Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Cara Menurunkan Demam pada Bayi

Demam yang terjadi pada anak tidak jarang membuat Mama dan Papa merasa panik. Apalagi bagi orang tua baru, yang segera mencari cara menurunkan demam pada bayi.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Kotak pertolongan pertama

Demam yang terjadi pada anak tidak jarang membuat Mama dan Papa merasa panik. Apalagi bagi orang tua baru, yang segera mencari cara menurunkan demam pada bayi. Tentunya, Mama dan Papa perlu tahu juga penyebab demam pada bayi. Yuk, simak ulasannya di sini!

Demam pada Bayi

Demam merupakan keadaan saat suhu tubuh yang berada di atas tingkat normal. Biasanya pada anak, suhu yang normal berkisar pada 36,4 derajat Celcius. Tetapi suhu tubuh tiap orang dapat berbeda tergantung pada usia, tingkat aktivitas, hingga faktor lainnya.

Sedangkan suhu tubuh dikatakan tinggi saat mencapai 38 derajat Celcius atau lebih. Pengukuran suhu tubuh anak dapat dilakukan secara mandiri menggunakan termometer. Baik itu menggunakan termometer oral standar hingga termometer inframerah.

Penyebab Demam pada Anak

Jangan Panik, Ini Penyebab dan Cara Menurunkan Demam pada Bayi

Menurut dokter anak, Tracy Lim, MD setiap anak pada akhirnya akan mengalami demam. Karena demam sendiri bukanlah sebuah penyakit. Tetapi lebih kepada tanda atau gejala dari masalah yang sedang dialami oleh tubuh. Sehingga demam dapat disebabkan beberapa hal, antara lain:

1. Infeksi

Demam akan membantu tubuh melawan infeksi dengan merangsang mekanisme pertahanan alami terhadap serangan infeksi atau penyakit lain.

2. Berpakaian berlebihan

Pada bayi, terutama yang baru lahir demam dapat terjadi karena mereka menggunakan pakaian yang berlebihan serta berada pada lingkungan yang panas. Tubuh bayi belum dapat mengatur suhu dengan baik dibandingkan anak-anak yang berusia lebih tua. 

3. Imunisasi

Bayi dan anak-anak terkadang mengalami demam ringan setelah divaksinasi.

Baca juga: Ma, Ini Cara Mengatasi Demam Pada Bayi karena Tumbuh Gigi

Cara Menurunkan Demam

Saat Si Kecil demam, Mama tidak perlu panik. Lakukan beberapa cara berikut untuk menurunkan demam pada bayi:

1. Tidak menggunakan pakainan tebal

Ma, pada saat demam sebaiknya Si Kecil menggunakan pakaian dengan bahan yang ringan. Sebenarnya pakaian tebal malah akan memerangkap panas tubuh dan menyebabkan suhu menjadi naik.

2. Asupan nutrisi dan cairan yang cukup

Untuk menjaga imun Si Kecil, sebaiknya Mama memberikan makanan bernutrisi yang cukup untuk Si Kecil. Selain itu, berikan juga banyak cairan seperti ASI atau air jika terlihat gejala dehidrasi pada anak.

3. Mandikan dengan air hangat

Mama dapat memandikan Si Kecil dengan menggunakan air hangat. Jangan menggunakan air dingin sebab dapat membuat anak menggigil dan menaikan suhu tubuh. Perhatikan juga durasi saat memandikan Si Kecil agar tidak terlalu lama.

4. Menyiapkan obat penurun demam

Berikan obat anti demam seperti acetaminophen, ibuprofen, atau obat yang direkomendasikan oleh dokter anak. Jangan berikan obat aspirin pada anak karena dapat menyebabkan penyakit serius yang disebut sindrom Reye.

Kondisi Demam yang Membutuhkan Penanganan Lebih Lanjut

Walaupun begitu, ada beberapa kondisi demam pada anak yang perlu mendapat penanganan medis dengan segera:

  • Demam yang dialami oleh bayi yang usianya kurang dari 3 bulan.

  • Terjadi lebih dari 5 hari.

  • Demam yang mencapai suhu lebih dari 40 derajat Celcius.

  • Suhu tubuh tidak turun setelah mengonsumsi obat penurun panas.

  • Menyebabkan anak sulit bergerak dan tidak cukup minum. Begitu juga pada bayi yang mengalami penurunan buang air kecil selama 8-12 jam.

  • Anak yang baru diimunisasi dan mengalami kenaikan suhu di atas 38 derajat Celcius selama lebih dari 48 jam.

Lotion Anti Nyamuk Anak untuk Mencegah Demam Berdarah dan Malaria

Tidak dapat dihindari, kekhawatiran Mama tentu akan muncul ketika Si Kecil mengalami demam. Maka dari itu, Mama sudah bisa melakukan tindakan preventif untuk mencegah demam pada Si Kecil akibat gigitan nyamuk. Salah satu cara yang praktis adalah dengan memberikan lotion anti nyamuk pada kulit tubuh Si Kecil.

Namun, penting bagi Mama untuk memerhatikan kandungan dalam lotion anti nyamuk ini ya, Ma. Pilih lotion anti nyamuk yang tidak mengandung bahan-bahan toksin dan berbahaya seperti DEET, DDT, paraben, alkohol, dan mineral oil.

Dengan kandungan alami dari minyak andiroba, lavender, dan citronella, Mama’s Choice Mozzbye Skin Protection Lotion efektif melindungi kulit bayi dari nyamuk nakal hingga 8 jam, termasuk nyamuk penyebab Malaria, Demam Berdarah, dan Kaki Gajah.

Produk ini juga sudah mendapatkan sertifikasi Halal. Jadi Mama tidak perlu khawatir lagi.

Untuk hasil terbaik, gunakan Mama’s Choice Mozzbye Skin Protection Lotion di siang dan malam hari, setelah mandi dan sebelum tidur. Ikuti juga tips-tips pencegahan yang sudah disebutkan sebelumnya ya, Ma.

Itulah beberapa penyebab dan cara menurunkan demam pada bayi. Semoga setelah ini Mama sudah tidak terlalu panik ya saat Si Kecil terkena demam. Maka dari itu, yuk bersama-sama kita berikan yang terbaik untuk menjaga kesehatan Si Kecil. Semoga tulisan ini bermanfaat ya, Ma!

Artikel terkait: 6 Ciri Ciri dan Gejala Demam Berdarah (DBD) pada Bayi

Mengukur Suhu dengan Tepat

Gunakan termometer digital, inframerah, atau oral sesuai usia anak dan petunjuk penggunaannya. Pada bayi, cara pengukuran suhu perlu disesuaikan dengan usia dan rekomendasi tenaga kesehatan, untuk bayi kecil, pengukuran di ketiak atau rektal umumnya lebih dapat diandalkan daripada di dahi atau telinga.

Jangan memakai termometer air raksa, dan jangan menilai demam hanya dengan menyentuh dahi.

Soal Memberi Minum

Bayi di bawah 6 bulan tidak boleh diberi air putih. Cairannya cukup dari ASI atau susu formula, beri lebih sering dalam porsi kecil saat demam. Memberi air putih pada usia ini justru berisiko mengganggu keseimbangan elektrolitnya.

Setelah usia 6 bulan, air putih boleh diberikan dalam jumlah kecil sebagai pelengkap, bukan pengganti ASI atau susu.

Soal Obat Penurun Demam

Obat penurun demam seperti paracetamol dapat digunakan sesuai usia dan dosis berdasarkan berat badan.

Ibuprofen tidak dianjurkan untuk bayi di bawah 6 bulan, dan sebaiknya dihindari bila anak sedang dehidrasi, muntah-muntah, atau dicurigai demam berdarah.

Jangan pernah memberikan aspirin kepada bayi maupun anak.

Konsultasikan kepada dokter atau tenaga kesehatan sebelum memberikan obat apa pun, terutama pada bayi.

Kapan Harus Segera ke Dokter

  • Bayi di bawah 3 bulan dengan suhu 38°C atau lebih, ini selalu darurat, tanpa kecuali

  • Bayi tampak lemas, sulit dibangunkan, atau menolak menyusu

  • Kejang

  • Napas cepat atau tampak berat

  • Muncul ruam yang tidak memudar saat ditekan

  • Demam berlangsung lebih dari tiga hari, atau turun lalu naik lagi

Sumber:

kidshealth.org

nhs.uk

health.clevelandclinic.org

stanfordchildrens.org

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami