Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Susah Tidur Saat Hamil Tua? Lakukan 9 Cara Ini

Semakin tua usia kandungan, semakin sulit melakukan berbagai kebiasaan. Salah satunya, hamil tua susah tidur! Apakah Mama juga salah satu yang mengalaminya?

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Susah Tidur Saat Hamil Tua? Lakukan 9 Cara Ini, Ma!

Semakin tua usia kandungan, semakin sulit melakukan berbagai kebiasaan. Salah satunya, hamil tua susah tidur! Apakah Mama juga salah satu yang mengalaminya?

Hamil tua susah tidur, apa penyebabnya?

**Sebuah studi oleh National Sleep Foundation Amerika Serikat menyatakan bahwa, 78% wanita hamil mengalami gangguan tidur. Namun, kesulitan tidur saat hamil ini lebih sering terjadi pada trimester ketiga, daripada pada trimester pertama dan kedua. Kesulitan tidur pada trimester ketiga dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satu penyebab yang paling umum adalah karena ukuran perut (rahim) yang sudah sangat besar, dan membuat seorang ibu hamil sulit untuk berbaring dengan nyaman. Sering buang air kecil, kram kaki, atau bahkan rasa cemas menjelang persalinan juga akan membuat ibu hamil kesulitan untuk tidur.  Tak hanya itu, ternyata ada beberapa faktor lain yang menyebabkan ibu hamil tua susah tidur nyenyak, di antaranya:

  • Sakit punggung. Akibat pembesaran rahim, otot punggung menjadi tegang dan menyebabkan rasa sakit, yang dapat mengurangi kualitas tidur.

  • Asam lambung naik dan perut sakit. Rahim yang semakin membesar dapat mendorong asam lambung naik kembali ke esophagus (kerongkongan). Hal ini dapat terjadi pada trimester ketiga kehamilan, dan dapat sangat mengganggu kualitas tidur.

  • Sesak napas. Rahim yang membesar juga akan menekan diafragma yang terletak di bawah paru-paru. Tekanan yang meningkat ini akan membuat Bumil sesak napas, sehingga sulit untuk tidur.

  • Cemas berlebihan. Kegembiraan, kekhawatiran, pikiran tentang kesehatan bayi dan perubahan gaya hidup saat hamil tua dapat membuat ibu hamil terlalu cemas dan terjaga semalaman.

Cara mengatasi susah tidur saat hamil tua

Untuk mengatasi gangguan tidur saat hamil, yuk, kita lakukan cara-cara di bawah ini, Ma!

1. Jangan minum terlalu banyak air sebelum tidur

Jika penyebab utama Mama sulit tidur adalah sering buang air kecil, sebaiknya batasi asupan cairan 1 jam sebelum tidur. Letakkan 1 gelas di meja samping tempat tidur untuk menjaga Mama dari dehidrasi, terlebih lagi saat bangun tidur di pagi hari.**

2. Batasi kafein

Mulai kurangi minuman tinggi kafein seperti teh, kopi, dan cokelat. Kafein mengandung zat yang bisa menghilangkan kantuk dan tetap aktif meskipun waktu tidur telah tiba.

3. Lakukan diet seimbang

Mengonsumsi makanan sehat yang kaya vitamin B dan magnesium juga dapat mengatasi masalah kesusahan tidur saat hamil tua. Hal ini karena kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan insomnia. Sementara itu, kekurangan magnesium dapat menyebabkankram kakiyang mengganggu kualitas tidur.

4. Rutin berolahraga

Usahakan berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari. Ibu hamil dapat berjalan santai, atau mengikuti kelas olahraga renang atau kelas prenatal yoga.

5. Tidur menyamping

Yang penting pada kehamilan lanjut adalah tidur menyamping, kiri atau kanan, keduanya baik. Yang dihindari adalah tidur telentang dalam waktu lama pada trimester ketiga, karena berat rahim menekan pembuluh darah besar dan dapat mengurangi aliran darah.

Anjuran "harus selalu miring ke kiri" sudah tidak lagi dipakai secara kaku. Sisi kiri secara teori sedikit lebih baik untuk aliran darah, tetapi penelitian tidak menunjukkan sisi kanan berbahaya, dan memaksakan satu sisi semalaman justru membuat Mama makin sulit tidur. Bila Mama terbangun dalam posisi telentang, cukup berbalik menyamping lagi; itu tidak membahayakan.

Letakkan bantal di antara kaki dan di belakang punggung sebagai penyangga tambahan. Posisi ini akan membuat Mama lebih nyaman dan mudah untuk tertidur.

Jika Mama ingin yang lebih praktis, Mama bisa menggunakan bantal hamil.

6. Gunakan pakaian yang nyaman

Untuk mengatasi masalah tidur saat hamil tua, Mama baiknya menggunkan pakaian tidur longgar dan nyaman. Gunakan pakaian dengan bahan kain katun yang menyerap keringat dan nyaman. Yang paling penting, hindari untuk menggukan pakaian ketat saat tidur.

7. Tidak harus tidur di kasur

Berbaring di tempat tidur mungkin tidak nyaman selama trimester ketiga kehamilan. Jika Mama merasa lebih nyaman untuk tidur di kursi atau sofa yang nyaman, Mama boleh saja tidur di sana. Yang terpenting, tetap cukupi waktu tidur Mama, ya!

8. Pillow talk

Cara ini bisa sekaligus menjadi momen me-timebersama Papa. Lakukan ini secara rutin untuk mempersiapkan rencana-rencana kehidupan di masa mendatang, terutama tentang masa depan si kecil setelah lahir kelak.

Sembari bercerita, Mama juga bisa meminta bantuan Papa untuk mengusap punggung dengan lembut agar tidur lebih cepat.

9. Relaksasi

Mama juga bisa meminta bantuan Papa untuk memijat perlahan pada bagian punggung serta betis. Hal ini juga bisa membantu meredakan sakit punggung serta kram kaki.

Psst, Mama juga bisa meneteskan formula produk ini ke bantal sehingga Mama bisa menghirupnya agar lebih cepat tidur. Berdasarkan penelitian, lavender mampu meningkatkan kualitas tidur serta memperbaiki mood sehingga kecemasan bisa berkurang.

Tertarik mencoba? Klik banner sekarang juga untuk melihat selengkapnya.

Referensi:Momjunction,Baby Centre

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami