Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

5 Alasan Mengapa Kita Harus Menggunakan Mouthwash

Mouthwash adalah cairan kumur yang efektif membunuh bakteri di dalam mulut. Namun, seberapa perlu kita menggunakan mouthwash setiap hari?

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 3 menit baca
Sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi di tepi wastafel

Mouthwash adalah produk perawatan gigi dan mulut yang berupa cairan kumur dengan sifat antiseptik. Fungsi mouthwash adalah untuk membersihkan area rongga mulut secara menyeluruh, termasuk sisa-sisa makanan dan kotoran yang menempel pada dinding mulut. 

Tapi, apakah penggunaan mouthwash efektif untuk digunakan sehari-hari? Benarkah menyikat gigi saja tidak cukup?

5 alasan ini wajib Mama ketahui, betapa pentingnya mouthwash untuk kesehatan mulut kita sehari-hari.

1. Mouthwash efektif untuk mengurangi plak

Mouthwash aman untuk ibu hamil.

Plak adalah salah satu penyebab terbesar kerusakan gigi dan gusi, yang disebabkan oleh penumpukkan bakteri pada sela-sela gigi dan gusi. Bakteri ini dapat memproduksi asam jika tidak dibersihkan, yang kemudian dapat menyebabkan kerusakan. 

Faktanya, saat hamil, hormon membuat mulut kita memproduksi asam lebih banyak, lho, Ma. Makanya, selama kehamilan gusi dan gigi seringkali jadi lebih sensitif, ya.

Untuk menangkal pertumbuhan bakteri sekaligus mengurangi plak gigi, mouthwash bisa jadi solusi. Terlebih lagi, tidak semua sela-sela gigi dan gusi bisa dijangkau dengan sikat gigi untuk membersihkannya.

Berkumur umumnya dianjurkan sekitar 30 detik sesuai petunjuk pada label. Perlu dicatat: obat kumur membantu mengurangi bakteri dan plak, tetapi tidak membersihkan mulut "secara menyeluruh" dan tidak menjangkau plak di sela gigi.

2. Menghindari gigi berlubang dan gusi bengkak

Mouthwash dapat mencegah gigi berlubang.

Kerusakan mulut yang disebabkan oleh plak antara lain adalah gigi berlubang, gusi bengkak (gingivitis), hingga infeksi gusi (periodontitis). Ketiganya dapat terjadi jika bakteri terus berkembang biak karena tidak dibersihkan dengan baik.

Mama bisa lebih maksimal membersihkan bakteri yang berpotensi menyebabkan masalah gigi dan gusi dengan menggunakan mouth wash. Tentunya, harus didukung dengan sikat gigi secara rutin juga, ya!

3. Membersihkan sisa-sisa makanan secara cepat

Mouthwash dapat membersihkan bakteri dalam mulut.

Tahukah Mama, salah satu sumber bakteri adalah sisa-sisa makanan yang menyelip antara gigi dan gusi?

Tak ada salahnya menggunakan cairan kumur untuk membersihkan mulut dengan cepat setelah makan. Dengan begitu, penumpukkan bakteri dan plak bisa dicegah sedini mungkin. Mulut pun akan terasa lebih bersih seusai makan.

4. Cegah bau mulut berlebihan

Mencegah bau mulut dengan obat kumur.

Selain menyebabkan kerusakan gigi, bakteri juga bisa menjadi penyebab bau mulut tak sedap. Bayangkan, betapa hal yang satu ini bisa mengganggu kenyamanan orang lain dan diri sendiri.

Mama bisa mencegah bau mulut dengan menggunakan mouthwash secara rutin. Tentunya, nafas akan jauh lebih segar dalam jangka waktu yang cukup lama. Jadi makin percaya diri, deh!

5. Mencegah mual selama kehamilan

Agar tidak mual, kondisi mulut harus segar.

Sensasi segar dari mouthwash bisa membantu mengatasi rasa mual selama kehamilan, lho, Ma. Dengan begitu, tidak perlu lagi malas atau takut menyikat gigi karena rasa mual dan ingin muntah.

Mual berpotensi menyebabkan asam di dalam mulut menjadi meningkat, sehingga risiko plak, bau mulut, hingga kerusakan gigi juga lebih besar. Untuk mencegah hal tersebut, gunakan mouth wash secara rutin 2-3 kali dalam sehari.

Mouthwash pertama untuk ibu hamil dan menyusui di Indonesia ini hadir dengan formula ringan dan segar dengan kandungan mint di dalamnya. Selain itu, produk ini juga mengandung allantoin sebagai antibakteri dan pencegah iritasi, sertaklorofil sebagai zat pewarna alami.

Selain mengandung bahan natural, produk ini juga tidak mengandung alkohol, sehingga tidak membuat bibir dan mulut menjadi kering.

Nafas lebih segar, mulut lebih sehat, gigi dan gusi pun lebih terjaga. Yuk Ma, kita wujudkan sekarang!

Cara Memakai Obat Kumur yang Benar

Yang sering keliru:

Obat kumur bukan pengganti membersihkan sela gigi. Plak di antara gigi diangkat secara mekanis oleh benang gigi atau sikat interdental, berkumur tidak menjangkaunya.

Jangan berkumur langsung setelah menyikat gigi bila memakai pasta gigi berfluoride. Berkumur segera setelahnya justru membilas fluoride yang baru menempel di email gigi. Setelah menyikat, cukup ludahkan pasta giginya tanpa berkumur air, dan pakai obat kumur di waktu yang berbeda, misalnya siang hari.

Obat kumur tidak membunuh semua bakteri di mulut, dan tidak seharusnya begitu. Mulut memiliki bakteri normal yang justru berperan menjaga keseimbangannya.

Yang paling menentukan tetap: menyikat dua kali sehari, membersihkan sela gigi, dan periksa gigi rutin.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami