Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Bayi Sungsang: Penyebab, Jenis, dan Pilihan Persalinan

Pada sebagian besar kasus, bayi sungsang seringkali dilahirkan dengan cara operasi caesar. Padahal tidak semua bayi yang sungsang harus lahir dengan operasi.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 6 menit baca
Posisi Bayi Sungsang, Bagaimana Gejala dan Cara

Pada sebagian besar kasus, bayi sungsang seringkali dilahirkan dengan cara operasi caesar. Padahal tidak semua bayi yang sungsang harus lahir dengan operasi.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengubah posisi bayi ke posisi normal secara alami. Lantas, bagaimana tanda dan cara mengatasi kehamilan sungsang? Simak fakta selengkapnya di artikel ini ya, Ma!

Penyebab bayi sungsang, bahayakah untuk kesehatan?

Pada kehamilan normal, bayi di dalam kandungan akan berputar dan mengubah tubuh mereka secara alami dengan posisi kepala mendekati jalan lahir. Hal ini akan berjalan setelah usia 36 minggu kehamilan. Posisi ini akan menetap hingga mereka siap untuk dilahirkan.

apa penyebab bayi sungsang

Namun dalam kondisi sungsang, tubuh bayi berada di posisi vertikal dengan kepala di atas dan kaki di bawah mendekati jalan lahir. Menurut American Pregnancy Association, kondisi ini biasanya memengaruhi 1 dari 25 kasus kehamilan. 

Belum diketahui secara pasti penyebab kondisi sungsang pada bayi di dalam kandungan sehingga sulit untuk mencari cara pencegahannya. Namun data menunjukan, penyebab bayi sungsang antara lain adalah:

  • Ibu hamil yang hamil anak kembar atau lebih

  • Memiliki riwayat kelahiran prematur

  • Memiliki lebih banyak atau lebih sedikit cairan ketuban

  • Kelainan bentuk rahim atau adanya komplikasi lain, seperti fibroid atau tumor di dalam rahim

  • Adanya kondisi plasenta previa

  • Bukan kehamilan yang pertama

Posisi bayi sungsang yang wajib Mama tahu

Ada tiga jenis posisi bayi sungsang, yaitu presentasi bokong-kaki (complete breech), presentasi bokong (frank breech), dan presentasi kaki (footling breech).

Complete breech

Pada posisi ini, bokong bayi menghadap ke bawah dengan tungkai tertekuk dan kedua kaki terletak di dekat bokong. 

Frank breech

Posisi frank breechmenandakan bokong bayi mendekati jalan lahir. Tungkai bayi sejajar dengan badan dan kakinya terletak di dekat kepala.

Footling breech

Salah satu kaki bayi terletak di bawah bokong. 

Kapan saya bisa mengetahui posisi janin sungsang atau tidak?

Mama bisa merasakan bahwa posisi bayi sungsang atau tidak ketika kehamilan telah memasuki usia 36 minggu kehamilan atau lebih. Jika Mama merasakan kepala bayi menekan di bagian atas perut dan dia menendang-nendang di bagian bawah perut, maka bisa jadi itu merupakan tanda bayi sungsang. 

Segera konsultasikan pada dokter kandungan. Diagnosis dan penanganannya perlu tepat.

Dokter dapat mengetahui apakah bayi Mama sungsang atau tidak dengan merasakan posisi bayi melalui perut Mama. Dia akan meletakkan tangannya di bawah perut Mama dan mencoba menemukan kepala, punggung, dan bokong bayi. 

Bila bayi dalam posisi sungsang, dokter akan melanjutkan pemeriksaan dengan menggunakan ultrasound (USG) untuk mengkonfirmasi hal tersebut.

Apakah kehamilan sungsang selalu ditangani dengan operasi caesar?

Jangan panik atau merasa bersalah bila posisi bayi sungsang. Bayi hidup di dalam air ketuban selama berada di kandungan, sehingga ia bisa berputar dan berubah posisi ke segala arah sampai menjelang akhir kehamilan.

Secara umum, kondisi sungsang bukanlah kondisi yang berbahaya. Namun untuk persalinan, operasi caesar adalah pilihan yang paling sering disarankan karena dinilai paling aman.

Persalinan sungsang pervaginam bukan pilihan yang setara dengan persalinan normal posisi kepala. Cara ini hanya dipertimbangkan dalam kondisi yang sangat selektif, dan semua syarat berikut harus terpenuhi:

  • Jenis sungsangnya sesuai, umumnya hanya frank breech atau complete breech; presentasi kaki (footling breech) tidak memenuhi syarat
  • Ditangani oleh dokter kandungan yang berpengalaman menolong persalinan sungsang
  • Dilakukan di rumah sakit yang memiliki fasilitas operasi caesar darurat dan tim anestesi siaga
  • Perkiraan berat janin, posisi kepala janin, dan ukuran panggul Mama dinilai memenuhi syarat lebih dulu
  • Pemantauan denyut jantung janin berlangsung terus-menerus selama persalinan

Bila salah satu syarat itu tidak terpenuhi, operasi caesar adalah jalur yang dianjurkan. Keputusannya selalu dibuat bersama dokter kandungan Mama, bukan ditentukan sendiri di rumah.

Baik operasi caesar maupun persalinan pervaginam punya risiko masing-masing. Pada persalinan sungsang pervaginam, risikonya antara lain cedera lahir dan tali pusat terjepit sehingga bayi kekurangan oksigen. Pada operasi caesar, risikonya antara lain pendarahan dan infeksi, dengan masa pemulihan yang lebih lama.

Mama masih bisa mengupayakan bayi berputar ke posisi kepala di bawah antara usia 32 hingga 37 minggu kehamilan. Tingkat keberhasilannya berbeda-beda, jadi bicarakan dulu dengan dokter kandungan tentang upaya mana yang aman untuk kondisi Mama.

Adakah cara mengatasi posisi bayi sungsang?

Beberapa upaya bisa dicoba agar bayi memutar posisinya. Penting dibedakan sejak awal: hanya satu di antaranya yang punya bukti ilmiah, yaitu ECV. Sisanya metode rumahan. Menurut Cleveland Clinic, belum ada yang terbukti efektif secara ilmiah. Boleh dicoba karena tidak berbahaya, tetapi tidak boleh menggantikan pemeriksaan dokter atau menunda keputusan medis apa pun.

1. ECV (External Cephalic Version): satu-satunya yang terbukti

Versi luar atau External Cephalic Version (ECV) adalah teknik non-bedah untuk memindahkan posisi bayi ke dalam rahim. Dalam prosedur ini, dokter biasanya akan memberikan obat untuk membantu merilekskan rahim. Dokter mungkin juga ada penggunaan USG untuk menentukan posisi bayi, lokasi plasenta, dan jumlah cairan ketuban di dalam rahim. Saat melakukan prosedur ini, dokter akan menekan perut Mama dengan lembut untuk mengubah posisi bayi. Dokter juga akan memonitor dengan ketat detak jantung bayi dalam kandungan.  Bila ada masalah, dokter akan langsung menghentikan prosedur. Namun bila prosedur ini berhasil, maka kepala bayi bisa berada di bawah dan kaki bayi berada di atas.  Perlu diperhatikan bahwa prosedur ini hanya boleh dilakukan pada usia 37 minggu kehamilan dan dikerjakan oleh tenaga medis yang terlatih.

2. Posisi knee-chest: belum terbukti

Ini adalah posisi bersujud dengan kaki sejajar pinggul dan dada sejajar lutut. Lakukan hal ini dimulai pada kehamilan 32-35 minggu.  Mama bisa melakukannya sebanyak 3 kali sehari selama 10-15 menit setiap kali. Lebih baik lakukan saat perut Mama kosong dan bayi sedang aktif. Mama juga bisa menggunakan bantal pada permukaan yang datar untuk menaikkan pinggul 12-18 inci di atas bahu. Ini dapat membuat Mama merasa lebih nyaman, aman, dan tidak berat ketika melakukannya.

3. Sinari perut dengan lampu senter: belum terbukti

Mama tentu sudah pernah mendengar bahwa bayi di dalam kandungan bisa melihat dan mengikuti rangsangan cahaya yang diberikan dari luar. Untuk itu, tak ada salahnya untuk mencoba sinari perut Anda dengan lampu senter.  Coba gerakan turun secara perlahan dari puncak rahim ke arah tulang kemaluan Anda. Lakukan hal ini saat Mama dalam posisi miring.

4. Manfaatkan suara: belum terbukti

Selain cahaya, bayi di dalam kandungan juga bisa mendengar suara atau musik di luar rahim. Akibatnya, banyak ibu hamil yang menggunakan musik atau rekaman rekaman suara mereka untuk mencoba membuat bayi bergerak ke arah suara.  Caranya, tempatkan headphone di bagian bawah perut dan mainkan musik atau rekaman suara Mama. Sama seperti metode senter, ini belum terbukti mengubah posisi bayi, anggap saja sebagai cara berinteraksi dengan Si Kecil, bukan sebagai pengobatan.

5. Rilekskan tubuh dengan produk yang aman

Pijatan yang lembut untuk relaksasi bagian tubuh seperti punggung, kaki dan tangan juga berpengaruh pada posisi bayi. Meskipun tidak banyak, namun Mama juga bisa mencoba hal ini. Pergilah ke griya pijat atau spa khusus kehamilan yang menyediakan layananan prenatal massage. Pastikan Mama ditangani oleh terapis yang ahli memijat ibu hamil, ya. Beberapa tempat juga menyediakan sertifikasi khusus untuk terapis yang menangani pijat hamil, lho. Hindari pemijatan area perut untuk mengubah posisi bayi yang sungsang. Jika ditangani tanpa arahan dokter, pijat perut untuk merubah posisi bayi sungsang sangat tidak disarankan karena dapat membahayakan janin baik sebelum atau setelah lahir. Lakukan relaksasi tubuh dengan memijat bagian-bagian tubuh yang diperbolehkan untuk dipijat seperti punggung, kaki, dan tangan. Pijat ini mampu meredakan nyeri dan membuat tubuh Mama lebih nyaman menyambut hari persalinan. Pijat relaksasi tidak mengubah posisi bayi. Manfaatnya adalah kenyamanan Mama menjelang persalinan, dan itu sudah cukup sebagai alasan.

Referensi:American Pregnancy Association,Healthline,Bidan Kita,**Alodokter

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga