Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Sunscreen untuk Bayi: Kapan Boleh Dipakai dan Cara Memilihnya

Bayi di bawah 6 bulan sebaiknya dilindungi dengan naungan dan pakaian lebih dulu. Panduan lengkapnya untuk iklim tropis Indonesia.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Mama merawat kulit si Kecil

Indonesia berada di garis khatulistiwa. Intensitas sinar UV di sini tinggi sepanjang tahun, tidak hanya saat musim panas seperti di negara empat musim, dan kulit bayi jauh lebih rentan terhadapnya daripada kulit Mama.

Tetapi jawabannya bukan sekadar mengoleskan sunscreen. Untuk bayi termuda, justru bukan itu langkah pertamanya.

Kenapa kulit bayi lebih rentan

Lebih tipis. Lapisan terluar kulit bayi jauh lebih tipis daripada kulit dewasa, sehingga sinar UV menembus lebih dalam.

Lebih sedikit melanin. Melanin adalah pelindung alami kulit terhadap UV, dan bayi memproduksinya jauh lebih sedikit.

Permukaan tubuh lebih luas dibanding berat badannya. Artinya apa pun yang dioleskan menyerap dalam proporsi yang lebih besar, dan panas lebih cepat berpengaruh.

Belum bisa mengeluh atau berpindah. Bayi tidak bisa mengatakan bahwa ia kepanasan, dan tidak bisa mencari tempat teduh sendiri.

Yang paling penting: sengatan matahari pada masa kanak-kanak berkaitan dengan risiko kanker kulit di kemudian hari. Perlindungan hari ini bukan hanya soal kenyamanan hari ini.

Naungan dan pakaian untuk bayi di bawah 6 bulan

Panduan kesehatan anak umumnya menganjurkan menghindari paparan matahari langsung pada bayi di bawah enam bulan, bukan mengandalkan sunscreen.

Sunscreen sendiri tidak berbahaya. Pada usia itu perlindungan fisik lebih efektif dan lebih sedikit risikonya.

Yang dianjurkan:

Hindari jam paling terik. Di Indonesia, kira-kira pukul 10 pagi sampai 4 sore. Jadwalkan jalan-jalan pagi atau sore.

Cari naungan. Perlu diingat, naungan mengurangi tetapi tidak menghapus paparan, UV memantul dari pasir, air, dan beton.

Pakaian yang menutup. Lengan panjang berbahan tipis dan menyerap keringat, seperti katun. Kain yang rapat tenunannya melindungi lebih baik.

Topi bertepi lebar, yang juga menaungi telinga dan leher.

Tudung stroller, meski tetap perlu diperiksa arah datangnya matahari.

Bila ada bagian kecil kulit yang tidak bisa ditutupi, punggung tangan, wajah, sunscreen mineral boleh dioleskan tipis pada area itu, sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter anak.

Sunscreen boleh dipakai setelah 6 bulan

Mulai usia enam bulan, sunscreen dapat digunakan sebagai bagian dari perlindungan, bukan pengganti naungan dan pakaian.

Pilih sunscreen mineral

Ini perbedaan yang paling menentukan untuk kulit bayi.

Sunscreen mineral menggunakan zinc oxide dan titanium dioxide. Keduanya bekerja di permukaan kulit dengan memantulkan sinar UV, dan penyerapannya ke dalam kulit minimal. Jenis ini yang dianjurkan untuk bayi dan anak.

Sunscreen kimia menyerap ke dalam kulit lalu mengubah UV menjadi panas. Lebih ringan teksturnya, tetapi lebih sering memicu iritasi pada kulit tipis.

Yang perlu dicari pada label

SPF 30 atau lebih. SPF menunjukkan perlindungan terhadap UVB, penyebab kulit terbakar.

Broad spectrum atau tanda PA. Ini menunjukkan perlindungan terhadap UVA, yang berkaitan dengan penuaan dan kerusakan kulit jangka panjang. SPF saja tidak cukup.

Bebas parfum dan alkohol.

Terdaftar BPOM.

Baby Sun Protection Kit Mama's Choice menggunakan mineral sunscreen dengan SPF 30 PA++ dan 0% chemical sunscreen, diformulasikan untuk kulit si Kecil.

Cara memakainya dengan benar

Uji dulu di area kecil. Oleskan sedikit di lengan bagian dalam dan tunggu 24 jam sebelum memakainya menyeluruh, terutama bila kulit bayi sensitif.

Oleskan 15–30 menit sebelum keluar rumah.

Pakai lebih banyak daripada yang terasa cukup. Ini kesalahan paling umum. Sebagian besar orang memakai jauh di bawah takaran yang diuji, sehingga perlindungan nyatanya lebih rendah dari angka pada kemasan.

Ulangi setiap dua jam, dan segera setelah bayi berkeringat, berenang, atau dilap.

Jangan lupa area yang sering terlewat: telinga, tengkuk, punggung kaki, dan garis rambut.

Hindari area sekitar mata dan mulut.

Bersihkan saat mandi dengan sabun bayi yang lembut.

Setelah terpapar matahari

Kulit yang terkena matahari cenderung lebih kering, meski tidak sampai terbakar. Pelembap ringan setelah mandi membantu mengembalikan kelembapannya, Baby Skin Vitamin Lotion diformulasikan untuk pemakaian harian pada kulit bayi.

Bila kulit bayi terlanjur terbakar: pindahkan ke tempat teduh, kompres dengan kain lembap dan sejuk, berikan ASI atau cairan lebih sering, dan oleskan pelembap ringan. Jangan gunakan es batu, mentega, atau pasta gigi.

Bagaimana dengan vitamin D

Kekhawatiran yang wajar, karena kulit memproduksi vitamin D dari sinar matahari.

Tetapi paparan yang dibutuhkan sangat singkat, dan bayi yang mendapat ASI eksklusif umumnya tetap dianjurkan mendapat suplemen vitamin D, terlepas dari paparan matahari. Bicarakan dosisnya dengan dokter anak, bukan dengan menambah waktu berjemur.

Kapan perlu ke dokter

Segera hubungi tenaga kesehatan bila:

  • Bayi di bawah 1 tahun mengalami kulit terbakar matahari, dalam derajat apa pun
  • Muncul lepuh berisi cairan
  • Disertai demam, menggigil, atau bayi tampak sangat lemas
  • Bayi malas menyusu atau popoknya jauh lebih jarang basah, tanda dehidrasi
  • Muncul ruam setelah pemakaian sunscreen

Untuk sehari-hari: naungan, pakaian, dan waktu keluar rumah yang dipilih dengan baik akan melindungi bayi Mama lebih banyak daripada botol sunscreen mana pun.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bayi umur berapa boleh pakai sunscreen?
Umumnya mulai usia 6 bulan. Di bawah usia itu, panduan kesehatan menganjurkan perlindungan lewat naungan dan pakaian. Bila sebagian kecil kulit tidak bisa ditutupi, sunscreen mineral boleh dioleskan tipis pada area itu setelah berkonsultasi dengan dokter anak.
Kenapa sunscreen mineral lebih dianjurkan untuk bayi?
Zinc oxide dan titanium dioxide bekerja di permukaan kulit dengan memantulkan sinar UV, sehingga penyerapannya ke dalam kulit minimal. Filter kimia menyerap ke dalam kulit dan lebih sering memicu iritasi pada kulit bayi yang tipis.
Apakah bayi tetap perlu perlindungan matahari saat mendung?
Ya. Sebagian besar sinar UV tetap menembus awan, dan di wilayah tropis seperti Indonesia intensitasnya tinggi sepanjang tahun.
Apa yang harus dilakukan bila kulit bayi terbakar matahari?
Pindahkan ke tempat teduh, kompres dengan kain lembap dan sejuk, beri ASI atau cairan lebih sering, dan oleskan pelembap ringan. Segera hubungi tenaga kesehatan bila muncul lepuh, demam, atau bayi tampak lemas, terutama pada bayi di bawah 1 tahun.

Sumber

  • American Academy of Pediatrics — panduan perlindungan matahari untuk bayi dan anak
  • Mama's Choice — Baby Sun Protection Kit, SPF 30 PA++ dengan mineral sunscreen

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Baby Gentle Sunscreen

Baby Care

Baby Gentle Sunscreen

Rp 70.247Rp 159.000hemat 56%

5.0 · 10 ulasan

Baby Skin Vitamin Lotion

Baby Care

Baby Skin Vitamin Lotion

Rp 68.900Rp 109.000hemat 37%

4.9 · 267 ulasan

1 juta+ terjualBaby Daily Nourishing Face Cream

Best seller·Baby Care

Baby Daily Nourishing Face Cream

Rp 86.327Rp 119.000hemat 27%

4.9 · 493 ulasan

Baca juga