Tips Memilih Deodorant yang Aman untuk Ibu Hamil
Deodorant selalu jadi andalan untuk mengatasi bau badan baik untuk wanita maupun pria. Tapi pasti Mama bertanya-tanya, apakah ibu hamil boleh pakai deodorant?

Deodorant selalu jadi andalan untuk mengatasi bau badan baik untuk wanita maupun pria. Tapi pasti Mama bertanya-tanya, apakah ibu hamil boleh pakai deodorant? Jawabannya: tergantung. Mama harus hati-hati, karena banyak deodorant yang beredar di pasaran mengandung bahan tidak aman untuk ibu hamil. Yuk simak terus!
Bahan Deodorant yang Berbahaya untuk Ibu Hamil

Belum ada penelitian yang secara khusus menilai efek deodoran pada kehamilan. Yang ada adalah sejumlah bahan yang sebagian Mama pilih untuk dihindari, dengan alasan yang kekuatannya berbeda-beda. Bagian berikut memisahkan mana yang soal bukti dan mana yang soal preferensi.
1. Aluminium
Aluminium adalah zat kimia yang berfungsi menyumbat pori-pori sehingga keringat tidak keluar, atau istilah lainnya antiperspirant. Bahan ini seringkali ada di urutan kedua komposisi, yang artinya merupakan bahan kedua terdominan pada deodoran. Bahan ini berpotensi menyebabkan kanker jika banyak terpapar dalam jangka panjang.
Fakta menarik lainnya adalah, bahan aluminum yang ada dalam antiperspirant bisa menyebabkan baju Mama menguning pada bagian ketiak. Jangan sampai ya Ma.
2. Triclosan / Triklosan
Triklosan adalah antibakteri yang dipakai untuk menekan bakteri penyebab bau badan.
Perlu diluruskan: FDA melarang triklosan pada sabun antiseptik konsumen bukan karena terbukti berbahaya, melainkan karena produsen tidak dapat menunjukkan bahwa produknya lebih baik daripada sabun biasa, sekaligus karena ada pertanyaan yang belum terjawab soal efek hormonal dan resistensi bakteri. Kalimat "berisiko memicu kanker" melampaui bukti yang ada, dan kami hapus.
3. Paraben
Paraben adalah zat pengawet yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Bahan kimia ini dapat terserap kulit, dan setelah masuk dalam tubuh ia akan berfungsi sebagai hormon estrogen. Estrogen yang berlebihan dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko kanker payudara, Ma.
4. Phthalates
Pthalates berfungsi membuat bahan lain menjadi lunak sehingga fleksibel dan mudah dibentuk, serta digunakan sebagai wewangian. Jadi kalau Mama menemukan ‘fragrance‘ (parfum) pada deodorant, kemungkinan deodorant itu menggunakan phthalates sebagai pewangi. Selain mengganggu sistem endokrin dalam tubuh, Phthalates dapat melintasi membran plasenta memengaruhi perkembangan janin.
5. Propylene Glycol dan Polyethylene Glycol
Bahan ini sering juga disingkat dengan kode PG dan PEG. Keduanya membantu penyerapan bahan kimia lain ke dalam kulit. Bahan ini sering menjadi penyebab utama iritasi dan alergi pada kulit.
Artikel terkait: Baru! Skincare Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui dari
Bagaimana memilih Deodorant yang Aman untuk Ibu Hamil?
Saat hamil, tubuh Mama cenderung berkeringat lebih banyak. Meski kurang nyaman, sebenarnya keringat itu punya fungsi penting, yaitu untuk menjaga suhu tubuh dan membuang toksin. Sedangkan antipespirant dari aluminium akan menghalangi keringat untuk keluar, artinya pembuangan toksin dalam tubuh jadi terhambat.
Artikel Terkait: Cara Mengatasi Bau Badan Saat Hamil
Agar lebih aman, ibu hamil boleh pakai deodorant dengan mempertimbangkan hal-hal berikut ini:
-
Tidak mengandung bahan-bahan berbahaya yang disebutkan di atas.
-
Sebaiknya berbahan natural sehingga lebih aman untuk ibu hamil.
-
Bisa mengatasi masalah keringat berlebih dan bau badan saat kehamilan.
Saat beralih menggunakan deodorant natural, mungkin di satu atau dua minggu awal keringat bisa keluar lebih banyak, karena selama ini Mama cegah dengan antipespirant. Namun setelah itu produksi keringat akan kembali normal seperti biasa.
Pilihan Deodorant yang Aman untuk Ibu Hamil
Saat hamil, Mama bisa mengalami keringat berlebih yang membuat gampang kegerahan dan bau badan. Deodoran khusus ibu hamil pastinya telah dilengkapi formula khusus untuk mengatasi masalah ini. Keunggulan dobel untuk Mama!
Untuk Mama yang ingin beralih ke deodorant yang lebih aman,Mama’s Choice Dry Serum Deodorant hadir sebagai merk deodorant lokal pertama di Indonesia yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. Dikemas dalam format serum, sehingga lebih cepat menyerap dan tidak lengket.
Dengan Dead Sea Mineral, Niacinamide, dan Lemon Extract, produk ini menekan bau badan sekaligus menutrisi dan membantu mencerahkan kulit ketiak. Formulanya bebas aluminium, alkohol, paraben, phthalates, dan triclosan.
Perlu diluruskan: karena bebas aluminium, produk ini deodoran, bukan antiperspiran. Deodoran bekerja pada bau; yang menekan produksi keringat adalah garam aluminium. Jadi klaim "mengontrol keringat berlebih" tidak tepat dan kami koreksi. Perlu ditambahkan pula bahwa American Cancer Society menyatakan tidak ada bukti aluminium pada antiperspiran menyebabkan kanker payudara. Memilih formula bebas aluminium adalah preferensi, bukan penghindaran bahaya.
Hasilnya? Mama bisa merasa nyaman dan percaya diri sepanjang hari tanpa khawatir berkeringat dan bau badan.
Nah, sekarang sudah paham kan Ma deodorant seperti apa yang Mama butuhkan? Yuk beralih ke produk pilihan yang lebih aman dan Halal untuk Mama dan buah hati!
Sumber:
Sumber
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.
