Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Jangan Sedih, Ini Kelebihan Bayi Lahir Sungsang Secara Medis

Divonis janin sungsang? Tenang, Ma. Yuk kenali berbagai kelebihan tak terduga dari bayi sungsang, dan apa yang bisa dilakukan sebelum lahir.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Jangan Sedih, Ini Kelebihan Bayi Lahir Sungsang Secara Medis

Setelah melakukan pemeriksaan kehamilan dan ternyata janin dinyatakan sungsang, jangan khawatir ya Ma! Sebab kondisi ini tidak selamanya buruk lho. Malah, ada kelebihan bayi sungsang yang perlu Mama tahu. Penasaran? Yuk simak apa saja sih kelebihan bayi lahir sungsang!

Pengertian Sungsang

Kehamilan sungsang adalah kondisi ketika janin berada dalam posisi kepala di atas rahim Mama, sehingga kaki mengarah ke jalan lahir yaitu vagina. Dalam keadaan normal, seharusnya bayi secara otomatis akan bergerak untuk merubah posisi di dalam rahim menjadi kepala di bawah untuk siap-siap dilahirkan. 

Kondisi sungsang saat sudah mencapai hari persalinan tentu akan memberikan tantangan tersendiri bagi Mama dan calon buah hati. Sehingga ada beberapa opsi yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi persalinan bayi sungsang. Salah satunya mencoba mengubah posisi janin agar Mama dapat melakukan persalinan normal.

Kelebihan Bayi Sungsang

Memiliki kehamilan sungsang sebenarnya tidak terlalu buruk Ma. Apalagi jika Mama tetap intens melakukan konsultasi dengan dokter kandungan, karena bersama akan dicarikan cara terbaik untuk melalui proses persalinan yang aman bagi Mama dan bayi. 

Di balik kehamilan sungsang, ternyata ada lho manfaat yang bisa Mama dapatkan. Berikut ini merupakan kelebihan bayi sungsang yang perlu Mama ketahui

1. Hamil kembar atau lebih

kelebihan bayi sungsang. kelebihan bayi lahir sungsang

Kasus bayi sungsang dapat terjadi pada Mama dengan kehamilan kembar 2 atau lebih. Sebab pada kehamilan kembar, salah satu atau bahkan keduanya biasanya berada dalam posisi sungsang. Karena kondisi inilah kebanyakan Mama yang hamil kembar lebih disarankan untuk menjalani operasi caesar demi keselamatan bayi. 

Walaupun tidak menutup kemungkinan, bayi dapat berputar secara alami atau mencoba memutar dengan proses External Cephalic Version (ECV) atau prosedur di mana dokter akan mencoba mengubah posisi bayi secara manual dengan memanipulasi bayi melalui gerakan tangan pada perut Mama agar tidak sungsang.

2. Kecilnya risiko bayi terlilit tali pusar

kelebihan bayi sungsang. kelebihan bayi lahir sungsang

Dalam proses perputaran posisi bayi, terkadang dapat berisiko bayi terlilit tali pusar. Apalagi jika janin bergerak secara acak. Selain itu, faktor lain yang menyebabkan kondisi ini adalah tali pusar yang terlalu panjang atau kelebihan cairan ketuban yang memungkinkan banyaknya gerakan pada janin.

Pada kasus sungsang, bayi kurang atau tidak melakukan proses pergerakan. Inilah yang menghindari risiko bayi terlilit tali pusar, pada leher atau bagian tubuh lainnya. Kondisi tali pusar yang terlilit membuat aliran darah dan oksigen menjadi terhambat selama kontraksi.

Dalam kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan detak jantung bayi turun atau bahkan berhenti sehingga menyebabkan kematian pada bayi.

3. Pertanda persalinan normal

kelebihan bayi sungsang. kelebihan bayi lahir sungsang

Kelebihan bayi sungsang yang terakhir adalah pertanda bahwa Mama bisa melakukan persalinan secara normal. Sebab sebagian besar kasus bayi sungsang, dialami oleh Mama pada awal kehamilan. 

Hanya sekitar 3 dari 100 bayi yang tetap bertahan pada posisi sungsang setelah 37 minggu. Kebanyakan bayi akan berputar posisi dengan kepala menghadap bawah pada 2 bulan terakhir menjelang persalinan atau sekitar 34 minggu dan seterusnya, Sandwell and West Birmingham Hospital

Maka dari itu, selain bersiap dengan kemungkinan operasi caesar, tidak menutup kemungkinan bagi Mama untuk mempersiapkan persalinan normal. Ingat untuk terus melakukan konsultasi dan mengupayakan hal-hal yang dianggap baik dengan dokter kandungan Mama dan Papa ya!

Jadi jangan khawatir dan sedih ya Ma, saat mendengar posisi bayi saat ini sungsang. Karena terdapat kelebihan bayi lahir sungsang yang baik untuk kesehatan Mama dan bayi. 

Baca juga: Nesting Saat Hamil Trimester 3 adalah Tanda Mau Melahirkan?

Untuk menghilangkan pikiran negatif, Mama dapat menenangkan pikiran dengan shopping. Mama bisa mulai membeli perlengkapan bayi yang aman, halal, dan natural dari Mama’s Choice

Tidak hanya sekedar menyediakan perawatan kulit dan rambut, baju, atau mainan bayi, Mama’s Choice juga menghadirkan perawatan untuk  Mama seperti sheet mask, krim untuk mengatasistretch mark, hingga serum penumbuh rambut yang tentunya bebas dari bahan toksin.

Artikel terkait: Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan dengan Aman

Jenis-Jenis Posisi Sungsang

Istilah "sungsang" mencakup beberapa posisi berbeda, dan perbedaannya memengaruhi pilihan persalinan.

Frank breech. Bokong di bawah, kedua kaki lurus ke atas menuju kepala. Ini yang paling sering, dan yang paling mungkin dipertimbangkan untuk persalinan pervaginam.

Complete breech. Bokong di bawah dengan kedua lutut tertekuk, seperti duduk bersila.

Footling breech. Satu atau kedua kaki berada paling bawah. Posisi ini umumnya menjadi alasan untuk memilih caesar.

Kapan Posisi Sungsang Masih Bisa Berubah

Ini yang paling menenangkan untuk diketahui: sebagian besar bayi masih berputar sendiri.

Pada usia kehamilan 28 minggu, sekitar seperempat bayi masih sungsang. Menjelang 37 minggu, angkanya turun menjadi sekitar 3–4 persen. Jadi temuan sungsang pada trimester kedua hampir selalu terlalu dini untuk dikhawatirkan.

Ruang gerak berkurang setelah 36 minggu, sehingga peluang berputar sendiri menurun setelah itu.

Pilihan yang Biasanya Ditawarkan

Menunggu. Untuk usia kehamilan di bawah 36 minggu, ini yang paling sering dianjurkan.

ECV (external cephalic version). Dokter memutar bayi dari luar perut, biasanya ditawarkan sekitar minggu ke-36 sampai 37. Dilakukan di rumah sakit dengan pemantauan denyut jantung janin. Tingkat keberhasilannya bervariasi, dan tidak semua kehamilan memenuhi syarat.

Posisi dan gerakan. Posisi sujud, berlutut dengan dada menempel lantai, dan berenang sering disarankan. Buktinya terbatas, tetapi risikonya kecil untuk kehamilan yang sehat, tanyakan dulu bila ada keluhan.

Persalinan caesar terencana. Pilihan paling umum untuk sungsang menjelang persalinan.

Persalinan pervaginam sungsang. Mungkin dalam keadaan tertentu, dengan tenaga medis berpengalaman dan kriteria yang ketat.

Yang Perlu Ditanyakan ke Dokter

  • Posisi sungsang jenis apa yang terlihat pada USG?
  • Berapa perkiraan berat bayi dan bagaimana posisi plasenta?
  • Apakah saya kandidat untuk ECV, dan apa risikonya?
  • Bila memilih caesar, kapan biasanya dijadwalkan?
  • Apa yang harus saya lakukan bila kontraksi datang lebih awal?

Pertanyaan terakhir penting: bila ketuban pecah saat bayi masih sungsang, segera ke rumah sakit, karena risiko tali pusar turun lebih dulu lebih besar pada posisi ini.

Sumber:

healthline.com

babycentre.co.uk

healthtalk.org

utswmed.org

swbh.nhs.uk

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga