Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Waktu yang Tepat untuk Ibu Hamil Memulai Yoga

Kapan prenatal yoga boleh dimulai, manfaat yang benar-benar didukung bukti, dan modifikasi posisi yang diperlukan untuk menjaga keamanan Mama dan janin.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Waktu yang Tepat untuk Ibu Hamil Memulai Yoga

Setiap ibu hamil memiliki level aktivitasnya masing-masing. Ada Mama yang memutuskan berhenti bekerja dan berolahraga saat mengetahui kehamilan, ada pula yang masih melanjutkan aktivitasnya seperti biasa. Tapi Ma, sebenarnya olahraga bermanfaat bagi ibu hamil lho, seperti yoga.

Tapi kami paham, ada beberapa dari Mama yang masih merasa belum siap dengan perubahan serta masalah saat kehamilan sehingga hal ini dapat menyebabkan kelelahan secara fisik dan mental. Nggak apa-apa Ma! Mama masih bisa mengatasi hal tersebut dengan beberapa terapi contohnya yoga untuk ibu hamil.

Manfaat Yoga untuk Ibu Hamil

yoga untuk ibu hamil

Sebuah kutipan dariamericanpregnancy.org, yoga untuk ibu hamil atau disebut juga sebagai prenatal yoga merupakan cara terbaik untuk menjaga pikiran serta tubuh Mama tetap sehat saat masa kehamilan, meningkatkan kekuatan, dan fleksibilitas. Yoga untuk ibu hamil juga dapat membantu Mama untuk melatih teknik pernapasan dan menambah relaksasi sebagai bekal yang baik untuk menghadapi proses persalinan yang lebih nyaman.

Kapan Waktu yang Tepat Memulai Yoga untuk Ibu Hamil?

Jawabannya : Tergantung dengan kondisi kehamilan serta kesehatan Mama.

Kesimpulan ini kami kutip dari website resmiprenatalyogacenter.com, yang mengatakan bahwa setiap pelatih Yoga memiliki alasan masing-masing mengenai penentuan kapan waktu yang aman untuk mencoba prenatal Yoga.

Mama dengan kehamilan sehat dan tanpa komplikasi umumnya dapat memulai aktivitas fisik selama kehamilan, termasuk prenatal yoga, setelah berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Intensitas dan pilihan gerakannya perlu disesuaikan dengan kondisi kehamilan, bukan dengan target kelenturan.

Bicarakan lebih dulu bila Mama punya riwayat kelahiran prematur, perdarahan, plasenta previa, serviks lemah, preeklampsia, anemia berat, penyakit jantung atau paru, atau sedang mengandung bayi kembar.

Hentikan dan hubungi tenaga kesehatan bila muncul perdarahan, cairan merembes dari jalan lahir, kontraksi teratur, nyeri dada, sesak napas, pusing hebat, nyeri kepala, nyeri atau bengkak betis, atau gerakan janin berkurang.

Setelah Mama mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan prenatal Yoga, berikut informasi yang dikutip darimayoclinic.org mengenai perubahan positif yang akan tubuh Mama rasakan saat rutin berlatih Yoga.

1. Pernapasan

Saat sesi latihan Yoga untuk ibu hamil, Mama harus fokus pada pengaturan keluar dan masuknya napas. Berlatih pernapasan secara rutin dengan prenatal Yoga dapat membantu Mama mengelola napas untuk menghindari sesak napas saat kehamilan juga saat mengalami kontraksi selama persalinan.

2. Peregangan Otot

Berlatih Yoga untuk ibu hamil juga dapat bermanfaat untuk meregangkan otot Mama agar tidak kaku. Meregangkan otot leher dan lengan dengan lembut bisa mengurangi nyeri persendian yang kerap muncul pada ibu hamil.

3. Postur

manfaat yoga untuk ibu hamil

Variasi gerakan Yoga untuk ibu hamil seperti berdiri, duduk, atau berbaring di lantai dengan transisi yang halus dan lembut akan meningkatkan tingkat fleksibilitas, kekuatan, dan keseimbangan Mama. Perbaikan postur juga bisa Mama rasakan ketika rutin melakukan Yoga. Apabila kurang nyaman, mintalah instruktur Yoga Mama untuk merekomendasikan alat pendukung pada gerakan yang sulit dilakukan, bisa seperti bantal, selimut, atau belts.

4. Relaksasi

Sama seperti Yoga pada umumnya, Yoga untuk ibu hamil juga bermanfaat meningkatkan rasa rileks. Pada akhir sesi biasanya ada gerakan relaksasi seperti Savasana.

Satu penyesuaian penting: setelah usia kehamilan sekitar 20 minggu, hindari berbaring telentang dalam waktu lama. Rahim yang membesar menekan pembuluh darah besar dan dapat membuat Mama pusing atau mual. Mintalah modifikasi, berbaring miring ke samping dengan bantal penyangga, atau posisi setengah duduk yang disangga.

Tidak jarang para instruktur Yoga akan memasangkan lagu-lagu yang dapat membuat Mama merasa santai, untuk mengelola pikiran dengan sugesti yang positif. Semua rangkaian tersebut dapat mewujudkan ketenangan batin Mama.

Jika Ibu Hamil Mengalami Nyeri Otot Setelah Yoga

Ternyata lengkap juga ya, Ma manfaat Yoga untuk ibu hamil! Untuk Mama yang baru pertama kali melakukan Yoga, mungkin badan Mama akan sakit keesokan harinya karena otot dan sendi belum terbiasa. 

Untuk penanganan di rumah, Mama perlu mengoleskan minyak sembari memijat pelan otot yang tegang sehabis berolahraga. Pastikan cari yang tidak punya efek samping pada tubuh Mama, juga perkembangan bayi dalam perut.

Baca juga: Kandungan di Minyak Pijat yang Mama Wajib Hindari

Rangkaian produk dari Mama’s Choice akan menjawab keluhan Mama saat masa hamil atau menyusui. Kami berkomitmen menjaga mutu produk yang aman dan alami ibu hamil dan juga menyusui. Memberikan inovasi produk-produk yang melewati tahapan uji klinis dari laboratorium kami. Dengan standar teknologi yang tinggi, sudah dipastikan semua produk Mama’s Choice Hypoallergenicalias tidak menimbulkan iritasi.

Jika Ibu Hamil Mengalami Nyeri Otot Setelah Yoga

  • Minyak zaitun berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh dan meremajakan tekstur kulit Mama

  • Grapeseed (minyak biji anggur) dengan aroma yang segar sehingga membangkitkan suasana hati Mama agar lebih berenergi sepanjang hari

  • Cajuput (kayu putih), bermanfaat untuk mengobati masalah pada sistem pernapasan serta meredakan nyeri otot dan sendi.

  • Kandungan 100% dari minyak esensial alami tanpa pewangi, dan pewarna buatan

  • Teruji klinis Dermatologis tanpa efek samping iritasi

  • Halal

  • Terdaftar resmi BPOM

Biasanya terdapat dalam koyo atau krim pijat.

Seperti sahabat dekat, Mama’s Choice ingin selalu menemani Mama setiap saat.

Rangkaian produk Mama’s Choice untuk ibu hamil

Catatan: "hypoallergenic" tidak berarti bebas iritasi. FDA mencatat istilah ini tidak punya definisi baku dan tidak diatur, sehingga reaksi tetap mungkin terjadi pada siapa pun. Minyak alami juga bukan tanpa risiko. Minyak esensial termasuk pemicu iritasi yang cukup sering pada kulit sensitif.

Soal metil salisilat (yang memberi aroma hangat pada sebagian minyak urut): kekhawatirannya nyata tetapi bergantung pada dosis dan cara pakai. Yang menjadi perhatian adalah pemakaian dalam jumlah besar, di area luas, berulang, atau di bawah penutup, terutama pada trimester ketiga. Pemakaian tipis sesekali pada area kecil bukan hal yang sama, dan tidak dapat dinyatakan pasti menyebabkan gangguan janin atau perdarahan saat melahirkan. Bila ragu, tanyakan pada bidan atau dokter, dan pilih minyak tanpa metil salisilat selama kehamilan.

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga