Waspada 4 Penyakit Mengintai Bayi di Musim Hujan!
Di musim hujan, kuman & bakteri berkembang cepat akibat udara lembap, sehingga mudah menyebabkan penyakit pada bayi. Simak cara mencegahnya!

Saat bulan Oktober, Maret tiba, musim hujan melanda hampir di seluruh wilayah Indonesia. Untuk para Mama yang baru melahirkan di masa ini, perlu lebih waspada. Karena dalam kondisi lembap di musim hujan, virus dan bakteri mudah menyebar dan berkembang biak sehingga mengakibatkan penyakit pada bayi.
Cegah Penyakit Pada Bayi Baru Lahir
Melahirkan saat musim hujan memiliki tantangannya sendiri. Saat mau menjemur bayi, eh matahari tertutup awan atau malah hujan seharian. Udara pun terasa lembap dan hawa menjadi dingin. Ada beberapa masalah kesehatan yang kerap mengintai bayi yang baru lahir pada musim hujan seperti:
-
Flu
-
Alergi
-
Infeksi virus dan bakteri
-
Ruam dan iritasi kulit akibat jamur

Untuk itu, penting bagi para Mama dan Papa untuk melakukan pencegahan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada buah hati tersayang. Berikut beberapa langkah untuk menghindarinya.
1. Pemeriksaan berkala pada perlengkapan bayi
Udara yang lebih lembap bisa membuat jamur tumbuh pada berbagai tempat penyimpanan peralatan bayi, seperti botol, mainan, dan alat mandi. Agar aman, jangan lupa untuk mencuci ulang peralatan bayi setiap sebelum digunakan.
Pembersih serbaguna ini mengandung tea-tree extract sebagai antibakteri dan anti jamur alami. Terutama bagian yang licin-licin ya, Ma, gosok sampai menjadi kesat.

Mama @imalatas juga sudah menggunakan rangkaian produk pembersih rumah dari Mama’s Choice lho!
2. Jaga lingkungan sekitar bayi tetap bersih
Pada musim hujan, kuman dan bakteri berkembang dengan cepat karena udara lembap. Untuk itu, selalu bersihkan lingkungan sekitar bayi.
Lalu diamkan 1 menit sebelum dipegang bayi. Dengan demikian, Mama memastikan permukaannya bersih dari kuman.

Mama @zattira_reza menggunakan Mama’s Choice multi purpose cleaner untuk membersihkan mainan Si Kecil Jangan lupa pel area rumah yang sering dijelajahi Si Kecil dengan cairan pembersih lantai yang aman untuk bayi dari Mama’s Choice, minimal 2 hari sekali. Hal ini untuk mencegah bayi terpapar kuman penyakit dari alas kaki dan debu yang kotor pada lantai. Apalagi di masa pandemi seperti ini, Ma.

Pembersih lantai Mama’s Choice formula Food Grade & Hipoalergenik Selain itu, perhatikan tempat sampah dan pastikan menutupnya dengan benar. Tutup atau keringkan setiap genangan air yang bisa menjadi tempat nyamuk demam berdarah berkembang biak. Pangkas tanaman yang terlalu rimbun, sebab saat musim hujan bisa menjadi sarang serangga.
Artikel terkait: Keunggulan Pembersih Lantai Bayi Mama’s Choice
3. Hindari risiko alergi pada anak

Biasanya saat musim hujan, penyakit pada bayi yang kerap muncul adalah alergi kulit berupa kemerah-merahan pada berbagai area tubuh. Pastikan Mama mengganti popok secara rutin agar kulit bayi tidak kotor dan lembap. Gunakan juga Krim Ruam / Baby Diaper Cream yang alami untuk melindungi & merawat kulit ruam anak.
Pastikan baju bayi tercuci bersih dan kering sempurna, karena jika lembap bisa membuatnya flu.

Apabila muncul kemerahan dengan gejala lain yang lebih parah dan berlangsung lama, segera cek ke dokter ya, Ma.
Artikel Terkait: Kenali Jenis-Jenis Ruam Kulit Pada Bayi dan Cara Mengatasinya
Tidak mudah memastikan anak selalu sehat. Namun orang tua bisa mencegah munculnya penyakit pada bayi di musim hujan dengan memastikan kebersihan dan proteksi yang aman mulai dari rumah.
Kami akan membantu Mama #KurangiWorry dan menjaga kebersihan rumah dengan produk-produk pembersih yang 100% aman, Halal, dan bebas toksin.

Catatan: musim hujan tidak berlangsung pada bulan yang sama di seluruh Indonesia, waktunya berbeda antar wilayah. Dan membersihkan rumah setiap dua hari bukan aturan pencegahan penyakit; frekuensinya disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak ada produk rumah tangga yang dapat menjamin bayi terhindar dari infeksi atau alergi kulit. Yang paling berpengaruh untuk penyakit musim hujan: menguras dan menutup genangan air agar nyamuk tidak berkembang biak, memakai kelambu, mencuci tangan dengan sabun, dan melengkapi imunisasi.
*Yang lebih penting daripada mengganti produk: bayi yang tampak sakit perlu dinilai. Segera periksakan bila demam pada bayi di bawah 3 bulan, berapa pun suhunya, ini selalu darurat, atau bila muncul sulit bernapas, tarikan dinding dada, kulit kebiruan, tubuh terkulai, sulit dibangunkan, kejang, muntah terus-menerus, popok kering lebih dari 6–8 jam, atau ruam yang tidak memudar saat ditekan.
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.