Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Stillbirth: Bayi Meninggal dalam Kandungan

Stillbirth adalah mimpi buruk bagi ibu hamil. Kenali faktor risiko ini agar Mama tahu tanda & cara mencegah bayi meninggal dalam kandungan!

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Stillbirth: Bayi Meninggal dalam Kandungan

Dalam kehamilan, ada banyak hal yang mungkin tidak berjalan sesuai rencana. Salah satunya adalah kondisi stillbirth, atau yang dikenal sebagai Bayi Lahir Mati.

Perbedaan Stillbirth dan Keguguran

Berdasarkan data Unicef pada tahun 2019, 1 dari 72 kelahiran mengalami stillbirth. Stillbirth adalah kondisi bayi meninggal dalam kandungan pada usia kehamilan 20 minggu atau lebih. 

Stillbirth sendiri berbeda dengan keguguran, Ma. Keguguran adalah kondisi kehamilan yang berhenti saat usia kandungan di bawah 20 minggu. Sementara yang diklasifikasikan sebagai stillbirthadalah kematian janin setelah 20 minggu.

stillbirth dan keguguran: bayi meninggal dalam kandungan

Stillbirth dibagi dalam 3 klasifikasi berdasarkan waktu kehamilan:

  • Early stillbirth: kematian janin yang terjadi pada usia kehamilan 20-27 minggu.

  • Late stillbirth: kematian janin yang terjadi pada usia kehamilan 28-36 minggu.

  • Stillbirth: kematian janin pada usia kehamilan 37 minggu atau lebih.

Mengalami stillbirth adalah mimpi buruk bagi semua ibu hamil. Kali ini, kita akan mempelajari lebih lanjut mengenai faktor risiko stillbirth supaya Mama tahu apa penyebab, tanda-tanda dan cara mencegahnya.

Baca juga: Simak Persiapan Melahirkan Sehat ala Asmirandah

Faktor risiko Stillbirth

Sayangnya, hingga kini dalam ilmu medis penyebab stillbirth belum diketahui secara pasti. Namun beberapa penyebab stillbirthyang dapat dipelajari adalah:  

  • Cacat lahir.

  • Gangguan pada tali pusar.

  • Gangguan pada plasenta.

  • Ibu hamil menderita diabetes atau tekanan darah tinggi (akibat kehamilan / preeklamsia).

  • Kekurangan nutrisi.

  • Infeksi selama kehamilan.

  • Ibu hamil atau keluarga memiliki riwayat gangguan pembekuan darah.

  • Paparan lingkungan yang tidak sehat seperti pestisida, toksin, atau karbon monoksida.

merokok saat hamil bisa sebabkan bayi lahir prematur

Selain itu, faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya stillbirthadalah sebagai berikut: 

  • Konsumsi alkohol atau narkoba.

  • Merokok.

  • Obesitas.

  • Saat hamil berusia kurang dari 15 tahun atau lebih dari 35 tahun.

  • Tidur telentang, terutama saat hamil tua.

  • Trauma pada daerah perut (misalnya karena terjatuh atau kekerasan dalam rumah tangga).

Apabila sebelumnya ibu sudah pernah mengalami bayi meninggal dalam kandungan akibat penyakit kronis atau kelainan genetik pada orang tua, maka ada risiko stillbirthterjadi di masa mendatang. Jika tidak, adalah kecil kemungkinan stillbirth kembali terjadi.

90% ibu hamil yang sebelumnya mengalami stillbirth dapat melahirkan dengan sehat. 

Tanda-Tanda Mama Mengalami Stillbirth

keguguran - Mama

Berikut tanda-tanda tidak lazim yang perlu dicurigai jika usia kehamilan Mama telah menginjak 20 minggu ke atas: 

  • Nyeri atau kram yang hebat di bagian perut atau punggung.

  • Mengeluarkan darah atau cairan di vagina yang lebih banyak dari biasanya.

  • Pusing, sakit kepala, ada perubahan pada penglihatan Mama, kaki dan tangan tiba-tiba membengkak.

  • Mengalami mual atau muntah yang parah hingga memengaruhi pola makan.

  • Demam atau kedinginan.

  • Janin dalam kandungan tidak lagi bergerak seperti biasanya, atau kurang begitu aktif.

Kalau Mama merasakan tanda-tanda tersebut, sebaiknya periksakan diri ke dokter kandungan, ya. Memang tanda-tanda ini belum tentu mengarah ke kondisi stillbirth, namun dapat mengindikasikan ada yang tidak beres dengan kandungan.

Mama stressing out

Dalam beberapa kasus, ada juga stillbirth yang tidak disertai gejala apa pun. Tapi jangan khawatir dulu Ma, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan untuk mencegahnya. 

Cara Mencegah Stillbirth

Mama bisa mengurangi risiko stillbirth dengan cara-cara di bawah ini:

  • Lakukan pemeriksaan prenatal berkala. Sampaikan kondisi kesehatan secara jujur dan lengkap agar dapat dipantau oleh dokter.

  • Jaga pola makan sehat dan tetap aktif bergerak.

  • Jangan merokok, minum alkohol, apalagi narkoba.

  • Hindari tidur telentang. Sebaiknya miring ke kiri.

  • Konsultasikan ke dokter setiap kali Mama hendak minum obat.

  • Rajin jaga kebersihan dan hindari makanan mentah untuk mencegah infeksi virus.

  • Pantau dan hitung setiap hari pergerakan dan tendangan Si Kecil.

Perlu dicatat: alat pencatat semacam ini tidak terbukti menurunkan angka stillbirth. Yang penting adalah mengenali pola gerak bayi dan segera menghubungi tenaga kesehatan bila polanya berubah, dengan atau tanpa alat bantu.

Gelang lucu ini bisa Mama gunakan di trimester ketiga kehamilan. Dilengkapi dengan angka 1-12 yang bisa mama pakai untuk menghitung tendangan si Kecil setiap harinya. Waspadai jika gerakan janin berkurang, dan cek ke dokter.

menghitung tendangan bayi untuk waspadai stillbirth / lahir mati

Mama juga bisa pakai gelang ini setelah melahirkan, yakni untuk mencatat jadwal menyusui dan waktu tidur Si Kecil. 

Artikel terkait: Memantau Gerakan Janin dan Memahami Risiko Stillbirth

Nah, sekarang Mama sudah tahu tentang stillbirth dan bagaimana cara mencegahnya. Semoga informasi ini bermanfaat, dan

Cara Mencegah Stillbirth

Sumber: 

Webmd.com

Cdc.gov

Pregnancybirthbaby.org.au

Nhs.uk

Data.unicef.org

Cara Memantau Gerakan Bayi

Beberapa hal yang perlu diperjelas:

Tidak ada angka gerakan yang berlaku untuk semua. Panduan yang dipakai sekarang adalah mengenali pola gerakan bayi Mama sendiri dan melaporkan bila polanya berubah, bukan mencapai angka tertentu. Angka 1–12 pada gelang penghitung hanyalah alat bantu mencatat.

Hubungi layanan bersalin segera, hari itu juga, kapan pun waktunya, bila gerakan bayi berkurang, melambat, atau berhenti. Jangan menunggu sampai besok, jangan mencoba membangunkan bayi dengan minuman manis atau air dingin lebih dulu, dan jangan mengandalkan alat penghitung di rumah untuk menenangkan diri.

Gelang penghitung tidak mencegah apa pun. Ia hanya alat catat.

Catatan angka: statistik stillbirth internasional dan kategori usia kehamilan dari Amerika Serikat memakai batasan yang berbeda, angka dari keduanya tidak dapat dibandingkan langsung.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami