Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

3 Cara Mengobati Gusi Bengkak (Radang) Benjolan pada Anak 2

Adanya benjolan di gusi tentu membuat mulut jadi tidak nyaman, apalagi kalau dialami Si Kecil. Bakteri ini mengiritasi gusi.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Batang tebu

Adanya benjolan di gusi tentu membuat mulut jadi tidak nyaman, apalagi kalau dialami Si Kecil. Yuk simak cara mengobati gusi bengkak atau radang pada anak 2 tahun berikut ini, Ma!

Gingivitis terjadi ketika bakteri di mulut membuat lapisan plak pada gigi dan di sekitar garis gusi. Bakteri ini mengiritasi gusi. Kemudian plak dapat mengeras menjadi karang gigi. Kalau dibiarkan, karang gigi dapat menarik lebih banyak bakteri –raisingchildren.net.au

Ciri-ciri Gusi Bengkak pada Si Kecil

Cara Mengobati Gusi Bengkak (Radang) Benjolan pada Anak 2 Tahun

Tidak semua gusi bengkak berarti gingivitis. Pada anak, ada beberapa penyebab yang tampilannya mirip tetapi penanganannya berbeda:

  • Gigi yang sedang tumbuh (erupsi). Gusi di atas gigi yang akan muncul sering membengkak dan memerah. Kadang terbentuk eruption cyst, benjolan lunak kebiruan berisi cairan yang biasanya pecah sendiri tanpa tindakan.
  • Trauma. Tergigit, tergores sikat gigi, tertusuk makanan keras, atau terbentur saat bermain.
  • Abses gigi. Benjolan berisi nanah di dekat pangkal gigi, biasanya sangat nyeri dan bisa disertai demam. Ini perlu penanganan dokter gigi, bukan cukup disikat lebih rajin.
  • Infeksi virus, misalnya herpetic gingivostomatitis pada anak kecil, gusi sangat merah dan nyeri, disertai sariawan di banyak tempat dan demam.
  • Sariawan (aphthous ulcer) di dekat garis gusi.
  • Efek samping obat tertentu yang membuat gusi menebal.
  • Gingivitis sendiri, yaitu peradangan gusi akibat penumpukan plak.

Karena itu, benjolan yang tidak hilang dalam satu-dua minggu, disertai demam, nyeri hebat, atau nanah, sebaiknya diperiksakan ke dokter gigi, jangan hanya diperlakukan sebagai radang gusi biasa.

Selain benjolan atau gusi bengkak pada anak, berikut ini beberapa tanda gingivitis lain yang perlu Mama perhatikan:

  • Pendarahan saat menyikat gigi.

  • Gigi pisah atau ada jarak antar gigi yang lebih besar dari normal.

  • Bau mulut terus menerus.

  • Perubahan kesejajaran pada rahang

Gusi bengkak atau benjolan dan radang gusi pada anak 2 tahun perlu segera ditangani sebelum jadi penyakit lebih serius yang disebut dengan periodontitis. Periodontitis adalah infeksi yang bisa menyebabkan kerusakan permanen pada gusi dan tulang penyangga gigi.

Kalau sudah sampai pada tahap periodontitis, gusi akan terasa sakit dan bisa menyebabkan gigi tanggal. Perlu dicatat bahwa periodontitis jarang terjadi pada anak kecil; yang umum pada usia ini adalah gingivitis, dan gingivitis dapat pulih sepenuhnya bila plaknya dibersihkan.

Penyebab Gusi Bengkak (Radang) pada Anak 2 Tahun

Bila penyebabnya memang gingivitis, plak adalah faktor utamanya, lapisan bakteri yang menumpuk di gigi dan garis gusi. Dua hal berikut yang paling sering membuatnya menumpuk.

1. Nutrisi yang buruk

Makanan atau minuman manis seperti permen dan soda dapat memicu pembentukan karang gigi. Makanan bertepung seperti kentang goreng dan keripik juga merusak karena ada unsur asam yang masuk ke email gigi. Kekurangan vitamin B dan C juga bisa menyebabkan gusi bengkak lho, Ma.

2. Kebiasaan menyikat gigi

Jarang membersihkan gigi bisa membuat bakteri dan plak menumpuk sehingga mengiritasi gusi dan menyebabkan pembengkakan. Menyikat gigi perlu dilakukan setidaknya 2 kali sehari setelah makan dan sebelum tidur.

Baca juga: 3 Cara Mengobati Gusi Bengkak (Radang) Benjolan pada Anak 2

Cara Mengobati Gusi Bengkak (Radang) Benjolan pada Anak 2 Tahun

Berikut ini merupakan cara mengobati gusi bengkak pada Si Kecil yang dapat Mama terapkan.

1. Batasi makanan yang minim nutrisi

Batasilah makanan dan minuman yang kurang bergizi dan merusak gigi seperti yang manis-manis dan yang bertepung. Apabila Si Kecil mengonsumsi makanan tersebut, ajaklah untuk segera menyikat gigi.

2. Sikat gigi

Selain menyikat gigi dua kali sehari, pasta gigi yang digunakan serta cara menyikat juga harus benar upaya gigi bersih maksimal. Pilihlah pasta gigi yang dapat mengusir bakteri namun aman untuk anak. Sikat gigi juga jangan terlalu kasar ya, Ma. Pastikan momen menyikat gigi jadi menyenangkan bagi anak.

3. Ke dokter gigi

Kalau anak rewel karena adanya gusi bengkak atau benjolan, Mama bisa bawa Si Kecil ke dokter gigi untuk diperiksa. Namun selain itu, pemeriksaan gigi secara rutin setahun 2 kali juga perlu dilakukan walaupun anak tidak ada keluhan apa-apa.

Baca juga: Begini Cara Pasta Gigi Tanpa Fluoride Melindungi Gigi!

Pasta Gigi untuk Atasi Gusi Bengkak (Radang) Benjolan pada Anak 2 Tahun

Kini Mama tidak perlu khawatir, mengatasi gusi bengkan Si Kecil bisa dibantu Mama’s Choice Baby & Kids Toothpaste. Pasta gigi ini diformulasi khusus dengan kandungan bahan natural untuk membersihkan gigi Si Kecil dan mencegah iritasi pada gusi.

Kandungan tersebut adalah xylitol (mencegah gigi berlubang), kalsium (memilihara struktur dan mineralisasi yang sehat), calendula (antibakteri dan anti-iritasi), serta rasa yang disukai anak seperti jeruk dan stoberi. Tidak ada flouride dan sulfat karena keduanya tidak aman untuk anak. Kabar baiknya lagi, rasa jeruk dan stoberi pada pasta gigi ini terbuat dari bahan organik, jadi aman kalau tertelan Si Kecil.

Pasta gigi ini dapat digunakan oleh bayi mulai dari usia 6 bulan hingga anak usia 3 tahun ke atas. Oleskan Mama’s Choice Baby & Kids Toothpaste sebesar 1 butir beras untuk bayi usia 6 bulan ke atas dan sebesar kacang polong untuk anak usia 3 tahun ke atas untuk perlindungan gigi dan pencegahan gusi dari iritasi yang lebih optimal.

Itu dia beberapa cara mengobati gusi bengkak atau radang pada anak 2 tahun. Semoga gigi Si Kecil cepat sembuh ya, Ma.

Mama’s Choice Baby Hair and Body Wash, sampo bayi

Artikel terkait: Penyebab dan Cara Mengatasi Gigi Anak yang Rusak

Sumber:

raisingchildren.net.au

childrenswi.org

cardinalfamilydentistry.com

urmc.rochester.edu

jungleroots.com

Soal Pasta Gigi Anak

Menyikat dua kali sehari dengan takaran yang sesuai usia jauh lebih menentukan daripada jenis pasta giginya.

Bila memakai pasta gigi berfluoride, takarannya sebesar butir beras untuk anak di bawah 3 tahun dan sebesar biji kacang polong untuk usia 3–6 tahun, selalu diawasi orang tua. Fluoride bukan bahan berbahaya, AAPD justru menganjurkannya sejak gigi pertama tumbuh. Untuk anak yang belum bisa meludah, pasta gigi tanpa fluoride juga pilihan yang masuk akal, karena jumlah yang tertelan tidak perlu diperhitungkan.

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

500 ribu+ terjualBaby & Kids Toothpaste

Best seller·Oral Care

Baby & Kids Toothpaste

Rp 49.000Rp 69.000hemat 29%

4.9 · 17 ulasan

Baca juga