Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Bolehkah Ibu Tetap Menyusui Bayi Saat Covid?

Ma, pandemi covid yang masih terjadi di Tanah Air memang cukup membuat resah. Apalagi jika Mama hendak atau sudah melahirkan.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Ibu menyusui bersama bayinya di rumah

Ma, pandemi covid yang masih terjadi di Tanah Air memang cukup membuat resah. Apalagi jika Mama hendak atau sudah melahirkan. Tentu Mama juga bertanya-tanya keamanan untuk memberikan ASI kepada Si Kecil jika positif covid-19. Yuk, simak ulasan tentang bolehkah ibu tetap menyusui bayi saat covid berikut ini!

Pentingnya ASI untuk Si Kecil

Seperti yang Mama tahu, menyusui adalah landasan penting bagi kehidupan bayi dan anak, nutrisi dan perkembangan, serta kesehatan ibu. Bahkan WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan pemberian ASI secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan. 

Selanjutnya pemenuhan nutrisi dapat dilanjutkan dengan pemberian ASI dan makanan pendamping ASI yang tepat hingga 2 tahun dan seterusnya. 

Bagaimana Dengan Ibu yang Positif Covid-19, Apakah Dapat Menyusui?

Ibu menyusui harus mendapatkan konseling mengenai manfaat menyusui secara substansial lebih besar daripada potensi risiko penularan virus. Bahkan, setelah melahirkan, ibu dan bayi sebaiknya tetap bersama dalam satu ruangan sepanjang waktu untuk mempraktikkan kontak kulit ke kulit, termasuk perawatan metode kanguru, WHO

Memang kondisi pandemi virus covid-19 yang mudah menyebar menyebabkan kekhawatiran Mama dalam memberikan ASI kepada Si Kecil. Apakah Mama yang positif SARS-CoV-2 dapat menularkan virus kepada anak melalui aktivitas menyusui?

Untuk masalah tersebut, WHO merekomendasikan ibu yang diduga atau dikonfirmasi covid-19 untuk memulai atau melanjutkan menyusui. 

Bolehkah Ibu Tetap Menyusui Bayi Saat Covid?

Bukan tidak mungkin virus covid-19 dapat menular melalui ASI dan menyebabkan infeksi pada bayi. Tetapi sebagian besar informasi dari hasil penelitian menunjukkan keamanan memberikan ASI kepada bayi ketika Mama terkonfirmasi positif covid-19. 

Bahkan ibu yang terkena virus sesaat sebelum melahirkan dan mulai menyusui, serta yang terinfeksi saat menyusui akan menghasilkan faktor kekebalan atau antibodi dalam ASI lho. Hal ini akan melindungi bayi Mama dan meningkatkan respons kekebalan tubuh bayi itu sendiri.

Apalagi mengingat pentingnya ASI, terutama dalam melindungi bayi dari infeksi pada telinga, paru-paru, dan sistem pencernaan. Maka dari itu, menyusui merupakan cara terbaik untuk melawan virus dan melindungi bayi Mama. 

Baca juga: Ibu Hamil Vaksin Covid-19, Lebih Besar Manfaat atau Risikonya?

Aturan Menyusui pada Ibu Positif Covid-19

Dikutip dari situs resmi UNICEF, walaupun diperbolehkan, ternyata ibu yang positif covid-19 dan hendak menyusui Si Kecil perlu melakukan konsultasi dengan dokter. Dan jika sudah disetujui, Mama harus memerhatikan beberapa hal berikut ini saat hendak menyusui bayi:

  • Memakai masker saat menyusui.

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyentuh bayi.

  • Membersihkan dan disinfeksi permukaan benda yang berada di dalam kamar Mama secara teratur.

Jika selama menyusui Mama yang positif covid-19 mengalami gejala demam, batuk, atau kesulitan bernapas, Mama perlu mencari perawatan medis sejak dini dan mengikuti instruksi dari pelayanan kesehatan. 

Jika Mama merasa tidak terlalu sehat untuk menyusui atau ada komplikasi lainnya, pemberian ASI dapat dilakukan dengan cara memerah ASI atau menerima donor ASI.

Memerah ASI Lebih Mudah

Agar lebih mudah dalam memerah ASI, Mama dapat menggunakan Mama’s Choice Single & Handy Electric Breast Pump. Pastikan Mama membersihkan Mama’s Choice Single & Handy Electric Breast Pump sebelum dan sesudah menggunakannya. Lalu Mama bisa menggunakan cangkir dan sendok untuk memberi ASI perah. 

Pemberian ASI perah bisa Mama lakukan sendiri atau meminta tolong anggota keluarga lain yang tidak terinfeksi. Walaupun begitu, tetap pastikan pemberi ASI untuk menggunakan masker, mencuci tangan, dan membersihkan peralatan yang digunakan dalam memberikan ASI. Hal ini penting untuk menjaga bayi tetap sehat dan aman ya Ma!

Jadi, tetap usahakan menyusui Si Kecil ya Ma walaupun positif covid. Untuk Mama yang tidak terindikasi covid, tetap jaga kesehatan ya! Jangan lupa jika memungkinkan lakukan vaksin untuk perlindungan tubuh yang lebih kuat dari virus corona.

Itulah ulasan mengenai ibu yang menyusui saat sedang positif covid. Semoga Mama tidak bingung lagi, ya. Selamat mengASIhi, Ma!

Artikel terkait: Yuk! Simak Tanya Jawab Seputar Virus COVID-19 Pada Ibu

Yang Perlu Diluruskan

ASI bukan sumber penularan. Bukti saat ini menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 tidak menular melalui ASI. Yang menularkan adalah partikel pernapasan saat kontak dekat, jadi yang perlu dijaga adalah cara kontaknya, bukan ASI-nya.

Antibodi dalam ASI membantu, tetapi tidak menjamin. ASI mengandung faktor kekebalan yang dapat membantu melindungi bayi, tetapi tidak menjamin bayi terhindar dari COVID-19. Menyusui juga bukan pengobatan COVID-19.

Tidak perlu menunggu izin dokter untuk melanjutkan menyusui. Bila kondisi memungkinkan, Mama dapat melanjutkan menyusui dengan langkah pencegahan. Menghentikan menyusui sementara sambil menunggu persetujuan justru tidak dianjurkan. Jika Mama terlalu sakit untuk menyusui langsung, ASI dapat diperah dan diberikan oleh pengasuh yang sehat. Konsultasikan bila Mama membutuhkan penanganan medis atau bantuan menyusui.

Langkah Pencegahan Saat Menyusui

  • Cuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh bayi dan sebelum memerah

  • Bersihkan perlengkapan memerah dan botol setiap selesai dipakai

  • Perbaiki ventilasi ruangan: buka jendela bila memungkinkan

  • Pertimbangkan memakai masker saat kontak dekat dengan bayi

Jangan pakaikan masker pada anak di bawah usia 2 tahun. Masker berisiko menutup jalan napas pada usia ini, dan bayi belum bisa melepasnya sendiri.

Sumber:

www.who.int

www.acog.org

www.unicef.org

www.unicef.org

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Electric Breast Pump

Breast Pumps

Electric Breast Pump

Rp 299.000Rp 459.000hemat 35%

★ 4.8 · 12 ulasan

Baca juga

Tanya kami