Cara Aman Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil Tua Maupun
Sakit pinggang adalah salah satu ketidaknyamanan yang paling sering dikeluhkan oleh ibu hamil, biasanya di awal kehamilan dan jelang persalinan.

Sakit pinggang adalah salah satu ketidaknyamanan yang paling sering dikeluhkan oleh ibu hamil, biasanya di awal kehamilan dan jelang persalinan. Jika Mama salah satu yang mengalaminya, berikut ini cara mengatasi sakit pinggang saat hamil muda maupun tua dengan aman dan alami!
Sakit Pinggang Saat Hamil, Normalkah?
Sakit pinggang selama kehamilan adalah hal yang cukup normal. Saat hamil, ligamen yang menghubungkan tulang-tulang akan melembut dan meregang untuk menyediakan tempat untuk janin serta mempersiapkan persalinan Mama.
Perubahan ini mengakibatkan ketegangan pada sendi punggung bawah dan panggul. Tak heran, Mama mudah sakit pinggang saat beraktivitas selama hamil.
Cara Mencegah & Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil Muda dan Tua
Nah, ada beberapa cara untuk mencegah sakit pinggang saat hamil muda maupun tua, antara lain:
-
Menghindari mengangkat benda berat
-
Menggunakan alas kaki yang datar
-
Tidur di matras yang mampu menopang tubuh dengan baik
-
Berjongkok dan jaga punggung tetap lurus saat mengambil barang dari lantai
-
Menggunakan bantal penyangga kehamilan
-
Melakukan peregangan dan olahraga ringan
Bila sakit pinggang tetap menyerang, Mama yang sedang hamil muda ataupun tua tidak dianjurkan memijat area punggung bawah tanpa berkonsultasi dengan dokter. Begitupun dengan menggunakan sembarang produk, misalnya balsem yang belum teregistrasi sebagai obat medis.
Karenanya, saat sakit pinggang menyerang Mama dapat melakukan beberapa cara alami untuk mengatasi, antara lain:
-
Beristirahat dan berbaring miring
-
Mandi air hangat
-
Kompres hangat bagian yang linu
-
Mengoleskan minyak herbal yang aman untuk ibu hami
Minyak Herbal yang Aman untuk Ibu Hamil
Untuk mengatasi sakit pinggang, Mama sebaiknya menggunakan minyak herbal dengan formula yang aman khusus ibu hamil. Sebab jenis minyak yang tidak tepat dapat diserap ke dalam darah dan menjadi toksin yang membahayakan kandungan.
Selain itu, hindari minyak dengan bahan campuran seperti alkohol, parfum buatan, danmineral oil yang dapat mengiritasi dan menyumbat pori-pori kulit.
Baca juga: Mengapa Sebaiknya Menghindari Mineral Oil dalam Skincare?
Kapan Harus ke Dokter?
Segera ke dokter jika sakit pinggang Mama sangat hebat dan disertai dengan:
-
Bercak darah atau perdarahan
-
Keputihan yang tidak biasa
-
Muntah, demam atau menggigil
-
Sakit kepala hebat
-
Edema (bengkak) mendadak
-
Gangguan penglihatan
Sebab kondisi sakit pinggang Mama mungkin tidak biasa dan membutuhkan penanganan khusus.
Baca juga: Ibu Hamil Masuk Angin, Bolehkah Kerokan?
Nah, itu dia cara mengatasi sakit pinggang saat hamil muda dan tua yang aman dan alami. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama ya!
Kenapa Pinggang Sakit di Trimester Berbeda
Trimester pertama. Penyebabnya lebih sering hormon daripada beban. Relaksin melonggarkan sendi dan ligamen panggul untuk persiapan persalinan, dan sendi yang lebih longgar terasa kurang stabil.
Trimester kedua. Perut mulai maju, titik berat tubuh bergeser ke depan, dan punggung bawah menahannya dengan melengkung lebih dalam.
Trimester ketiga. Berat bertambah, kepala bayi menekan panggul, dan kontraksi latihan bisa terasa menjalar ke pinggang.
Membedakan ini berguna, karena penanganannya tidak sama. Nyeri karena ligamen longgar membaik dengan penopang; nyeri karena postur membaik dengan latihan otot.
Yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Perbaiki cara berdiri. Berat merata di kedua kaki, bahu rileks ke belakang, panggul tidak didorong ke depan. Berdiri lama dengan satu kaki menumpu adalah kebiasaan yang paling sering memperburuk.
Cara mengangkat. Tekuk lutut, bukan punggung, dan dekatkan barang ke tubuh sebelum mengangkat.
Duduk dengan sandaran. Letakkan bantal kecil di lengkung punggung bawah. Bangun dan bergerak setiap 30 menit.
Tidur miring dengan bantal di antara lutut. Ini menjaga panggul tetap sejajar sepanjang malam.
Alas kaki datar dan menopang. Hak tinggi memperbesar lengkung punggung; sandal jepit tipis tidak memberi tumpuan sama sekali.
Kompres hangat selama 15 menit pada area yang paling nyeri.
Gerakan yang Menguatkan Penopangnya
Otot perut dalam dan otot dasar panggul adalah korset alami tubuh. Ketika keduanya lemah, punggung bawah bekerja sendirian.
- Cat-cow: merangkak, lengkungkan dan turunkan punggung perlahan, 10 kali
- Pelvic tilt: berbaring miring atau merangkak, tarik perut bawah ke dalam tanpa menahan napas
- Senam Kegel: melatih dasar panggul, bisa dilakukan sambil duduk
- Berenang atau jalan di air: mengurangi beban sendi hampir sepenuhnya
- Jalan kaki teratur lebih baik daripada istirahat total
Berhentilah bila ada nyeri tajam, dan pastikan gerakan dilakukan perlahan tanpa menahan napas.
Sabuk Penopang Kehamilan
Sabuk kehamilan membantu bila nyerinya berasal dari sendi panggul yang longgar, terutama nyeri di bagian depan panggul atau yang menjalar ke selangkangan.
Pakainya di bawah perut, bukan di atasnya, dan kencangkan sampai terasa menopang, bukan menekan. Ini alat bantu untuk aktivitas, bukan untuk dipakai sepanjang hari, otot tetap perlu bekerja.
Kapan Ini Bukan Nyeri Biasa
Hubungi bidan atau dokter bila nyeri pinggang Mama disertai:
- Nyeri yang datang dan pergi berirama sebelum minggu ke-37, bisa jadi kontraksi prematur
- Demam, atau nyeri saat buang air kecil, bisa infeksi ginjal
- Kebas, kesemutan, atau lemas pada tungkai
- Perdarahan atau keluar cairan dari jalan lahir
- Nyeri hebat yang muncul mendadak
Ringkasnya
Perbaiki postur dan alas kaki, latih otot perut dalam dan dasar panggul, tidur miring dengan bantal di antara lutut, dan gunakan sabuk penopang untuk aktivitas bila nyerinya dari panggul.
Penyebabnya Bukan Hanya Rahim yang Membesar
Pada kehamilan muda, rahim belum cukup besar untuk menjadi penyebab utama. Yang lebih berperan adalah perubahan hormon, relaxin dan progesteron melonggarkan ligamen dan sendi panggul sebagai persiapan persalinan, dan itu sendiri bisa membuat pinggang terasa nyeri sejak trimester pertama.
Pada kehamilan yang lebih besar, barulah pergeseran titik berat tubuh dan postur ikut menambah beban di punggung bawah.
Yang Terbukti Membantu
-
Tetap aktif dengan gerakan ringan: jalan kaki, senam hamil, atau berenang
-
Menjaga postur: berdiri tegak, hindari membungkuk lama
-
Menghindari mengangkat beban berat; bila harus, tekuk lutut bukan pinggang
-
Tidur menyamping dengan bantal di antara lutut
-
Istirahat yang cukup, dan kompres hangat pada area yang pegal
Dukungan dari Luar
Bila nyerinya terpusat di punggung bawah dan panggul, penyangga sering lebih membantu daripada apa pun yang dioleskan. Pregnancy Belt menopang berat perut sehingga beban di punggung bawah berkurang, terutama saat berdiri atau berjalan lama.
Setelah melahirkan, Postpartum Adjustable Corset membantu menopang punggung saat Mama banyak menggendong dan menyusui.
Jangan Anggap Semua Sakit Pinggang Itu Wajar
Terutama pada trimester dua dan tiga, segera periksakan bila sakit pinggang muncul bersama:
-
Kontraksi atau kram yang teratur
-
Perdarahan dari vagina
-
Cairan yang keluar dari vagina
-
Demam, atau nyeri saat buang air kecil
Kombinasi itu bisa berkaitan dengan persalinan prematur atau infeksi, dan keduanya perlu ditangani cepat.
Sumber:
Sumber
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.



