Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Cara Melakukan Pelekatan Menyusui yang Benar, Sudah Tahu?

Puting susu sakit saat menyusui bayi? Mungkin pelekatannya salah! Cari tahu cara pelekatan saat menyusui ASI yang benar dengan gambar di sini!

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Ibu menggendong bayinya

Menyusui sudah berjam-jam, tapi kok sepertinya bayi tidak kenyang-kenyang? Jangan-jangan pelekatan menyusuinya salah. Pelekatan ini berperan penting dalam keberhasilan saat menyusui langsung (direct breastfeeding), karena itu yuk belajar cara yang benar dengan gambar di sini!

Mengapa Pelekatan Menyusui yang Benar itu Penting?

Pelekatan menyusui adalah momen ketika bayi memasukkan puting dan areola (area gelap di sekitar puting) ke dalam mulutnya dan mengisap ASI dari payudara ibunya.

Pelekatan yang dalam membuat transfer ASI lebih efektif, mencegah puting lecet dan nyeri, dan menurunkan risiko payudara bengkak.

Satu catatan penting: bayi yang menyusu sering atau lama belum tentu pelekatannya salah. Frekuensi menyusu berbeda-beda pada tiap bayi, dan menyusu sering adalah hal yang normal, terutama pada minggu-minggu awal dan saat bayi sedang growth spurt.

Pada umumnya, bayi memiliki naluri untuk melakukan pelekatan dengan benar. Namun kenyataannya tidak selalu lancar. Bisa saja bayi panik akibat terlalu lapar atau Mama salah posisi diri sehingga pelekatan yang baik gagal dilakukan.

Baca juga: 9 Masalah Kulit Saat Hamil yang Paling Sering Terjadi

Tanda Pelekatan Menyusui Bayi Salah

cara pelekatan saat menyusui ASI yang benar dan baik

Tanda-tanda berikut menunjukkan pelekatan perlu diperbaiki, karena transfer ASI kemungkinan kurang efektif:

  • Nyeri pada puting susu saat menyusui. Ini dikarenakan bayi mengemut puting dan bukan areola.

  • Puting dan areola bawah Mama tidak masuk seluruhnya ke mulut bayi.

  • Ada bunyi decak tanpa gerakan menelan.

  • Puting bengkak dan meruncing setelah menyusui.

Sebaliknya, tanda pelekatan yang baik lebih dapat diandalkan daripada tanda pelekatan yang buruk: mulut bayi terbuka lebar, dagu menyentuh payudara, bibir bawah terlipat keluar, dan terdengar irama menelan. Bayi yang rewel atau wajahnya memerah saat menyusu bukan bukti pasti pelekatan salah, tanda itu tidak spesifik dan bisa muncul karena banyak hal lain, seperti aliran ASI yang deras atau bayi yang terlalu lelah.

Cara Melakukan Pelekatan Menyusui yang Benar

Bagaimana jika bayi terlanjur menyusu dengan pelekatan yang salah? Mama perlu melepaskannya dari payudara lalu mengulang pelekatan dari awal.

Lepaskan isapannya dulu sebelum menarik bayi. Selipkan jari kelingking yang bersih dengan lembut ke sudut mulut Si Kecil sampai isapannya terlepas, baru lepaskan payudara. Menarik langsung saat bayi masih mengisap adalah salah satu penyebab puting lecet yang paling sering.

Berikut ini gambar cara melakukan pelekatan menyusui yang benar langkah demi langkah:

cara pelekatan saat menyusui ASI yang benar dan baik

  • Setelah bayi berada di posisi yang benar, pegang payudara Mama dengan tangan yang bebas.

  • Letakkan jempol di atas puting dan areola (di area hidung bayi akan menempel di payudara), jari telunjuk di bagian bawah (di area dagu bayi akan menempel di payudara).

  • Tekan payudara sehingga bentuknya menyerupai huruf C sesuai mulut bayi.

  • Dekatkan bayi ke payudara. Kemudian beri sentuhan agar mulutnya terbuka lebar (seperti menguap).

  • Segera tempelkan mulutnya ke puting dan areola Mama.

Pelekatan menyusui sudah benar jika: dagu Si Kecil menyentuh payudara, mulut terbuka lebar, ada gerakan menghisap dan meneguk, lebih banyak areola bagian atas yang terlihat dibandingkan areola bagian bawah, dan puting tidak terasa sakit.

Bagaimana Jika Puting Sudah Terlanjur Lecet karena Pelekatan yang Salah?

Rasa sakit pada puting akibat pelekatan ASI yang salah memang cukup traumatis sampai bisa membuat Mama tidak mood untuk menyusui bayi secara langsung. Bila sudah demikian, sebaiknya Mama cepat mengobatinya agar bisa segera menyusui kembali.

Mamas Choice - Intensive Nipple Cream - 2

Mama dapat menggunakan Mama’s Choice Intensive Nipple Cream, krim puting untuk mencegah dan mengatasi puting kering, lecet, dan pecah-pecah lebih cepat. Diperkaya dengan bahan alami ekstrak kurma dan coconut oil yang efektif melembapkan kulit.

Keistimewaan Nipple Cream kami adalah formulanya yang food-gradesehingga aman jika tertelan bayi. Jadi, Mama tak perlu membilas lagi jika ingin menyusui Si Kecil. Praktis dan mudah!

Baca juga: Jangan Digaruk! Ini 5 Cara Atasi Puting Gatal Saat Menyusui

Produk ini bebas bahan kimia berbahaya seperti *fragrance,*alkohol, paraben, serta telah tersertifikasi Halal.

Menyukseskan ASI eksklusif memang perlu usaha ekstra, kesabaran, dan pengorbanan, Ma. Untuk itu, terus pelajari teknik dan siapkan peralatan yang diperlukan.

Mama’s Choice juga ingin selalu menemani perjalanan keibuan Mama dengan berbagai produk perawatan berkualitas yang terjangkau. Semoga informasi ini membantu! <3

[Bagaimana Jika Puting Sudah Terlanjur Lecet karena Pelekatan yang Salah?](https://shopee.co.id/Mama's-Choice-Intensive-Nipple-Cream-(Krim-untuk-Puting-Lecet-Halal-dan-Food-Grade-Aman-untuk-Bayi-i.145504671.7118355572?utm_source=brands-website&utm_medium=seller&utm_campaign=s145504671_SS_ID_OTHR_always-on-article&utm_content=cara-melakukan-pelekatan-menyusui-yang-benar)

Baca juga: Manfaat dan Risiko Pumping ASI

Beberapa Hal yang Perlu Diluruskan

Durasi dan frekuensi menyusui tidak mengukur keberhasilannya. Yang lebih bisa diandalkan: isapan dan gerakan menelan yang terdengar, kenyamanan Mama saat menyusui, jumlah popok basah, dan pertambahan berat badan bayi.

Seluruh areola tidak harus masuk ke mulut bayi. Yang penting pelekatannya dalam, lebih banyak areola bagian bawah yang masuk daripada bagian atas, dagu menempel ke payudara, dan bibir bawah terlipat keluar.

Krim Puting Bukan Pengganti Perbaikan Pelekatan

Krim perawatan membantu merawat kulit puting yang kering atau lecet, tetapi tidak menggantikan perbaikan pelekatan, kalau penyebabnya tidak diperbaiki, lecetnya akan kembali.

Jika puting terus nyeri, lecet, atau berdarah, mintalah bantuan bidan atau konselor laktasi agar penyebabnya diperiksa langsung. Nyeri yang menetap bukan bagian normal dari menyusui.

Satu catatan soal memilih produk: label "bebas paraben" bukan penanda keamanan. FDA menyatakan tidak memiliki bukti bahwa paraben sebagaimana digunakan dalam kosmetik menimbulkan bahaya. Ketiadaan satu bahan juga tidak membuktikan formula jadinya lebih aman.

Sumber:

Breastfeedingbuddies.com

Whattoexpect.com

Verywellfamily.com

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Intensive Nipple Cream

Breastfeeding

Intensive Nipple Cream

Rp 98.900

★ 4.9 · 210 ulasan

Baca juga

Tanya kami