Bolehkah Pakai Krim Stretch Mark di Payudara Saat Hamil dan Menyusui?
Payudara termasuk area yang paling awal terkena stretch mark. Ini aturan pemakaian yang aman, area yang harus dihindari, dan waktu terbaik mengoleskan.

Jawaban singkatnya: boleh, dengan satu pengecualian penting, area puting dan areola.
Payudara justru salah satu area yang paling awal dan paling sering terkena stretch mark selama kehamilan, dan sering luput dari perhatian karena semua fokus tertuju pada perut.
Kenapa payudara rentan
Payudara mulai membesar sejak trimester pertama, kadang sebelum perut terlihat berubah. Perubahannya bisa cukup cepat: banyak Mama naik satu hingga dua ukuran cup selama kehamilan, lalu mengalami pembesaran tambahan saat ASI mulai diproduksi setelah melahirkan.
Kulit di area ini juga lebih tipis daripada kulit perut, sehingga batas regangnya lebih rendah.
Guratan biasanya muncul di sisi samping payudara dan di bagian atas, mengarah ke ketiak.
Aturan pemakaian yang aman
Hindari puting dan areola
Ini aturan utamanya. Krim stretch mark diformulasikan untuk kulit tubuh, bukan sebagai produk food grade, dan tidak dirancang untuk tertelan bayi.
Oleskan pada kulit payudara, sisi samping, bagian atas, bagian bawah, dan berhenti sekitar dua sampai tiga sentimeter dari tepi areola.
Puting memakai produk yang berbeda
Puting yang kering, lecet, atau pecah-pecah membutuhkan krim puting yang food grade dan aman jika tertelan, sehingga tidak perlu dibilas sebelum menyusui. Ini kategori produk yang berbeda dengan tujuan berbeda.
Mencampur keduanya adalah kesalahan yang paling sering terjadi.
Oleskan setelah menyusui
Bagi Mama yang sedang menyusui, oleskan segera setelah sesi menyusui, bukan sebelum. Ini memberi jeda paling panjang sebelum kontak berikutnya dengan bayi.
Cuci tangan sebelum dan sesudah
Sederhana, tapi mengurangi kemungkinan produk berpindah ke area yang tidak diinginkan.
Cara mengoleskan
- Bersihkan tangan
- Ambil krim secukupnya, hangatkan sebentar di telapak tangan
- Oleskan dengan gerakan memutar dari bawah payudara ke arah atas
- Beri perhatian lebih pada sisi samping menuju ketiak, area yang paling sering bergurat
- Hentikan sebelum mencapai areola
- Biarkan menyerap sepenuhnya sebelum memakai bra
Perhatikan juga bra yang dipakai
Perawatan topikal bekerja lebih baik jika kulit tidak terus-menerus tertekan atau tergesek. Bra berkawat yang sudah terlalu sempit menekan jaringan yang sedang membesar dan menambah gesekan.
Bra tanpa kawat dengan bahan elastis yang mengikuti perubahan ukuran payudara mengurangi tekanan mekanis ini, sekaligus jauh lebih nyaman saat payudara terasa penuh.
Kapan perlu diperiksakan
Hubungi tenaga kesehatan jika Mama menemukan:
- Benjolan yang tidak hilang setelah menyusui atau memompa
- Kemerahan disertai rasa panas, nyeri, dan demam, kemungkinan mastitis
- Kulit payudara yang menebal, berlesung seperti kulit jeruk, atau tertarik ke dalam
- Keluar cairan berdarah dari puting
Stretch mark di payudara sendiri tidak berbahaya. Tetapi perubahan kulit payudara adalah hal yang selalu layak diperiksa jika Mama merasa ada yang tidak biasa.
Yang realistis
Guratan di payudara memudar dengan pola yang sama seperti di perut: dari merah keunguan menjadi putih keperakan, dan tampilannya membaik dengan perawatan yang konsisten. Memulai sejak trimester pertama, sebelum pembesaran terbesar terjadi, memberi hasil paling baik.
Kenapa Payudara Termasuk Area yang Paling Cepat Berubah
Payudara sering mulai membesar bahkan sebelum perut terlihat, kadang sejak minggu-minggu pertama. Perubahannya cepat, dan kulit di sana lebih tipis daripada kulit perut.
Ada gelombang kedua yang sering tidak diantisipasi: saat ASI mulai deras pada hari ketiga sampai kelima setelah melahirkan. Payudara bisa membesar drastis dalam hitungan jam, dan inilah saat stretch mark baru sering muncul pada Mama yang selama kehamilan tidak mengalaminya.
Cara Memakainya dengan Aman Saat Menyusui
Ini pertanyaan yang paling sering muncul, dan jawabannya sederhana.
Hindari area areola dan puting. Oleskan pada bagian atas, samping, dan bawah payudara, berhenti di batas areola. Bayi tidak seharusnya menelan produk perawatan kulit apa pun.
Waktu terbaik adalah tepat setelah menyusui, bukan sebelum. Ini memberi jarak paling panjang sebelum sesi berikutnya.
Bila terlanjur kena area puting, bersihkan dengan kain lembap sebelum menyusui.
Pilih produk tanpa parfum kuat. Bayi mengenali ibunya lewat aroma, dan wangi yang tajam dapat membuatnya menolak menyusu.
Membedakan Stretch Mark dan Hal yang Perlu Diperiksa
Stretch mark pada payudara berupa garis, sejajar, awalnya kemerahan atau keunguan, lalu memudar menjadi keperakan. Tidak nyeri, tidak panas.
Yang bukan stretch mark dan perlu diperiksakan:
- Kemerahan yang panas dan nyeri pada satu payudara, sering disertai demam, ini mengarah ke mastitis
- Kulit yang menebal berpori seperti kulit jeruk
- Puting yang tertarik ke dalam padahal sebelumnya tidak
- Benjolan yang menetap setelah menyusui atau memerah
Perubahan kulit payudara yang tidak berupa garis sejajar layak ditanyakan ke tenaga kesehatan, bukan diobati dengan krim.
Yang Realistis Diharapkan
Krim stretch mark bekerja paling baik sebagai pencegahan dan sebagai perawatan pada garis yang masih baru dan kemerahan. Pada garis yang sudah memutih dan berumur bertahun-tahun, yang bisa dicapai adalah tekstur yang lebih halus dan warna yang sedikit menyatu, bukan hilang.
Kuncinya konsistensi. Dipakai dua kali sehari selama berbulan-bulan lebih berpengaruh daripada berganti-ganti produk setiap beberapa minggu.
Ringkasnya
Oleskan setelah menyusui, hindari areola dan puting, pilih tanpa parfum kuat, dan mulai sedini mungkin, termasuk pada minggu pertama setelah melahirkan, saat payudara berubah paling cepat.
Yang Bisa dan Tidak Bisa Dilakukan Krim
Perlu dinyatakan terus terang: tidak ada krim atau minyak yang terbukti mencegah atau menghilangkan stretch mark, di payudara maupun di area lain. Tinjauan Cochrane atas produk topikal untuk pencegahan stretch mark kehamilan menyimpulkan buktinya masih sangat terbatas dan mutunya rendah.
Yang memang dilakukan pelembap: mengurangi rasa kering, ketarik, dan gatal saat kulit sedang meregang cepat, dan itu manfaat yang nyata pada masa ini.
Faktor yang paling menentukan munculnya stretch mark adalah seberapa cepat kulit meregang, ditambah genetik, usia, dan perubahan berat badan. Hal-hal itu tidak bisa diubah oleh produk apa pun.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah krim stretch mark aman jika tertelan bayi?
- Krim stretch mark tidak diformulasikan sebagai food grade dan tidak dirancang untuk tertelan. Karena itu area puting dan areola harus dihindari. Untuk puting yang lecet, gunakan krim puting yang food grade dan aman jika tertelan.
- Kapan sebaiknya mulai merawat payudara?
- Sejak trimester pertama. Payudara sering membesar lebih awal daripada perut, kadang sebelum kehamilan terlihat, sehingga perawatannya justru perlu dimulai lebih dulu.
- Apakah perlu dibilas sebelum menyusui?
- Jika krim hanya dioleskan pada kulit payudara dan tidak mengenai puting maupun areola, tidak perlu dibilas. Jika Mama tidak yakin, bersihkan area sekitar puting dengan kain lembap sebelum menyusui.
Sumber
- Mama's Choice Efficacy Test 2022 (n=22)
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.





