Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Cara Membersihkan Playmat Bayi yang Benar Supaya Awet

Agar bayi dapat bermain dengan aman, menyediakan playmat mungkin suatu keharusan ya, Ma? Bagaimana cara membersihkan playmat bayi yang benar supaya awet?

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Cara Membersihkan Playmat Bayi yang Benar Supaya Awet

Agar bayi dapat bermain dengan aman, menyediakan playmat mungkin suatu keharusan ya, Ma? Tentunya Mama perlu mengetahui cara membersihkan playmat karena alas bermain ini bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Bagaimana cara membersihkan playmat bayi yang benar supaya awet? Yuk, simak ulasannya di sini!

Jenis-jenis Playmat Bayi

Perlu Mama ketahui, tiap jenis playmat yang dimiliki akan membutuhkan metode pembersihan yang berbeda pula. Sebab mencuci menggunakan air atau memasukkannya ke dalam mesin cuci tidak cukup untuk memastikan Mama menggunakan bahan yang tepat. Baik untuk jenis playmat ataupun untuk kulit bayi Mama.

Apalagi jika playmat Si Kecil sering diinjak atau keluarga memiliki hewan peliharaan. Kondisi ini membuat playmat menjadi mudah terkena kuman, kotoran, dan debu. Nah, sebelum mengetahui cara membersihkannya, Mama perlu tahu jenis-jenis playmat berikut ini.

1. Playmat busa

Bahan yang satu ini sangat populer untuk dijadikan alas bermain bayi dan anak kecil. Dengan bahan yang lembut, playmat busa bisa meminimalisir cedera saat anak terjatuh atau berguling. 

Keunggulan dari playmat busa adalah memiliki ketebalan tertentu yang dapat menghindarkan anak dari cedera dan dapat disimpan jika tidak digunakan. Namun kekurangannya adalah Mama harus memastikan kekeringannya setelah dibersihkan karena busa cenderung menyerap air.

000.000

2. Playmat puzzle

Cara Membersihkan Playmat Bayi yang Benar Supaya Awet

Playmat yang satu ini juga cukup banyak digunakan Mama untuk menutupi lantai agar Si Kecil aman dalam bermain. Karena biasanya playmat puzzle terbuat dari busa, Mama bisa menggunakan campuran air, cuka, dan minyak esensial untuk membersihkannya. 

Keunggulan playmat puzzle adalah memiliki ketebalan rata-rata 1-1,5 cm sehingga aman untuk Si Kecil. Selain itu, playmat ini juga mudah dipasang atau dilepas. K****ekurangan playmat ini terletak pada cara membersihkannya karena tidak dapat dibersihkan menggunakan air berlebih.

000 (satu set)

3. Playmat karet

Banyak Mama yang menyukai playmat berbahan karet karena cara membersihkannya cukup mudah dan tidak menyerap banyak air. Namun, Mama perlu menghindari playmat ini dari benda tajam agar tidak rusak, ya!

4. Playmat kain

Mama bisa mendapatkan playmat ini dengan cukup mudah, tetapi sayangnya sangat rentan terhadap cairan seperti air liur atau air seni bayi. Akibatnya Mama harus segera mengganti alas ini jika sudah basah agar Mama bisa membersihkan noda dengan lebih mudah.

5. Playmat plastik

Playmat berbahan plastik cukup banyak tersedia di pasaran. Ma, bahan playmat yang satu ini juga termasuk bahan yang mudah untuk Mama bersihkan, lho! Akan tetapi playmat ini lebih tipis dari playmat lainnya.

6. Playmat air

Terakhir ada playmat air, yang biasanya dibungkus dengan menggunakan plastik nih Ma. Playmat jenis ini sangat baik untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar, serta mudah untuk Mama bersihkan menggunakan lap.

Mama dan Si Kecil bisa menggunakannya untuk bermain di luar ruangan, lho!

Baca juga: 6 Tips Mewujudkan Rumah Sehat Selama Pandemi untuk Bayi

Cara Merawat Playmat Agar Tetap Awet

Cara Membersihkan Playmat Bayi yang Benar Supaya Awet

Mama perlu melakukan beberapa hal berikut demi menjaga ketahanan playmat:

  • Menghindari penggunaan penyedot debu dengan kepala bulu karena dapat menyebabkan goresan pada permukaan playmat.

  • Menghindari kontak langsung dengan elemen pemanas karena dapat merusak playmat.

  • Hindari meninggalkan playmat dalam suhu yang terlalu dingin atau panas.

  • Tidak meletakkan furnitur atau peralatan apapun di permukaan playmat untuk waktu lama karena dapat memberi kerusakan permanen.

  • Menyimpan playmat saat tidak digunakan.

Baca juga: Biar Anak Nggak Gampang Sakit, Ini Fakta dan 3 Cara Aman Bersihkan Mainan Anak

Cara Membersihkan Playmat Bayi

Berikut ini merupakan cara untuk membersihkan playmat bayi yang benar agar awet dan tidak mudah rusak.

  • Mama dapat membersihkan playmat terlebih dahulu menggunakan penyedot debu.

  • Untuk playmat jenis busa, puzzle, karet, dan plastik, Mama dapat membersihkan menggunakan campuran air, cuka, dan minyak esensial untuk memberikan aroma tambahan. Lalu playmat jenis air dapat dibersihkan menggunakan campuran air dan sabun.

  • Playmat kain dapat Mama cuci menggunakan mesin cuci atau tangan dengan menggunakan detergen yang aman untuk kulit bayi.

  • Keringkan playmat dengan cara menjemur atau lap dengan kain kering pada permukaan playmat.

Setelah itu, lap dengan tisu atau kain bersih dan biarkan hingga kering.

Itulah cara membersihkan playmat bayi yang benar. Setelah itu, Mama bisa langsung membebaskan Si Kecil bermain di atas playmat kesayangannya!

sabun cuci cairan pembersih rumah aman untuk anak dan bayi

Artikel terkait: 7 Bahan untuk Membuat Meja Dapur & Cara Membersihkannya

Membersihkan Bukan Sama dengan Mendisinfeksi

Campuran cuka dan minyak esensial sering disebut sebagai pembersih alami serbaguna. Perlu diluruskan: campuran seperti itu bukan disinfektan yang tervalidasi, dan tidak bisa dijanjikan membuat playmat bebas bakteri dan virus.

Untuk sebagian besar keperluan sehari-hari, itu bukan masalah, membersihkan (mengangkat kotoran dengan sabun dan air) sudah memadai. Mendisinfeksi baru diperlukan pada situasi tertentu, misalnya setelah terkena muntah atau tinja, dan untuk itu gunakan produk yang memang ditujukan sebagai disinfektan, sesuai petunjuk kemasannya.

Yang paling menentukan adalah petunjuk dari pembuat playmat-nya. Sebagian bahan, EVA foam, PVC, kain berlapis, rusak atau berubah warna bila terkena cuka, alkohol, atau air panas. Baca label perawatannya sebelum mencoba resep apa pun.

Setelah dibersihkan, keringkan sampai benar-benar kering sebelum dipakai lagi; lembap yang tertinggal justru mengundang jamur.

Satu catatan terakhir: jangan menambahkan minyak esensial hanya untuk memberi aroma pada permukaan tempat bayi bermain dan memasukkan tangan ke mulut. Bahan alami juga bisa memicu iritasi.

Sumber:

babyplaymats.ca

my-best.id

naturalbabylife.com

tokopedia.com

tokopedia.com

sehatq.com

tokopedia.com

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga