Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Apakah Akupuntur & Akupresur Aman untuk Ibu Hamil

Akupuntur dan akupresur memiliki banyak manfaat, tetapi apakah aman dilakukan untuk ibu hamil? Simak tips dan informasi titiknya di sini!

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Apakah Akupuntur & Akupresur Aman untuk Ibu Hamil

Akupuntur dan akupresur merupakan pengobatan tradisional dengan memanfaatkan titik titik energi pada tubuh, tetapi apakah treatmentini aman untuk ibu hamil? Yuk cek informasi lengkapnya di sini!

Mengenal Akupuntur dan Akupresur

Akupuntur merupakan metode pengobatan tradisional Tiongkok yang menggunakan jarum sangat tipis untuk disisipkan ke kulit pada titik-titik strategis di tubuh. Pengobatan akupuntur bertujuan untuk mengembalikan vitalitas dengan menyeimbangkan aliran energi yang dikenal sebagai chi yang dipercaya mengalir melalui jalur atau meridian di dalam tubuh.

Hampir serupa dengan akupuntur, akupresur juga merupakan  pengobatan tradisional dari Tiongkok, namun tidak menggunakan jarum. Akupresur dilakukan dengan cara memberikan tekanan pada titik titik meridian menggunakan siku, tangan, atau alat bantu khusus.

Baca juga: Cara Mengatasi Kaki Pegal Saat Hamil Tua

Apakah Akupuntur dan Akupresur Aman untuk Ibu Hamil?

manfaat titik akupuntur dan akupresur untuk ibu hamil

Berdasarkan sebuah studi tahun 2014  yang dilakukan di 9 negara, akupuntur untuk ibu hamil dianggap relatif aman untuk dilakukan. Efek samping akupuntur yang mungkin muncul yakni berupa kelelahan, perdarahan ringan, memar, atau nyeri di tempat jarum dimasukkan, namun gejala ini juga umum terjadi pada orang yang tidak hamil.

Akupresur pun kemungkinan besar aman dilakukan untuk sebagian besar wanita hamil di bawah pengawasan dokter atau bidan. Namun, sebagian besar bukti menunjukkan bahwa metode ini aman selama wanita tersebut mendekati usia kehamilan 40 minggu, karena itu sebaiknya Mama melakukan tindakan ini menjelang akhir dari trimester 3.

**Akupuntur dan akupresur tidak dianjurkan untuk ibu hamil di trimester 1.

Manfaat Akupuntur dan Akupresur untuk Ibu Hamil

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari akupuntur atau akupresur ibu untuk hamil** di trimester 3.

1. Mengatasi nyeri panggul

Baik akupuntur atau akupresur pada ibu hamil dapat membantu mengatasi nyeri panggul yang umum terjadi pada kehamilan. Keduanya dapat membuat otot di sekitar panggul menjadi rileks. Akupresur juga memancing tubuh untuk memproduksi hormon endorfin yang membantu mengurangi rasa sakit. 

2. Mengatasi rasa cemas, stres, hingga depresi

Cemas, stres, dan depresi merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu hamil, serta dapat semakin meningkat menjelang persalinan. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kesehatan Mama dan bayi. Akupuntur dan akupresur bisa membantu mengatasi masalah tersebut.

3. Meningkatkan kualitas tidur

Badan yang terasa pegal pada saat hamil dapat membuat Mama kesulitan tidur pada malam hari, terutama pada trimester 3. Melakukan terapi akupresur dapat membantu Mama rileks dan lebih mudah tidur. 

4. Membantu proses induksi kehamilan

Akupresur pada ibu hamilmerupakan cara alternatif untuk merangsang kontraksi rahim dengan meningkatkan aliran darah di dalam tubuh. Itulah yang membuat akupresur dapat digunakan sebagai induksi persalinan secara alami menjelang HPL setelah usia kandungan lewat 37 minggu.

Sebuah penelitian di 2014 menemukan bahwa ibu hamil yang melakukan akupresur mengalami penurunan nyeri persalinan yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukannya.

Baca juga: 6 Cara Induksi Alami untuk Memancing Kontraksi Agar Cepat Melahirkan

Titik Akupuntur dan Akupresur untuk Ibu Hamil

Tetapi perlu Mama tahu, baik akupuntur atau akupresur yang dilakukan pada masa kehamilan harus dilakukan oleh terapis profesional. Sebab terdapat beberapa titik akupuntur untuk ibu hamil agar Mama bisa mendapatkan manfaatnya. Berikut ini titik akupuntur dan akupresur untuk ibu hamil.

1. Titik akupuntur untuk ibu hamil

manfaat titik akupuntur dan akupresur untuk ibu hamil

2. Titik akupresur untuk ibu hamil

manfaat titik akupuntur dan akupresur untuk ibu hamil

Dapatkan Manfaat Maksimal dengan Essential Oil yang Tepat & Aman

Minyak yang dibuat khusus untuk ibu hamil ini mengandung 100% essential oil: Lavender Oil, Grapefruit Oil, dan Orange Oil yang bermanfaat untuk menenangkan dan meningkatkan mood Mama.

Dapatkan Manfaat Maksimal dengan Essential Oil yang Tepat & Aman Dapatkan Manfaat Maksimal dengan Essential Oil yang Tepat & Aman

Minyak ini juga bisa diteteskan ke dalam diffuser sebagai aromaterapi selama akupuntur untuk membantu Mama lebih rileks, atau digunakan di rumah sebelum tidur.

Baca juga: Tips Memilih Minyak Pijat yang Aman untuk Ibu Hamil

Dapatkan Manfaat Maksimal dengan Essential Oil yang Tepat & Aman

Jadi bagaimana? Mama yang ingin melakukan terapi ini jadi semakin merasa aman dong? Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama ya.

Banner minyak pijat alami Mama’s Choice untuk ibu hamil

Sumber:

Essentialthree.com

Medicalnewstoday.com

Babycenter.com

Healthline.com

Birthwaysinc.com

Mayoclinic.org

Bukan Cara Memulai Persalinan Sendiri di Rumah

Perlu ditegaskan: akupunktur dan akupresur tidak terbukti dapat diandalkan untuk memicu persalinan. Penelitiannya kecil dan hasilnya tidak konsisten. Menekan titik tertentu di rumah setelah 37 minggu bukan pengganti induksi medis bila induksi memang diperlukan, dan penundaan induksi yang dianjurkan dokter dapat berisiko bagi bayi.

Yang punya bukti lebih baik adalah penggunaannya untuk kenyamanan: sebagian penelitian menunjukkan akupresur pada titik P6 dapat membantu mual, dan akupunktur dapat membantu nyeri punggung pada sebagian orang.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Lakukan hanya bersama praktisi terlatih yang berpengalaman menangani kehamilan, dan sampaikan usia kehamilan Mama
  • Sebuah tinjauan keamanan tidak berarti semua titik dan semua teknik aman untuk setiap kehamilan
  • Bicarakan dulu dengan bidan atau dokter bila kehamilan Mama berisiko, plasenta previa, riwayat kelahiran prematur, perdarahan, atau preeklampsia
  • Hentikan bila muncul kontraksi, nyeri, perdarahan, atau gerakan bayi berkurang

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga