Skincare untuk Bayi Baru Lahir Terbaik & Urutan
Selamat atas kelahiran Si Kecil ya, Ma! Mama pasti ingin memberikan yang terbaik untuk kesehatannya. Karena itu dibutuhkan perawatan yang ekstra hati-hati.

Selamat atas kelahiran Si Kecil ya, Ma! Mama pasti ingin memberikan yang terbaik untuk kesehatannya. Namun tahukah Mama bahwa bayi baru lahir memiliki kulit yang sangat sensitif? Karena itu dibutuhkan perawatan yang ekstra hati-hati. Yuk, simak tips skincare untuk bayi baru lahir terbaik lengkap dengan urutan penggunaannya di sini!
Kini, skincare tidak hanya dibutuhkan oleh perempuan dewasa saja. Pada dasarnya, skincare adalah perawatan kulit. Jadi semua orang butuh skincare, terlebih kulit bayi yang masih sangat sensitif.
“Kulit bayi lebih rentan terhadap lingkungan daripada kulit orang dewasa, dan jika tidak dirawat dengan baik, kulit menjadi rentan terhadap kekeringan, kondisi seperti dermatitis atopik, dermatitis popok, atau bahkan infeksi.”, dikutip dari situs Community Practitioner
Urutan Skincare untuk Bayi Baru Lahir
Perawatan kulit bayi baru lahir dimulai saat mandi dengan sabun dan sampo, dilanjutkan vitamin rambut, minyak telon, krim ruam pada area popok, lalu body lotion. Urutannya mengikuti kondisi kulit sesudah mandi, saat kulit masih lembap dan paling mudah menyerap.

1. Sabun dan sampo bayi
Perawatan kulit untuk bayi dimulai saat mandi. Pastikan Mama menggunakan air hangat, ya. Selain itu, menurut American Academy of Pediatrics (AAP), memandikan bayi baru lahir tidak perlu terlalu lama dan terlalu sering. Yang terpenting area popok harus selalu bersih dan kering.
“Mandi tiga kali seminggu selama tahun pertama bayi mungkin sudah cukup. Mandi lebih sering dapat mengeringkan kulit bayi.”, AAP
Gunakan sabun dan sampo bayi dengan bahan alami serta mampu menjaga kelembaban juga elastisitas kulit Si Kecil. Kandungan lavender dan chamomile di dalamnya mampu menutrisi kulit serta memberikan sensasi rileks setelah mandi.
2. Vitamin Rambut
Setelah mandi, oleskan hair lotion khusus bayi ke kulit kepala lalu pijat dengan lembut. Pilih merk yang terbaik untuk Si Kecil, seperti Mama’s Choice Baby Hair Vitamin Lotion. Produk ini merupakan hair lotion bayi pertama yang memiliki kandungan multivitamin lho.
Di dalam setiap tetesnya, terdapat kandungan alami sweet almond, chamomile, candlenut, dan organic aloe vera. Perpaduan keempatnya ampuh menutrisi, membuat rambut jadi lebih lebat, dan mengurangi kerak di kepala Si Kecil.
Baca juga: Ini Manfaat & Cara Menggunakan Baby Hair Lotion
3. Minyak telon
Urutan skincare bayi selanjutnya adalah minyak telon. Oleskan telon ke badan dan telapak kaki bayi. Hal ini penting untuk melindungi kulit sekaligus menjaga supaya suhu tubuhnya tetap hangat. Sambil memberi minyak telon, lakukan pijat I Love You supaya bayi merasa rileks. Caranya adalah dengan memijat membentuk inisial I, L dan U pada bagian perut bayi. Selain rileks, pijatan ini juga bisa mencegah perut bayi kembung dan kolik, lho.

Baca juga: Jenis Minyak Telon yang Aman untuk Bayi Kulit Sensitif
4. Rash cream
Setelah minyak telon, oleskan krim atau salep di area yang rentan terkena ruam atau biang keringat, misalnya di area popok dan wajah Si Kecil. Walaupun kulit bayi masih baik-baik saja, namun Mama tetap perlu mengoleskan krim ini untuk mencegah munculnya ruam. Setelah selesai, pakaikan popok dan baju bayi.
Mama’s Choice Baby Rash Cream bisa menjadi pilihan Mama dalam mengatasi ruam popok Si Kecil. Diformulasikan khusus untuk kulit sensitif bayi dengan bahan-bahan alami. Krim ini juga bisa digunakan untuk mengatasi biang keringat pada balita, Ma.
Baca juga: Ciri Ciri Ruam Popok Karena Jamur & Cara Mengatasi
5. Body Lotion
Langkah terakhir adalah memberikan baby lotion ke seluruh tubuh Si Kecil. Pilih baby lotion yang mengandung bahan alami seperti avocado, olive dan multivitamin terutama vitamin C, E, B3, B5.
Kabar baiknya, semua kandungan tersebut ada di Mama’s Choice Baby Skin Vitamin Lotion. Hanya dalam seminggu pemakaian, kulit bayi jadi lebih lembut, dan bekas luka gigitan nyamuk bisa memudar. Sebab produk ini bekerja efektif memperbaiki skin barrier kulit Si Kecil.
Baca juga: Fungsi Baby Lotion untuk Kulit Bayi
Skincare Aman untuk Bayi
Selain urutan skincare bayi, Mama juga perlu memperhatikan pilihan produk yang akan digunakan. Sebab ada beberapa kandungan yang berpotensi memicu alergi dan iritasi, ada juga yang dapat terserap kulit dan mengganggu hormon bayi. Jadi, skincare bayi yang terbaik sebaiknya tidak mengandung bahan di bawah ini:
-
Fragrance (parfum atau pewangi)
-
Paraben
-
Phthalates
-
Sulfat (SLS)
-
Baby Rash Cream
Mama’s Choice merupakan pilihan terbaik karena dibuat dari 100% bahan alami yang aman bagi kulit bayi dan tidak mengandung toksin. Setiap produk Mama’s Choice juga sudah terdaftar di BPOM dan mendapatkan sertifikasi Halal dari MUI lho. Yuk, masukkan ke keranjang oranye dan check-out untuk segera mendapatkan manfaatnya!
Itu dia urutan penggunaan skincare untuk bayi baru lahir. Semoga kulit Si Kecil selalu lembut dan menggemaskan ya, Ma.
Artikel terkait: 7 Produk Perawatan Bayi Newborn yang Wajib Ada di Rumah
Sumber:
Bathing Your Baby, HealthyChildren.org. (2020, March 3). HealthyChildren.org. Retrieved October 19, 2021, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/bathing-skin-care/Pages/Bathing-Your-Newborn.aspx
Prasetyo, D. (2020, September 10). Ini 5 Manfaat Pijat I Love You untuk Bayi. POPMAMA.com. Retrieved October 19, 2022, from https://www.popmama.com/baby/7-12-months/fx-dimas-prasetyo/manfaat-pijat-i-love-you-untuk-bayi/5
Choosing Safe Ingredients in Baby Skin Care Products. (n.d.). Healthline. Retrieved October 19, 2022, from https://www.healthline.com/health/baby/baby-skin-care-ingredients
Bathing Your Baby, HealthyChildren.org. (2020, March 3). HealthyChildren.org. Retrieved October 19, 2021, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/bathing-skin-care/Pages/Bathing-Your-Newborn.aspx
Bayi Tidak Butuh Rangkaian Lengkap
Kulit bayi baru lahir umumnya hanya membutuhkan tiga hal: pembersih lembut seperlunya, pelembap bila kulit kering, dan perlindungan dari matahari sesuai usia. Rangkaian bertahap tidak diperlukan untuk setiap bayi, dan menambah jumlah produk berarti menambah kemungkinan reaksi.
Dua hal yang perlu diluruskan:
Pijat dan tummy oil tidak terbukti mencegah kolik. Keduanya dapat menenangkan dan menjadi momen yang baik bersama Si Kecil, itu alasan yang cukup. Tetapi minyak bukan pengganti pemeriksaan untuk bayi yang menangis terus-menerus.
"Alami" tidak berarti bebas reaksi. Ekstrak tumbuhan dan minyak esensial termasuk pemicu iritasi yang cukup sering pada kulit sensitif. Uji dulu pada area kecil, dan hentikan bila kulit memerah.
Periksakan bayi yang menangis terus-menerus bila disertai demam pada usia di bawah 3 bulan, muntah berulang atau berwarna hijau, darah pada tinja, berat badan tidak naik, tubuh terkulai, atau tangisan yang terdengar berbeda dari biasanya.
Sumber
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.





