Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Ma, Ini Manfaat Penting Omega 3 untuk Ibu Menyusui

Menyusui merupakan masa paling penting bagi Mama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil di awal kehidupannya.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Ma, Ini Manfaat Penting Omega 3 untuk Ibu Menyusui

Menyusui merupakan masa paling penting bagi Mama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil di awal kehidupannya. Tidak heran jika Mama disarankan mengonsumsi banyak makanan bergizi untuk mendukung kualitas ASI. Salah satunya adalah pemberian omega 3 untuk ibu menyusui. Yuk, simak manfaat omega 3 untuk ibu menyusui di sini!

Apa itu Omega 3?

Omega 3 atau asam lemak omega 3 merupakan jenis asam lemak tidak jenuh yang didapatkan melalui makanan yang Mama konsumsi karena tidak diproduksi oleh tubuh. Kandungan ini sering juga disebut sebagai asam lemak esensial karena dibutuhkan untuk kesehatan. 

Omega 3 sendiri memiliki 3 jenis utama yaitu:

1. EPA (eicosapentaenoic acid)

Ma, Ini Manfaat Penting Omega 3 untuk Ibu Menyusui

Asam lemak omega 3 ini memiliki fungsi untuk pembentukan molekul eicosanoids yang dapat mengurangi peradangan pada tubuh serta efektif terhadap kondisi mental tertentu, terutama depresi. EPA dapat ditemukan pada ikan berlemak, makanan laut, dan minyak ikan.

2. DHA (docosahexaenoic  acid)

DHA berfungsi sebagai komponen struktural dalam membran sel, terutama sel saraf otak dan mata. Kandungan ini dapat ditemukan pada ikan berlemak, makanan laut, minyak ikan, dan ganggang.

3. ALA (alfa-linolenat acid)

Asam lemak omega 3 ALA berfungsi sebagai penambah energi. ALA bisa ditemukan pada makanan jenis nabati dengan lemak tinggi seperti biji chia, biji rami, dan kenari.

Baca juga: Manfaat DHA untuk Bayi, Apakah Membuat Anak Lebih Pintar?

Manfaat Omega 3 untuk Ibu Menyusui

Ma, Ini Manfaat Penting Omega 3 untuk Ibu Menyusui

Dari jenis asam lemak omega 3, memang EPA dan DHA yang dianggap lebih memiliki banyak manfaat bagi kesehatan termasuk untuk ibu menyusui. Sebab ada beberapa manfaat berikut yang bisa Mama dapatkan dengan mengonsumsi omega 3 selama masa menyusui.

1. Mendukung perkembangan sistem saraf & kecerdasan otak

Nutrisi omega 3 yang selama masa kehamilan, menyusui, dan masa kanak-kanan memiliki pengaruh mendasar pada perkembangan saraf secara keseluruhan. Sebab asam lemak omega 3 memiliki peran penting bagi sistem saraf pusat serta perkembangan otak sejak awal. 

Hal ini didasari dengan temuan fosfogliserida dan kolesterol yang kaya akan AA dan DHA dalam struktur otak. Studi juga menunjukkan bahwa DHA memengaruhi fungsi membran saraf dalam otak sehingga mendukung perkembangan otak yang baik sejak dini.

2. Menjaga indera penglihatan

Mengomsumsi makanan yang mengandung omega 3 selama masa kehamilan juga mendukung kesehatan indera penglihatan pada anak. Hal ini karena omega 3 berperan dalam perkembangan sistem saraf. Tidak hanya pada otak, tetapi juga pada organ mata.

3. Memengaruhi kesehatan mental anak

Sebuah penelitian melakukan uji terhadap anak-anak dari kelompok ibu menyusui dan mengonsumsi minyak ikan kod serta menyusui dan mengonsumsi minyak jagung. Hasilnya pada anak-anak dari ibu menyusui dan mengonsumsi minyak ikan memiliki skor lebih tinggi pada sebuah tes mental di usia 4 tahun. 

Inilah yang membuat peneliti percaya bahwa memenuhi kebutuhan omega 3 selama menyusui akan mendukung kesehatan mental anak. Ini juga dianggap berpengaruh terhadap perkembangan mental seiring bertambahnya usia anak. 

Baca juga: Menu Sahur untuk Ibu Menyusui Agar ASI Lebih Deras

Kebutuhan Omega 3 pada Masa Menyusui

Kebutuhan Omega 3 pada Masa Menyusui

Melihat manfaatnya, tentu Mama ingin memenuhi kebutuhan omega 3 selama menyusui. Menurut Angka Kecukupan Gizi Kemenkes tahun 2019, kebutuhan omega 3 harian ibu menyusui adalah 1,3 gr. 

Mama bisa mendapatkan omega 3 ini dengan mengonsumsi jenis ikan salmon, sarden, dan tuna. Tetapi pastikan ikan yang dikonsumsi bebas merkuri, karena dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak.

Yuk Ma, terus berikan yang terbaik untuk dukung tumbuh kembang Si Kecil! Tidak hanya dari segi nutrisi, tetapi juga memilih produk perawatan yang berkualitas untuk bayi dari Mama’s Choice!

Itulah ulasan mengenai manfaat penting omega 3 untuk ibu manyusui. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Ma!

Kebutuhan Omega 3 pada Masa Menyusui

Artikel terkait: 5 Makanan Ini Bisa Bantu Lancarkan ASI, Semuanya Enak!

Beberapa Hal yang Perlu Diperbaiki

Omega-3 bukan sepenuhnya "tidak diproduksi tubuh". Omega-3 adalah kelompok asam lemak esensial yang sebagian besar perlu diperoleh dari makanan. Jenis utamanya meliputi ALA, EPA, dan DHA. Tubuh dapat mengubah ALA menjadi EPA dan DHA, tetapi jumlahnya terbatas.

Soal EPA. EPA merupakan salah satu jenis omega-3 yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk proses inflamasi dan kesehatan mental. Menyebutnya "efektif terhadap depresi" terlalu kuat untuk bukti yang ada.

Soal DHA dan kecerdasan. DHA merupakan komponen penting dalam perkembangan otak dan sistem saraf, dan asupan DHA Mama dapat memengaruhi kadar DHA dalam ASI. Itu berbeda dari menjamin peningkatan kecerdasan anak.

Soal kesehatan mental anak. Omega-3, terutama DHA, berperan dalam perkembangan sistem saraf bayi, dan beberapa penelitian mengaitkannya dengan kesehatan mental anak dalam jangka panjang. Satu penelitian saja belum cukup untuk menyimpulkan hubungan sebab-akibat.

Soal merkuri pada ikan. Tidak tepat menyebut salmon, sarden, dan tuna "bebas merkuri", hampir semua ikan mengandung merkuri dalam jumlah tertentu.

Yang lebih tepat: pilih variasi ikan yang lebih rendah merkuri. Salmon dan sarden termasuk pilihan yang lebih rendah merkuri, sedangkan tuna perlu dibedakan berdasarkan spesiesnya, tuna kaleng jenis skipjack lebih rendah daripada tuna besar seperti bigeye, yang justru sebaiknya dihindari.

Sumber:

healthline.com

ncbi.nlm.nih.gov

pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga