Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Kenapa Janin Terlalu Aktif Bergerak

Saat merasakan ‘gelombang cinta’, Mama tentu akan merasa bahagia. Namun, bagaimana jika jabang bayi terlalu sering menendang-nendang?

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Ibu hamil duduk bersila

Saat merasakan ‘gelombang cinta’, Mama tentu akan merasa bahagia. Namun, bagaimana jika jabang bayi terlalu sering menendang-nendang? Kira-kira, apa ya yang menjadi penyebab janin terlalu aktif bergerak?

Sebagian Mama mungkin justru khawatir dengan kondisi janin yang terlalu aktif bergerak. Tapi, tak perlu panik, Ma. Mari kita ketahui penyebabnya.

Kapan saya bisa mulai merasakan janin bergerak?

pergerakan janin di dalam kandungan

Gerakan pertama janin umumnya mulai terasa antara usia kehamilan 16 sampai 24 minggu, 16 minggu bukan batas waktu, dan terasa lebih lambat dari itu masih normal. Jika ini adalah kehamilan pertama Mama, Mama mungkin mulai merasakan janin bergerak mendekati usia kehamilan 25 minggu. 

Pada kehamilan kedua, beberapa Mama bisa mulai merasakan gerakan janin lebih dini, yaitu pada usia kehamilan13 minggu. Mama juga lebih mungkin merasakan gerakan janin ketika dalam posisi tenang pada saat duduk atau berbaring.

Berapa jumlah gerakan normal janin?

Frekuensi gerakan berbeda-beda pada tiap janin, dan tidak ada angka "normal" yang berlaku untuk semua, angka seperti 30 gerakan per jam tidak dapat dijadikan patokan. Janin juga cenderung bergerak lebih banyak pada waktu-waktu tertentu. Mereka biasanya paling aktif bergerak antara jam 9 malam sampai jam 1 pagi, atau tepat saat Mama mencoba untuk tidur. 

Apa penyebab janin sangat aktif bergerak?

Jika janin aktif bergerak di dalam rahim, justru ini adalah pertanda bahwa ia baik-baik saja. Jadi, Mama tidak perlu khawatir, ya! 🙂

Mungkin gerakan aktif janin membuat Mama tidak nyaman, terutama jika ia sering menendang dengan cukup kuat. Beberapa kali pun, bisa menyebabkan**perut Mama terasa kencang.Namun, ini bisa menjadi cara si kecil untuk menyampaikan bahwa keadaannya baik-baik saja.**

apakah tendangan janin berbahaya

Jika janin lebih aktif bergerak dari biasanya, mungkin Mama perlu mengevaluasi makanan yang Mama konsumsi sepanjang hari itu. Penyebab janin terlalu aktif bergerak bisa datang dari stimulan tertentu seperti kafein dan gula dapat membuat bayi lebih aktif bergerak.

Jadi, jika Mama secara teratur minum teh, kopi, atau makanan dan minuman manis, mungkin janin Mama akan lebih aktif bergerak.

**Untuk mengatasi kesulitan istirahat akibat janin terlalu aktif bergerak, cobalah untuk berjalan-jalan selama beberapa menit. Goyangan dari gerakan tubuh Mama dapat menenangkan janin dalam rahim. Selain itu, hindari minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan soda saat hamil, karena bisa merangsang janin menjadi lebih aktif. Yang paling penting, jika Mama merasakan pergerakan janin yang meningkat atau menurun secara drastis, segera hubungi petugas kesehatan. Gerakan janin yang meningkat atau menurun secara drastis dapat menunjukkan adanya masalah kesehatan pada janin.

Benarkah gerakan janin dapat memprediksi jenis kelaminnya?

Ada berbagai teori yang menyebutkan bahwa gerakan janin dalam rahim dapat memprediksi jenis kelamin janin. Beberapa orang percaya bahwa, jika janin tidak terlalu aktif bergerak di dalam rahim, maka kemungkinan janin tersebut berjenis kelamin perempuan. Sebaliknya jika janin aktif bergerak di dalam rahim, maka kemungkinan janin tersebut berjenis kelamin laki-laki. Sayangnya, tidak ada bukti ilmiah yang bisa membuktikan ini. 

Bagaimana jika janin saya tidak aktif bergerak?

cara agar janin aktif bergerak

Sebenarnya setiap janin yang sehat akan bergerak di dalam rahim, namun tidak semua ibu dapat merasakan gerakan tersebut karena berbagai penyebab. Berikut beberapa penyebab gerakan janin tidak begitu terasa oleh ibunya:

1. Posisi plasenta

Gerakan janin di perut bagian depan biasanya akan lebih terasa daripada gerakan janin di perut bagian belakang. Jika plasenta menempel di bagian depan rahim (anterior plasenta), ini dapat menghalangi Mama merasakan seberapa aktifnya janin di dalam rahim.

2. Keaktifan Mama bergerak

Jika Mama sibuk dan sering bergerak selama kehamilan, Mama mungkin tidak terlalu merasakan banyak gerakan janin. Hal ini karena gerakan janin akan lebih terasa ketika dalam posisi tenang saat duduk atau berbaring.

3. Kegemukan

Ibu hamil yang memiliki plasenta anterior dan memiliki badan yang gemuk, mungkin tidak akan terlalu merasakan pergerakan janinnya. Sayangnya, kurangnya pergerakan janin juga bisa menjadi tanda bahwa janin tidak dalam kondisi baik. Jadi, jika Mama benar-benar khawatir dengan kurangnya pergerakan janin, Mama bisa langsung berkonsultasi dengan dokter kandungan. Sembari merangsang gerakan janin dalam perut Mama, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan Mama dan juga calon buah hati ya, Ma. Gunakan produk-produk bebas toksin yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. [Mama’s Choice tentu akan menjadi #PilihanAmanMama.](https://shopee.co.id/mamaschoiceid/? 3. Kegemukan Referensi:****Web MD, Practical Parenting**

Yang Benar-benar Perlu Dipantau

Yang penting adalah mengenali pola gerak bayi Mama sendiri, kapan ia biasanya aktif, dan seperti apa rasanya.

Hubungi bidan atau rumah sakit hari itu juga bila gerakan bayi berkurang, melambat, atau berubah dari pola biasanya. Jangan menunggu sampai besok, dan jangan mencoba "membangunkan" bayi lebih dulu dengan minuman manis, air dingin, atau menggoyang perut, cara-cara itu tidak terbukti dan hanya menunda pemeriksaan.

Bayi yang bergerak lebih aktif dari biasanya umumnya bukan masalah. Yang selalu perlu dinilai adalah gerakan yang berkurang.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga