Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Ibu Hamil Vaksin Covid-19

Pemerintah Indonesia tengah mengadakan proses vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Lalu, apakah manfaat ibu hamil vaksin Covid-19?

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Ibu hamil beraktivitas di rumah pada siang hari

Pemerintah Indonesia tengah mengadakan proses vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Tidak hanya tenaga kesehatan, kini masyarakat umum bahkan ibu hamil sebaiknya segera melakukan vaksinasi. Lalu, apakah manfaat ibu hamil vaksin Covid-19? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!

Anjuran dan Manfaat Ibu Hamil Vaksin Covid-19

Program vaksinasi Nasional memanglah bukan hal mudah yang dilakukan di Indonesia. Apalagi ada kekhawatiran terhadap efek samping vaksin bagi pada kehamilan. Namun, memperbanyak literasi dan riset dapat mengenyahkan ketakutan seputar vaksinasi, lho.

Menurut Dr. Soumya Swaminathan, WHO Chief Scientist, pemberian vaksin menjadi penting mengingat ibu hamil termasuk dalam kelompok yang berisiko tinggi terhadap covid-19. Tentunya pemberian vaksin terhadap ibu hamil sudah disesuaikan agar lebih banyak memberikan benefit bagi kehamilan, dibandingkan risiko. 

Dr. Soumya pun menerangkan, platform yang digunakan untuk vaksin adalah platform mRNA, atau virus yang tidak aktif. Tidak satupun dari platform tersebut membuat virus menjadi hidup dan berkembang biak di dalam tubuh. Ini juga yang membuat Food and Drug Administration (FDA)mengesahkan pemberian vaksin covid-19 pada ibu hamil.

Di Indonesia sendiri, pemberian vaksin pada ibu hamil juga sudah direkomendasikan oleh Perkumpulan Obstertri dan Ginekologi Indonesia atau POGI. Rekomendasi ini bahkan mendapat dukungan dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’aruf Amin dan Menteri Kesehatan RI.

Pemberian vaksin covid-19 selama masa kehamilan rupanya dapat melindungi Mama dari risiko komplikasi yang parah akibat terpapar virus corona. 

Efek Samping Vaksin Covid-19 Terhadap Ibu Hamil

Seperti vaksin lain pada umumnya, diakui POGI bahwa vaksin Covid-19 juga dapat menimbulkan efek samping bagi ibu hamil. Efek samping lokal yang dilaporkan pada kelompok vaksin dan placebo adalah sebagai berikut:

  • Nyeri

  • Indurasi

  • Kemerahan

  • Pembengkakan

Sedangkan, efek samping sistemik yang dilaporkan adalah sebagai berikut:

  • Myalgia (Nyeri otot)

  • Fatigue (Kelelahan berlebihan)

  • Demam

Meski demikian, efek samping ini tidak membahayakan kesehatan. Ibu hamil yang mengalami efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah vaksinasi Covid-19 dianjurkan untuk segera melapor kepada fasilitas layanan kesehatan, agar dapat segera dilakukan penanganan yang tepat.

Apa Risiko Jika Terpapar Covid-19 Bagi Ibu Hamil?

Meski efek samping vaksin kurang menyenangkan, menderita Covid-19 jauh lebih tidak menyenangkan.

Mama sebaiknya tidak meremehkan dampak Covid-19 terhadap kehamilan, sebab penyakit ini tak sama dengan flu biasa. Ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 biasanya membutuhkan penanganan yang lebih khusus karena potensi komplikasi yang ditimbulkannya.

Misalnya saja risiko saturasi oksigen rendah yang mengharuskan ibu hamil mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan. Atau, terjadinya demam tinggi maupun pengentalan darah akibat Covid-19 yang bisa merugikan kehamilan dan menghambat asupan nutrisi janin.

Tak hanya itu, ibu hamil dengan gejala berat Covid-19 ditemukan memiliki risiko tinggi mengalami persalinan prematur. Apalagi jika ibu hamil berusia 35 tahun atau lebih, serta memiliki penyakit komorbid seperti diabetes atau hipertensi. Obat Covid-19 pun bersifat keras sehingga tidak semuanya dapat sembarang diberikan pada ibu hamil.

Inilah risiko serius bagi ibu hamil jika terpapar virus Covid-19. Karena itu, lebih baik mencegah daripada mengobati ya, Ma!

Baca juga: Mama, Ini 15 Hal yang Bisa Membuat Kehamilan Anda Jadi Bahagia

Jenis Vaksin Covid-19 yang Aman untuk Ibu Hamil

Manfaat Ibu Hamil Vaksin Covid-19

Sementara ini, terdapat anjuran untuk ibu hamil di Tanah Air untuk menggunakan vaksin Sinovac-CoronaVac. Masyarakat luas juga mendapatkan jenis vaksin ini dalam program vaksinasi Nasional selain vaksin AstraZeneca dan Sinopharm. 

Menurut WHO, dalam studi toksikologi perkembangan dan reproduksi (DART) pada hewan, vaksin tersebut sejauh ini tak menunjukkan efek berbahaya dalam kehamilan. Selain itu, vaksin ini merupakan jenis inaktif yang kerap digunakan pada banyak vaksin lain dengan tingkat keamanan yang baik, termasuk pada ibu hamil. 

Inilah yang membuat vaksin sinovac dapat menjadi aman dan efektif bagi ibu hamil. CDC juga menyampaikan vaksin Covid-19 lainnya seperti Moderna, Pfizer-BioNTech, atau Johnson & Johnson masih perlu dilakukan peninjauan dan uji klinis lengkap dari ibu hamil yang menerima vaksin. Mari menunggu perkembangan selanjutnya.

Tips Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil

Pemberian vaksin kepada ibu hamil memerlukan pengawasan yang ketat dari dokter. Karena itu, jangan lupa untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum vaksinasi.

Lalu, pastikan tubuh dalam keadaan 100% fit saat hendak menerima vaksin. Jika kondisi tubuh dan janin sehat, serta sudah mendapat izin dari dokter, jangan ragu untuk vaksin ya Ma!

Setelah vaksin, jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Sekalipun tidak bepergian, Mama harus tetap waspada terhadap orang maupun paket yang sering keluar-masuk rumah. Selain itu, selalu jaga kebersihan lingkungan rumah dan tangan Mama dengan produk pembersih yang aman untuk ibu hamil dari Mama’s Choice.

Tips Vaksin Covid-19 untuk Ibu HamilPerlindungan aman terhadap kuman | Photo by Mama @aldilafadila

Bagaimana, sudah jelas dong tentang manfaat vaksin Covid-19 bagi ibu hamil dan kandungan? Apapun pilihan Mama, kami percaya bahwa Mama telah memilih yang terbaik untuk kesehatan diri dan sang buah hati.

Tips Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil

Artikel terkait: Yuk! Simak Tanya Jawab Seputar Virus COVID-19 Pada Ibu

Yang Perlu Diperbarui

Kenapa dianjurkan. Ibu hamil memiliki risiko lebih tinggi mengalami COVID-19 berat. WHO merekomendasikan satu dosis vaksin COVID-19 pada setiap kehamilan untuk membantu melindungi ibu dan bayi.

Soal jenis vaksinnya. Vaksin mRNA dan vaksin virus tidak aktif adalah dua hal yang berbeda, dan sering tertukar. Yang benar: vaksin COVID-19 tidak menggunakan virus hidup yang dapat berkembang biak di dalam tubuh. Sebagian memakai teknologi mRNA, sebagian lain memakai platform seperti protein-based atau virus yang dinonaktifkan.

Vaksin COVID-19 tidak mengandung SARS-CoV-2 hidup yang dapat menyebabkan infeksi COVID-19.

Soal rekomendasinya. WHO saat ini secara eksplisit menyatakan vaksin COVID-19 dapat diberikan pada kehamilan dan aman. Pernyataan lama bahwa Moderna, Pfizer-BioNTech, atau Johnson & Johnson "masih perlu uji klinis lengkap pada ibu hamil" sudah tidak berlaku, kini beberapa platform, termasuk mRNA (Pfizer, Moderna) dan virus tidak aktif (misalnya Sinovac), sudah dipakai pada kehamilan.

Soal efek samping. Efek samping setelah vaksinasi umumnya ringan hingga sedang dan bersifat sementara, nyeri di area suntikan, lelah, demam ringan, atau nyeri otot selama satu hingga dua hari.

Soal risiko COVID-19 saat hamil. COVID-19 selama kehamilan dapat meningkatkan risiko tertentu, seperti penggumpalan darah pada pembuluh vena, kelahiran prematur, preeklamsia, hipertensi gestasional, dan beberapa komplikasi lain.

Waktu dan jenis vaksin mengikuti pedoman terbaru setempat serta keputusan bersama tenaga kesehatan.

Sumber:

apps.who.int

cdc.gov

hopkinsmedicine.org

who.int

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami