Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Bahaya Bahan Cairan Pembersih Lantai bagi Anak

Menjaga kebersihan lantai adalah makanan sehari-hari seorang ibu. Bisa saja dalam produk pembersih lantai itu terkandung bahaya untuk bayi dan anak Mama.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceTerbit Diperbarui 4 menit baca
Bayi bermain di lantai bersama orang tuanya di rumah

Menjaga kebersihan lantai adalah makanan sehari-hari seorang ibu. Tapi, entah mengepel sendiri atau memakai asisten, jangan sembarang memilih pembersih lantai ya, Ma. Bisa saja dalam produk pembersih lantai itu terkandung bahaya untuk bayi dan anak Mama. Apalagi jika bayi Mama mulai merangkak ke sana kemari!

Bayi dan anak-anak memiliki tubuh yang masih sangat sensitif terhadap berbagai zat asing seperti bahan kimia. Sementara itu mereka juga sangat aktif mengeksplorasi seisi rumah dengan berguling-guling dan memasukkan apa saja ke dalam mulut.

Apa Saja Bahan Berbahaya di Pembersih Lantai?

Sebagian bahaya pembersih lantai mungkin tidak langsung terlihat, tapi kalau digunakan dalam jangka panjang ternyata berdampak buruk bagi pertumbuhan bayi dan anak-anak. Ayo Ma, kenali bahan-bahan berbahaya yang ‘bersembunyi’ di balik produk pembersih lantai supaya lebih waspada! 

bahaya yang terkandung dalam cairan pembersih lantai

1. Phthalates

Barangkali Mama tidak menemukan zat phthalates dalam komposisi produk. Namun jangan terkecoh, ‘fragrance’ atau parfum pada produk pembersih biasanya terbuat dari bahan kimia ini. Maka dari itu, carilah produk pembersih lantai yang menyebutkan ‘bebas phthalates’. 

Phthalates dapat masuk melalui pernapasan atau kontak langsung dengan kulit. Beberapa penelitian menunjukkan phthalates dapat mengganggu hormon. Gangguan hormon dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker.

2. Alkohol

Alkohol adalah andalan untuk membunuh kuman pada lantai dan area rumah lainnya. Tapi hati-hati, kulit dapat menyerap alkohol dengan cepat dan mengalami kerusakan jaringan permanen. Apalagi bila masuk ke mulut, alkohol dapat mengganggu sistem syaraf pusat dan membuat Si Kecil muntah, kejang, dan sulit bernafas. Untuk amannya, jauhi bahan ini dari anak!

3. Triclosan / Triklosan

Triclosan adalah antibakteri yang banyak dipakai pada cairan pembersih, termasuk lantai. Studi menunjukkan bahwa triclosan dapat meningkatkan risiko alergi pada anak dan gangguan endokrin. Bahan kimia yang satu ini juga bersifat karsinogenik, artinya dapat menyebabkan kanker jika digunakan jangka panjang. 

4. Chlorine / Klorin

Chlorine adalah pembasmi bakteri dan kuman dan biasanya dipakai untuk kolam renang, disinfektan, dan pembersih lantai. Fungsinya memang luar biasa, tapi bahan ini berbahaya untuk Si Kecil. Klorin dapat menyebabkan gangguan jantung, pernapasan, dan meningkatkan risiko asma pada bayi. Kulit anak juga berpotensi iritasi apabila terkena klorin.

5. SLS

Sodium Lauryl Sulfate (SLS) adalah deterjen dan surfaktan yang populer sebagai bahan pembuat busa. Namun ternyata bahan ini juga berbahaya bagi Si Kecil. SLS dapat membuat iritasi pada mata, kulit, hingga paru-paru. 

Artikel terkait: Bahaya SLS dalam Sabun

Tips Membersihkan Lantai Aman untuk Si Kecil

Tips Membersihkan Lantai Aman untuk Si Kecil

Wah banyak juga ya bahan berbahaya pembersih lantai yang umum di pasaran. Jadi bagaimana dong? Berikut ini ada beberapa tips membersihkan lantai yang aman untuk Si Kecil. 

  • Mama bisa membuat DIY pembersih lantai dengan campuran bahan-bahan alami, seperti serai (sereh) atau lemon.

  • Jika tak ingin ribet membuat pembersih lantai sendiri, cukup beralih ke produk pembersih lantai yang natural dan aman, bebas dari toksin.

  • Jauhkan pembersih lantai dan produk pembersih lainnya dari jangkauan anak. Selalu letakkan di lemari bagian atas sehingga tidak dapat diakses oleh Si Kecil.

  • Ketika membersihkan lantai, bawa anak ke ruangan lain. Kemudian tunggu sampai lantai benar-benar kering sempurna. Hal ini mengurangi risiko Si Kecil tergelincir dan menghirup pembersih lantai, serta terpapar air bekas mengepel lantai.

Baca juga: Syarat Pembersih Rumah yang Aman untuk Bayi

Beralih ke Pembersih Lantai yang Aman Sekarang

Setelah mengetahui bahayanya, alangkah bijaknya kalau Mama beralih ke produk pembersih yang lebih aman dan alami.

Mama’s Choice Baby Floor Cleanser adalah pilihan aman yang praktis untuk membersihkan lantai, jadi Mama tak perlu repot meracik serai atau lemon menjadi cairan pel. Cukup tuangkan setutup botol dengan 2-3 liter air, Mama bisa langsung mengepel!

Jadi pastinya tidak berbahaya bagi Si Kecil!

  • Sabun cuci botol & alat makan bayi dan anak.

  • Deterjen bayi yang aman untuk kulit sensitif.

  • Disinfektan tanpa alkohol untuk semprot-semprot saat ke luar rumah.

  • Pembersih lantai yang lembut dan food grade

Bagaimana? Kini Mama tidak perlu khawatir lagi dengan bahaya pembersih lantai dong.

Koreksi

Triclosan bukan karsinogen. Konsensus kesehatan saat ini mengaitkan triclosan dengan potensi gangguan hormon dan resistensi bakteri, bukan kanker.

SLS bukan racun pernapasan. Dalam produk rumah tangga, SLS bertindak sebagai iritan kulit dan mata. Menyebutnya berbahaya bagi paru-paru tidak akurat.

Soal klorin, ini yang paling penting untuk keselamatan. Bahaya utama klorin, seperti gas klorin atau kloramin, timbul ketika tercampur dengan produk pembersih lain, terutama amonia atau pembersih berbahan asam. Campuran itu menghasilkan gas beracun yang bisa berbahaya dalam ruang tertutup.

Jadi instruksi keselamatan yang paling penting: jangan pernah mencampur produk pembersih, dan pastikan ruangan berventilasi saat membersihkan.

Sumber: 

Center4research.org

Fairview.org

Earlylearningleaders.org

Tyentusa.com

Healthline.com

Webmd.com

Thebetterindia.com

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami