Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

7 Fungsi Klorofil Pada Tumbuhan bagi Kesehatan

Klorofil adalah zat hijau daun pada tumbuhan atau sayuran. Klorofil untuk diet? Zat ini juga dapat mengurangi bau badan secara alami dari dalam tubuh.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
7 Fungsi Klorofil Pada Tumbuhan bagi Kesehatan

Klorofil adalah zat hijau daun pada tumbuhan atau sayuran. Manusia perlu mengonsumsi klorofil setiap hari melalui makanan maupun suplemen karena manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan.

Pada tumbuhan, klorofil berfungsi untuk membantu fotosintesis, yaitu proses bagaimana tumbuhan menghasilkan makanan dan energi. Nah, bagi kehidupan manusia, klorofil memiliki berbagai manfaat yang telah teruji klinis oleh para ahli. Apa saja?

7 manfaat klorofil menurut riset para ahli

manfaat klorofil untuk kesehatan

1. Mencegah kanker

Dilansir dari WebMD, klorofil adalah zat yang memiliki sifat antimutagenik yaitu zat yang dapat mencegah penyebaran gen penyebab kanker. Zat ini mampu menghambat reaksi pengikatan senyawa karsinogen atau penyebab kanker dengan DNA, sehingga pencegahan kanker dapat dioptimalkan sedini mungkin.

2. Menurunkan berat badan berlebih

Klorofil untuk diet? Masuk akal. Saat masuk ke dalam tubuh, zat hijau daun ini dapat mengikat racun serta logam yang ada di dalam tubuh untuk dikeluarkan melalui feses atau urin.

Melalui enzim yang dapat memecah sel-sel lemak dan mengubahnya menjadi energi, kolestrol dalam tubuh manusia akan jauh lebih stabil, dan tidak menimbulkan pengendapan lemak penyebab obesitas.

3. Menstabilkan darah dalam tubuh

Manfaat klorofil lainnya adalah meningkatkan kualitas sel darah merah dan menstabilkan kondisi darah. Mengapa? Karena zat ini memiliki sifat yang sama seperti hemoglobin, pigmen merah dalam darah manusia.

Perlu diluruskan: klorofil tidak terbukti mencegah atau mengobati talasemia, anemia, maupun kanker. Bukti pada manusia masih sangat terbatas, dan sebagian besar penelitiannya dilakukan di laboratorium, bukan pada orang.

4. Mengurangi bau badan

Zat ini juga dapat mengurangi bau badan secara alami dari dalam tubuh. Sebuah penelitian di Jepang menyimpulkan bahwa asupan klorofil yang cukup dalam waktu 3 minggu dapat mengurangi bau badan.

5. Mempercepat penyembuhan luka

Zat hijau ini juga memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri, sehingga sangat efektif untuk meredakan radang, luka terbuka, serta melawan infeksi bakteri yang terjadi pada kulit. Jadi, untuk Mama yang ingin menyembuhkan luka paska operasi, perbanyak konsumsi sayuran hijau, ya, Ma!

6. Mencegah bau mulut

Kandungan antibakteri dan antiinflamasi juga bisa mencegah munculnya bau tidak sedap pada mulut akibat bakteri. Zat hijau daun mampu meluruhkan bakteri dan racun tersebut sehingga bau mulut akan hilang.

7. Menjaga kesehatan gusi

Gusi yang mudah berdarah dan bengkak adalah salah satu tanda bahwa ada bakteri yang berkumpul antara gusi dan gigi. Yang terbukti mengurangi penumpukan plak adalah menyikat gigi dua kali sehari dan membersihkan sela gigi, bukan klorofil di dalam pasta giginya. Klorofil berperan sebagai pewarna alami dan penyegar, tanpa klaim mencegah gusi berdarah.

Penjelasan dan fakta mengenai gusi berdarah saat hamil, bisa Mama baca di sini, ya.

Darimana kita bisa mendapatkan asupan klorofil?

Suplemen klorofil dan manfaatnya bagi tubuh

1. Melalui konsumsi sayuran hijau

Konsumsi sayur-sayuran hijau secara rutin seperti bayam, sawi hijau, brokoli, teh hijau, daun bawang, seledri, dan lain-lain secara rutin. 

2. Suplemen

Mama juga bisa mendapatkan asupan ekstra dengan mengonsumsi suplemen klorofil. Suplemen ini tersedia dalam berbagai bentuk mulai dari pil, kapsul, hingga cair.

Akan tetapi, Mama harus konsultasi ke dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi suplemen secara rutin, ya! Karena salah dosis sedikit saja, klorofil bisa mendatangkan efek samping bagi tubuh Mama, terutama saat hamil atau menyusui.

3. Campuran zat klorofil dalam produk

Klorofil ini dijadikan sebagai bahan campuran suatu produk tertentu. Seperti halnya klorofil murni yang terdapat pada Mama’s Choice Toothpaste, yang berfungsi untuk mencegah bau mulut dan melindungi gusi agar tidak mudah berdarah selama masa kehamilan dan menyusui.

3. Campuran zat klorofil dalam produk

Selain itu, klorofil pada pasta gigi ini juga berfungsi sebagai zat pewarna alami. Jadi, sudah pasti aman karena tidak mengandung zat pewarna sintetis. Temukan keistimewaan Mama’s Choice Toothpastesekarang juga untuk mewujudkan kesehatan mulut yang tetap terjaga selama masa kehamilan.

Sekarang Mama sudah mengetahui 7 fungsi klorofil pada tumbuhan untuk kesehatan. Semoga tulisann ini bermanfaat ya, Ma!

Apa yang Benar-Benar Didukung Bukti

Klorofil sering dipasarkan dengan daftar manfaat yang panjang. Perlu jujur tentang mana yang punya dasar dan mana yang belum.

Yang punya dukungan penelitian awal: membantu mengurangi bau badan pada sebagian orang, dan klorofilin, bentuk yang dipakai dalam suplemen, menunjukkan sifat antioksidan di laboratorium.

Yang masih terbatas dan sering dilebih-lebihkan: menurunkan berat badan, "membersihkan darah", mencegah kanker, dan menyembuhkan luka lebih cepat. Sebagian besar penelitiannya dilakukan di laboratorium atau pada hewan, bukan pada manusia dalam jumlah memadai.

Yang perlu diluruskan juga: tubuh manusia tidak menggunakan klorofil untuk fotosintesis, dan klorofil tidak "menambah oksigen dalam darah". Klaim itu beredar luas dan tidak berdasar.

Sumber Alaminya

Cara paling sederhana dan paling aman mendapatkan klorofil adalah dari sayuran hijau, dan manfaatnya datang bersama serat, folat, zat besi, dan vitamin K yang tidak ada dalam suplemen.

Sumber yang mudah didapat: bayam, kangkung, sawi hijau, brokoli, daun katuk, dan peterseli. Semakin hijau pekat daunnya, semakin tinggi kandungannya.

Klorofil rusak oleh pemanasan lama. Menumis sebentar atau mengukus mempertahankan lebih banyak daripada merebus panjang.

Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Sayuran hijau jelas dianjurkan selama kehamilan, folatnya berperan langsung dalam pencegahan cacat tabung saraf.

Suplemen klorofil cair adalah cerita yang berbeda. Keamanannya selama kehamilan dan menyusui belum diteliti memadai, sehingga sebagian besar panduan menyarankan menghindarinya atau menanyakannya lebih dulu ke dokter.

Perlu diperhatikan juga bahwa vitamin K dalam jumlah besar dapat memengaruhi kerja obat pengencer darah. Bila Mama mengonsumsi obat apa pun, sampaikan sebelum menambah suplemen.

Efek Samping yang Umum

Suplemen klorofilin dapat menyebabkan tinja berwarna kehijauan, mual, kram perut, atau diare. Sebagian orang juga menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Tinja hijau setelah minum suplemen umumnya tidak berbahaya, tetapi bila disertai nyeri perut atau berlangsung setelah berhenti, itu layak diperiksakan.

Untuk bau badan selama kehamilan, langkah yang lebih sederhana biasanya lebih berpengaruh: bahan katun, mandi lebih sering saat cuaca panas, dan deodoran yang cocok, sebelum mempertimbangkan suplemen apa pun.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami