Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Bolehkah Ibu Pakai Koyo Saat Hamil?

Koyo sering menjadi penyelamat ketika badan terasa pegal atau ada otot yang nyeri. Namun, boleh tidak ya Mama pakai koyo saat hamil?

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 3 menit baca
Ibu hamil menimbang pilihan

Koyo sering menjadi penyelamat ketika badan terasa pegal atau ada otot yang nyeri. Namun, boleh tidak ya Mama pakai koyo saat hamil? Yuk temukan penjelasannya di sini!

Menurut American Pregnancy Association, sekitar 50-70% ibu hamil merasakan pegal-pegal di area punggungnya. Ini bisa terjadi karena beberapa faktor, mulai dari peningkatan hormon, penambahan berat badan, hingga stress.

Ibu hamil umumnya disarankan untuk menghindari kontak yang terlalu lama dengan panas seperti pemandian air panas atau sauna. Mengutip dari Healthline, peningkatan suhu tubuh dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko cacat lahir atau keguguran. Lalu bagaimana dengan koyo?

Amankah Pakai Koyo Saat Hamil?

pakai koyo saat hamil

Koyo biasanya memiliki bahan utama berupa metil salisilat dan mentol. Saat ditempelkan ke kulit, kedua bahan itu langsung diserap ke dalam tubuh dan memberikan sensasi panas yang menenangkan. Terapi panas membuat pembuluh darah terbuka dan meningkatkan pasokan darah, sehingga dapat meredakan nyeri pada otot, tendon dan ligamen.

Ma, aman atau tidaknya pakai koyo saat hamil masih jadi perdebatan di kalangan dokter. Kemungkinan yang mengkhawatirkan, bahan-bahan koyo menyerap ke dalam aliran darah dan masuk ke janin.

Kandungan metil salisilat menjadi perhatian, karena salisilat juga ditemukan pada aspirin. Namun salisilat dianggap aman digunakan dalam batas wajar. Sementara itu, tidak ada penelitian yang cukup banyak untuk memastikan keamanan penggunaan koyo dalam jumlah besar untuk ibu hamil.

Karena itu, ibu hamil boleh saja pakai koyo saat merasa sakit di punggung atau kram otot. Tapi hindari menggunakan koyo di bagian perut. Sebab kalau Mama merasa tidak nyaman di bagian perut, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter, jangan mengatasinya dengan koyo.

Koyo masih aman dipakai di punggung, pinggul, atau bagian tubuh lainnya kecuali perut. Tidak seperti di pemandian air panas atau sauna, sensasi panas dari koyo hanya terisolasi di satu bagian tubuh, sehingga tidak membahayakan janin.

Baca juga: 8 Cara Alami Mengatasi Kaki Pegal Saat Hamil Besar

Tips Atasi Pegal atau Nyeri Otot Saat Hamil

Kalau Mama masih merasa takut pakai koyo saat hamil, jangan khawatir. Ada banyak cara yang bisa Mama lakukan untuk atasi pegal atau nyeri otot, kok. Berikut ini beberapa tips mengatasi pegal atau nyeri otot tanpa menggunakan koyo.

1. Olahraga

yoga untuk ibu hamil - Mama

Lakukanlah olahraga ringan untuk ibu hamil seperti yoga, jalan santai atau berenang. Dengan membiasakan tubuh banyak bergerak, sakit pinggang atau nyeri otot bisa perlahan berkurang.

2. Gunakan alas kaki yang nyaman

Tanpa sadar, pemilihan alas kaki juga berpotensi membuat otot jadi nyeri lho. Pakailah sepatu atau sandal yang datar dan tidak licin supaya Mama tidak mudah pegal saat banyak berjalan.

3. Pijat dengan herbal oil

Mimijat area yang nyeri atau pegal dengan herbal oil bisa jadi solusi pengganti koyo. Sebab herbal oil memiliki kandungan yang lebih aman untuk ibu hamil. Ketika dipadukan dengan pijatan lembut, hasilnya bisa mengurangi rasa nyeri.

Baca juga: Minyak Pijat untuk Ibu Hamil: Manfaat, Tips Memilih, & Kriteria yang Aman

Minyak untuk Membantu Pijat Meredakan Pegal

Sebagai pengganti koyo, pijat lembut dengan minyak yang aman untuk kehamilan lebih masuk akal. Mama’s Choice Stretch Mark Oil berbasis minyak nabati ringan dan bisa dipakai untuk memijat area punggung, pinggang, dan kaki yang terasa pegal.

Cara pakainya mudah: tuang secukupnya ke telapak tangan, lalu pijat perlahan dengan gerakan memutar. Hindari memijat area perut secara khusus untuk mengubah posisi bayi.

Apalagi kalau dipijat oleh orang tersayang seperti suami. Wah, tidak hanya nyeri otot yang hilang, hati juga pasti jadi tenang!

Itu dia penjelasan tentang bolehkah pakai koyo saat hamil. Semoga bermanfaat ya, Ma!

Mama’s Choice Stretch Mark Oil

Artikel terkait: Cara Mengatasi Pegal-pegal Saat Menyusui Sumber:

americanpregnancy.org

healthline.com

healthline.com

Yang Menentukan Keamanan Koyo

Keamanan sebuah koyo ditentukan oleh bahan aktif di dalamnya, bukan oleh ukurannya. Banyak koyo pereda nyeri mengandung metil salisilat, turunan salisilat yang dapat diserap melalui kulit, dan penggunaannya selama kehamilan perlu diperhatikan, terutama pada area luas atau pemakaian berulang. Sebagian koyo juga menghasilkan panas, yang menambah penyerapan.

Baca komposisinya, dan tanyakan ke bidan atau dokter sebelum memakainya selama kehamilan.

Satu catatan lagi: minyak berbahan alami juga bukan otomatis aman untuk kehamilan. Tidak adanya paraben atau pewangi tidak menyatakan apa pun tentang minyak esensial di dalamnya. Uji dulu di area kecil, dan hentikan bila muncul reaksi.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga