Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

9 Bahan dalam Pasta Gigi yang Sering Ditanyakan Ibu Hamil

Mual saat menyikat gigi? Penjelasan tentang bahan-bahan pasta gigi yang sering ditanyakan ibu hamil, dan mana yang benar-benar perlu diperhatikan.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Dokter gigi di ruang praktik

Agar menggosok gigi tetap menjadi aktivitas yang nyaman tanpa rasa mual, Mama harus lebih teliti dalam memilih pasta gigi aman untuk ibu hamil. Setidaknya, jika tidak sengaja tertelan, hal tersebut tidak membahayakan kesehatan Mama serta janin.

Bagaimana memilih pasta gigi aman untuk ibu hamil?

Berikut bahan-bahan yang paling sering ditanyakan. Satu hal yang perlu dipahami sejak awal: bahaya sebuah bahan ditentukan oleh kadar dan cara paparannya. Sebagian peringatan yang beredar berasal dari penelitian laboratorium atau dari bahan yang tertelan dalam jumlah besar, bukan dari pasta gigi yang dipakai sesuai petunjuk lalu diludahkan.

Dan yang paling penting: kehamilan bukan alasan untuk berhenti memakai pasta gigi berfluoride. ACOG dan ADA menyatakan pasta gigi berfluoride aman selama kehamilan, asalkan tidak ditelan. Cara memilih pasta gigi aman untuk ibu hamil, adalah dengan menghindari zat-zat berikut ini:

1. Pewarna Buatan

Hindari pewarna buatan dalam pasta gigi

Tak berwarna cantik lalu tak menarik? Benar. Tapi sayangnya, warna cantik bukan tolak ukur keamanan dan kesehatan suatu produk. Terlebih lagi, jika warna yang cantik itu didapatkan dari pewarna buatan.

Pewarna buatan bersifat karsinogenik jika masuk ke dalam tubuh, sehingga berpotensi menumbuhkan sel kanker. Umumnya, pewarna buatan berbentuk nanopartikel sehingga sangat mudah masuk ke dalam sel darah. 

2. Pasta Gigi Aman tanpa Karagenan

karagenan berbahaya untuk janin

Karagenan adalah senyawa yang berfungsi sebagai pengental. Zat ini bisa menyebabkan peradangan usus dan berpotensi menumbuhkan sel kanker jika dibiarkan masuk ke dalam tubuh.

Menurut **WebMD,**ibu hamil dan menyusui boleh mengonsumsi karagenan yang terdapat pada makanan seperti bakso, namun tidak disarankan untuk mengonsumsi karagenan yang ada di dalam obat-obatan dan sejenisnya, karena dikhawatirkan dosisnya terlalu berlebihan dan telah terkontaminasi dengan berbagai elemen campuran.

3. DEA (diethanolamine)

diethalonamine berbahaya untuk kandungan

Jika bereaksi dengan senyawa kimia yang lain, diethanolamine bisa menyebabkan kanker hati. Efek cepatnya, diethanolamine bisa menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.

4. Formaldehyde

formaldehyde tidak direkomendasikan untuk ibu hamil

Formaldehyde atau yang lebih dikenal dengan formalin adalah zat kimia yang berfungsi sebagai pengawet.**US National Library of Medicine**menyebutkan bahwa formalin termasuk sebagai senyawa berbahaya yang bahkan uapnya saja bisa meracuni tubuh.

Formalin dapat dengan mudah menyerap ke lapisan mukosa pada mulut dan dapat menyebabkan iritasi pada dinding mulut, kulit, bahkan pada organ bagian dalam tubuh.

5. Pasta Gigi Aman Bebas Paraben

paraben berbahaya untuk ibu hamil

Paraben adalah salah satu zat kimia yang juga berfungsi sebagai pengawet dan berfungsi mencegah timbulnya jamur dan bakteri. Namun, jika masuk ke dalam tubuh secara terus menerus, zat ini bisa merusak sistem endokrin dan menyebabkan ketidakstabilan hormon pada tubuh.

Dampaknya tak hanya untuk ibu yang sedang mengandung, melainkan juga pada pertumbuhan janin. Rusaknya sistem hormon pada pertumbuhan janin bahkan bisa menyebabkan gender biassaat bayi lahir.

6. SLS dan SLES

bahaya SLS untuk ibu hamil

SLS (sodium lauryl sulfate) dan SLES (sodium lauryl ether sulfate) adalah zat kimia yang sifatnya membersihkan melalui molekul-molekul busa. Jika zat ini terlalu banyak kontak dengan mulut, dikhawatirkan bisa menyebabkan iritasi dan mulut kering.

Meski penggunaan SLS dalam kadar tertentu masih diperbolehkan, akan tetapi SLS disarankan untuk dihindari saat hamil dan menyusui.

7. Pasta Gigi Aman tanpa Triclosan

7. Pasta Gigi Aman tanpa Triclosan

Triclosan adalah zat kimia yang berfungsi sebagai zat antibakteri yang sangat mudah mengendap pada sel darah. Namun, sistem antibakteri yang dihasilkan justru dapat menyebabkan tubuh menjadi kebal terhadap bakteri baik sekalipun, sehingga berpotensi mengganggu sistem imun tubuh dalam jangka panjang.

Jika terdapat pada pasta gigi, triclosan bisa masuk ke dalam tubuh melalui membran mulut dan menyebabkan gangguan endokrin serta hormon. 

8. Fluoride

bahaya fluoride untuk ibu hamil

Fluoride adalah zat yang paling sering ditemukan pada pasta gigi yang berfungsi melindungi enamel gigi agar tidak mudah berlubang. Namun, zat kimia ini sebaiknya juga tidak dibiarkan terlalu banyak masuk ke dalam tubuh. 

Klaim ini perlu diluruskan. Kekhawatiran soal fluoride dan perkembangan otak berasal dari penelitian tentang fluoride yang tertelan dalam jumlah besar dan terus-menerus, terutama dari air minum berkadar fluoride tinggi, jauh di atas kadar pada produk perawatan gigi. Monograf National Toxicology Program (2024) sendiri membatasi temuannya pada air minum di atas 1,5 mg/L dan menyatakan datanya belum memadai untuk kadar yang lebih rendah. Fluoride topikal berbeda: pasta gigi dan obat kumur dikumur lalu diludahkan, sehingga jumlah yang tertelan sangat kecil. ADA dan ACOG menyatakan fluoride topikal aman dan justru dianjurkan selama kehamilan untuk mencegah gigi berlubang, asalkan tidak ditelan. Efek terburuknya bisa menyebabkan kelahiran prematur atau bayi lahir dengan IQ rendah.

9. Alkohol

Alkohol pada pasta gigi, apakah berbahaya?

Alkohol sering digunakan sebagai pelarut antara satu zat kimia dengan zat kimia lainnya. Namun, adanya alkohol bisa menyebabkan gusi menjadi kering. Pada beberapa orang yang memiliki sensitivitas tinggi juga sering iritasi mulut serta sariawan akibat adanya alkohol pada pasta gigi. Tentu kandungan ini tidak boleh ada dalam pasta gigi yang aman ya, Ma.

Jadi, pastikan kesembilan zat di atas tidak terkandung di dalam pasta gigi aman pilihan Mama, ya. Mama bisa memilih pasta gigi yang diformulasikan khusus untuk ibu hamil seperti Mama’s Choice Maternity Toothpaste yang dilengkapi dengan bahan natural seperti siwak, mint, dan juga ekstra kalsium.

pasta gigi khusus ibu hamil, pasta gigi aman untuk ibu hamil

Pasta gigi ini teruji klinis aman digunakan untuk ibu hamil bebas dari bahan kimia yang berisiko seperti fluoride, SLS, serta triclosan. Jadi, Mama sudah tahu kan, kriteria pasta gigi aman untuk digunakan saat hamil?

Itulah 9 zat kimia yang perlu Mama perhatikan saat akan memilih pasta gigi aman untuk ibu hamil. Semoga tulisan ini bermanfaat ya, Ma!

Artikel terkait: Pasta Gigi Tanpa Fluoride: Kapan Masuk Akal Dipilih?

Sumber:

ntp.niehs.nih.gov

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami