Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Cara Memilih Nursing Bra yang Tepat untuk Mama Menyusui

Ukuran payudara berubah berkali-kali selama menyusui. Cara memilih nursing bra yang benar, kapan membelinya, dan berapa yang perlu dimiliki.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Tiga perempuan dengan bentuk tubuh berbeda duduk bersama

Banyak Mama membeli nursing bra satu kali, di minggu-minggu terakhir kehamilan, lalu bingung kenapa dalam dua bulan bra itu sudah tidak terasa benar lagi.

Penyebabnya bukan salah beli. Penyebabnya adalah ukuran payudara berubah beberapa kali selama masa menyusui, dan tidak ada satu bra pun yang bisa mengikuti semuanya.

Kenapa ukurannya terus berubah

Ada empat titik perubahan yang bisa diperkirakan.

Selama kehamilan. Payudara mulai membesar sejak trimester pertama, dan tulang rusuk melebar untuk memberi ruang pada rahim yang naik. Lingkar dada sering bertambah lebih dulu daripada ukuran cup.

Saat ASI pertama keluar. Sekitar hari ketiga sampai kelima setelah melahirkan, payudara membesar drastis. Ini perubahan paling tajam, dan hanya berlangsung beberapa hari sampai seminggu.

Sekitar minggu keempat sampai keenam. Produksi ASI menyesuaikan diri dengan kebutuhan bayi. Payudara mengecil kembali dan tidak lagi terasa penuh sepanjang waktu, ini normal, dan bukan tanda ASI berkurang.

Saat menyapih. Jaringan kelenjar mengecil, dan ukuran akhir sering berbeda dari sebelum hamil.

Artinya: membeli satu bra untuk seluruh masa menyusui memang tidak realistis.

Kapan sebaiknya membeli

Untuk masa awal: sekitar usia kehamilan 36–38 minggu.

Pada titik ini lingkar tulang rusuk sudah mendekati ukuran akhirnya, sementara payudara belum membesar seperti saat ASI keluar.

Beli dengan kaitan paling longgar sebagai posisi awal. Ini penting. Bra akan melar seiring pemakaian, dan kaitan yang lebih rapat memberi Mama ruang penyesuaian nanti. Bra yang sejak awal dibeli pada kaitan terapat tidak punya ke mana-mana lagi.

Untuk minggu-minggu pertama: siapkan satu atau dua bra yang sangat lentur, tanpa kawat, berbahan lembut, dengan cup yang bisa mengembang. Masa payudara sangat penuh berlangsung singkat, dan tidak sebanding dengan membeli bra pas ukuran yang hanya terpakai seminggu.

Ukur ulang sekitar minggu keenam, ketika produksi sudah stabil. Ini saat yang tepat membeli bra yang benar-benar pas untuk dipakai berbulan-bulan.

Cara memastikan ukurannya benar

Yang perlu diperiksa ada beberapa, dan urutannya penting.

Lingkar dada menanggung sebagian besar beban. Bukan tali bahu. Lingkar dada harus terasa mantap dan mendatar di punggung, bila naik ke atas di bagian belakang, ukurannya terlalu longgar.

Cup harus menampung seluruh jaringan payudara tanpa ada bagian yang menonjol keluar di atas atau di samping. Cup yang terlalu kecil membuat jaringan payudara tertekan sepanjang hari, dan tekanan setempat seperti itu adalah salah satu faktor yang bisa berperan pada sumbatan saluran ASI, bukan satu-satunya penyebab.

Tali bahu tidak boleh menekan. Bila tali meninggalkan bekas di bahu, berarti lingkar dada tidak melakukan tugasnya.

Satu uji sederhana: masukkan dua jari di bawah lingkar dada di punggung. Harus bisa masuk, tapi terasa mantap.

Soal kawat

Ini pertanyaan yang paling banyak beredar, dan jawabannya sering terlalu disederhanakan.

Yang menimbulkan masalah adalah kawat yang tidak sesuai ukuran. Kawat yang menekan jaringan payudara, bukan menempel di tulang rusuk, bisa menghambat aliran ASI di saluran yang tertekan. Perlu jujur soal batasnya: bra yang tidak pas bukan penyebab tunggal sumbatan saluran atau mastitis, dan bra yang pas bukan jaminan Mama terhindar darinya. Ia hanya menghilangkan satu faktor yang mudah dikendalikan.

Masalahnya, ukuran payudara Mama berubah terus, sehingga kawat yang pas hari ini bisa menekan di tempat yang salah bulan depan.

Karena itu banyak Mama memilih tanpa kawat selama bulan-bulan awal, ketika ukuran paling tidak stabil, dan mempertimbangkan kawat kembali setelah produksi mapan. Bila Mama memilih berkawat, pastikan kawat menempel di tulang rusuk sepanjang lengkungannya.

Fitur yang benar-benar berpengaruh

Bukaan yang bisa dioperasikan satu tangan. Tangan Mama yang satu sedang menggendong bayi. Kaitan yang butuh dua tangan akan terasa sangat merepotkan pada jam dua pagi.

Bukaan cup penuh, bukan hanya lubang kecil. Bukaan yang lebar memudahkan pelekatan, terutama pada minggu-minggu awal ketika Mama dan bayi masih saling belajar.

Bahan yang menyerap keringat. Kulit di bawah payudara mudah lembap, dan lembap yang tertahan memicu iritasi serta jamur. Katun dan bahan alami lain jauh lebih membantu daripada sintetis yang rapat.

Jahitan yang halus di dalam. Kulit Mama sedang lebih sensitif, dan jahitan kasar terasa jauh lebih mengganggu daripada biasanya.

Ruang untuk breast pad. Cup yang sudah pas persis tidak menyisakan tempat, dan pad yang terlipat justru menekan satu titik.

Jenis yang berbeda untuk kebutuhan yang berbeda

Bra harian dipakai paling sering, pilih yang paling nyaman, bukan yang paling menopang.

Bra tidur lebih lembut dan tanpa kaitan, berguna bila Mama menyusui malam hari atau memakai breast pad saat tidur. Tidak harus dipakai, tetapi banyak Mama merasa lebih nyaman.

Bra pumping menahan corong pompa tanpa perlu dipegang. Untuk Mama yang memompa beberapa kali sehari, ini menghemat waktu yang nyata, dua tangan bebas berarti bisa makan, membalas pesan, atau sekadar beristirahat. Seamless Hands-Free Pumping Bra Mama's Choice dirancang untuk ini.

Untuk pemakaian sehari-hari, Maternity Nursing Bra dan Ultra Soft Nursing Bra memberi pilihan yang berbeda tingkat penopangannya. Pada polling bra menyusui di komunitas theAsianparent Indonesia, media yang satu grup dengan Mama's Choice namun beroperasi independen, September 2021 (n=1.566), bra kami menjadi merek yang paling banyak dipilih dengan 26% suara.

Berapa yang perlu dimiliki

Umumnya tiga sudah memadai: satu dipakai, satu dicuci, satu cadangan. Tambahkan satu bra tidur bila Mama sering menyusui malam hari.

Cuci dengan tangan atau dalam kantong khusus, dan jangan dikeringkan dengan mesin, panas merusak elastisitas, dan elastisitas adalah seluruh gunanya.

Tanda bra Mama perlu diganti

  • Lingkar dada naik ke atas di punggung
  • Ada jaringan payudara yang menonjol keluar dari cup
  • Tali bahu meninggalkan bekas
  • Muncul benjolan nyeri yang berulang di area yang sama, ini tanda ada yang tertekan
  • Kaitan sudah di posisi terapat dan masih terasa longgar

Yang terakhir itu penting: benjolan nyeri berulang di titik yang sama sering kali berasal dari bra yang menekan satu saluran setiap hari, dan teknik menyusui tidak ada hubungannya.

Yang Tidak Bisa Dilakukan Nursing Bra

Beberapa hal sering dijanjikan tanpa dasar, jadi ada baiknya disebutkan terang-terangan.

Bra tidak meningkatkan produksi ASI. Produksi ASI ditentukan oleh seberapa sering dan seberapa efektif payudara dikosongkan.

Bra tidak mencegah payudara kendur. Perubahan bentuk payudara setelah melahirkan berkaitan dengan kehamilan itu sendiri, genetik, usia, jumlah kehamilan, dan merokok, bukan dengan merek bra yang dipakai.

Bra tidak mencegah mastitis. Yang menurunkan risiko mastitis adalah pengosongan payudara yang teratur dan pelekatan yang baik.

Dan yang perlu diperiksa tenaga kesehatan, bukan diatasi dengan mengganti bra: nyeri menetap, kemerahan pada payudara, benjolan yang tidak hilang setelah menyusui, atau demam.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan waktu terbaik membeli nursing bra?
Sekitar usia kehamilan 36–38 minggu. Pada titik ini ukuran tulang rusuk sudah mendekati ukuran akhir, sementara payudara belum membesar drastis seperti saat ASI mulai keluar. Beli dengan kaitan paling longgar sebagai posisi awal.
Apakah nursing bra berkawat berbahaya?
Yang berbahaya adalah kawat yang salah ukuran. Kawat yang menekan jaringan payudara dapat menghambat aliran ASI di saluran tertentu. Bila Mama memilih berkawat, pastikan kawat menempel di tulang rusuk, bukan di jaringan payudara.
Berapa nursing bra yang perlu dimiliki?
Umumnya tiga sudah memadai: satu dipakai, satu dicuci, satu cadangan. Tambahkan satu bra tidur yang lebih lembut bila Mama sering menyusui malam hari.
Kenapa bra saya terasa sempit padahal baru dibeli?
Ukuran payudara berubah beberapa kali selama menyusui, paling drastis saat ASI pertama keluar, lalu menyesuaikan lagi sekitar minggu keenam. Bra yang pas di minggu pertama sering sudah tidak pas di bulan kedua.

Sumber

  • Polling komunitas theAsianparent Indonesia tentang bra menyusui — Sep 2021 (n=1.566)
  • Academy of Breastfeeding Medicine — panduan penanganan sumbatan saluran ASI dan mastitis

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Maternity Nursing Bra

Maternity & Nursing Wear

Maternity Nursing Bra

Rp 75.553Rp 169.000hemat 55%

4.8 · 6 ulasan

Ultra Soft Nursing Bra

Maternity & Nursing Wear

Ultra Soft Nursing Bra

Rp 161.489Rp 199.000hemat 19%

4.8 · 54 ulasan

Seamless Hands-Free Pumping Bra

Maternity & Nursing Wear

Seamless Hands-Free Pumping Bra

Rp 219.129Rp 289.000hemat 24%

4.8 · 11 ulasan

Baca juga