahkan ketiak sejak penggunaan pertama. 100% bebas aluminium, alkohol, paraben, dan toksin lainnya.

Yuk, mulai beralih ke Mama’s Choice Dry Serum Deodorant, deodoran yang aman untuk menjaga ketiak agar lebih segar tanpa harus mengganggu kesehatan Mama dan janin!

Baca juga: Ketiak Menghitam Saat Hamil, Apakah Akan Permanen?

Itulah 8 cara mengatasi bau badan pada ibu hamil yang dapat Mama ikuti. Semoga tulisan ini bermanfaat ya, Ma!

Klik banner di bawah ini untuk cek dan belanja produk berkualitas dengan harga spesial!

deodorant aman untuk ibu hamil menyusui

Artikel terkait: 3 Syarat Deodorant yang Aman untuk Ibu Hamil

Sumber:

Parenting Firstcry

Tya

Gemar menulis dan bercerita. Membagikan kisah, pengalaman dan inspirasi melalui kata-kata. Perempuan yang terlihat melodrama, tapi suka tertawa. Sedang bersiap-siap menanti kehadiran si kecil dalam hidupnya. Agar semakin menyenangkan, berceritalah ia. Di sini.

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now