Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Hati-Hati, Zat Toksin Juga Bisa Diserap Janin Melalui Kulit

Pernah mendengar seorang wanita keracunan krim wajah hingga menderita penyakit kulit setelah menggunakannya dalam jangka panjang?

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Botol cairan pembersih tanpa label

Pernah mendengar seorang wanita keracunan krim wajah hingga menderita penyakit kulit setelah menggunakannya dalam jangka panjang? Atau, mendengar larangan ibu hamil tidak boleh sembarangan menggunakan lotion atau krim karena dikhawatirkan dapat menyebabkan janin tumbuh tidak sempurna di dalam kandungan? Ya, zat toksin adalah penyebabnya.

Hati-Hati, Zat Toksin Juga Bisa Diserap Janin Melalui Kulit

Zat toksin adalah zat yang bersifat beracun bagi kesehatan tubuh, mulai dari yang bersifat karsinogen atau penyebab kanker, yang merusak sel dan saraf tubuh, menyebabkan iritasi, hingga merusak sistem metabolisme dan kinerja organ tubuh.

Jika semua hal tersebut terjadi, bukan tidak mungkin janin dan bayi turut terancam kesehatannya. Dikarenakan ia akan memperoleh langsung asupan makanan dari ibu hamil dan menyusui.

Untuk itulah Mama’s Choice hadir demi menciptakan rasa aman dan ketenangan di dalam hidup Mama.

Zat toksin adalah zat yang bisa terserap kulit

Saat zat toksin dari krim atau lotion digunakan, zat toksin tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit hingga menembus ke sel kulit dan pembuluh darah. Pembuluh darah akan mengalirkan zat ini ke seluruh tubuh. Termasuk di antaranya mengalir menuju plasenta, tempat janin menyerap segala nutrisi yang dikonsumsi oleh Mama yang mengandungnya. Bagi ibu menyusui, sel darah yang telah terkontaminasi zat toksin akan diproses menjadi ASI, yang juga dikonsumsi oleh bayi yang disusuinya.

Transmisi racun ini bisa dihindari, jika Mama tidak menggunakan zat toksin yang umumnya terdapat pada krim atau lotion seperti:

  • Paraben, yang berisiko menyebabkan gangguan hormon, tiroid, serta menghambat pertumbuhan janin dalam kandungan.

  • Merkuri, yang dapat menghambat perkembangan neurologis anak sejak dalam kandungan.

  • SLS, yang menyebabkan iritasi serta kulit mengelupas.

  • Phthalates, menyebabkan gangguan saraf anak sejak dalam kandungan.

  • Retinoid, yang bersifat teratogen atau merusak perkembangan embrio.

  • Oxybenzone, yang berpotensi menyebabkan bayi lahir cacat.

  • Hydroquinone, yang mengganggu perkembangan janin.

  • Alkohol, yang berisiko membuat kulit kering dan gatal berlebihan.

Klik nama zat toksin untuk mendapatkan jurnal penelitian yang membuktikan zat toksin tersebut harus dihindari.

Cek ulang komposisi dari setiap produk perawatan kulit yang Mama gunakan baik untuk wajah, tubuh, ataupun pencegah stretch mark selama kehamilan.

Jangan sampai, apa yang Mama konsumsi saat ini masih mengandung zat toksin berbahaya seperti yang disebutkan di atas.

Penting untuk mengetahui apa fungsi di balik zat kimia yang Mama gunakan saat ini. Sebagai #PilihanAmanMama, Mama’s Choice menyediakan perawatan kulit bebas zat toksin,kaya akan bahan natural, danbermanfaat untuk kesehatan tanpa mengganggu pertumbuhan janin atau bayi.

Tanpa alkohol, tanpa paraben, dan mengandung formula paten inovasi resmi dari Mama’s Choice

Berdasarkan survei kepuasan konsumen, 97,3% Mama menyatakan setuju, ini persentase responden yang menilai demikian, bukan pengukuran objektif atas memudarnya stretch mark bahwa perpaduan kandungan lipobelle soyaglicone dan aloe vera efektif meredakan gatal-gatal saat hamil serta memudarkan stretch mark secara berkala.

Mau menjadi salah satu yang membuktikan keunggulan formula aman andalan Mama’s Choice Stretch Mark Cream?

Klik tombol untuk dapatkan promonya.

krim penghilang stretch mark terbaik

129,000,-)

Bagaimana dan Seberapa Banyak Kulit Menyerap

Kulit bukan lapisan kedap. Ia sawar yang memilih, dan yang menentukan seberapa banyak sebuah bahan masuk ada empat hal.

Ukuran molekul. Molekul kecil menembus lebih mudah; molekul besar seperti kebanyakan protein hampir tidak masuk sama sekali.

Kondisi kulit. Kulit yang lecet, sangat kering, atau sedang meradang menyerap jauh lebih banyak daripada kulit utuh.

Area tubuh. Penyerapan tidak merata. Kulit wajah, ketiak, dan area genital jauh lebih permeabel daripada telapak tangan.

Lama kontak dan luasnya. Produk yang dibilas dalam hitungan detik berbeda dari produk yang menempel seharian di seluruh tubuh.

Ini sebabnya pertanyaan "apakah bahan ini menyerap" hampir selalu kurang tepat. Yang lebih berguna: berapa banyak, di area mana, dan seberapa sering.

Kenapa Kehamilan Mengubah Perhitungannya

Ada dua alasan yang berdiri sendiri.

Pertama, sebagian bahan dapat melewati plasenta. Bagi janin yang organ-organnya sedang terbentuk, paparan pada trimester pertama berbobot berbeda dibanding paparan yang sama pada orang dewasa.

Kedua, kulit hamil sering lebih kering dan lebih sering digaruk, dan kulit yang tidak utuh menyerap lebih banyak.

Bagi bayi, perbandingan luas kulit terhadap berat badan jauh lebih besar. Jumlah bahan yang diserap per kilogram berat badan untuk luas olesan yang sama karena itu jauh lebih tinggi daripada pada Mama.

Yang Layak Diperhatikan Lebih Dulu

Alih-alih menghapal daftar panjang, mulailah dari produk yang menempel paling lama pada area paling luas.

  • Losion tubuh dan minyak: luas dan seharian
  • Deodoran: area yang permeabel, dipakai setiap hari
  • Sunscreen: luas, dipakai berulang
  • Produk area kewanitaan
  • Produk bayi, karena alasan di atas

Yang lebih longgar: sampo, sabun, dan pembersih wajah, dipakai lalu dibilas dalam hitungan detik.

Membaca Label Tanpa Panik

Lima bahan pertama menentukan. Bahan di urutan akhir umumnya hadir dalam kadar kecil.

"Alami" bukan jaminan aman, dan "kimia" bukan berarti berbahaya. Air adalah bahan kimia; sejumlah ekstrak tumbuhan adalah iritan kuat.

Dosis menentukan. Hampir semua bahan aman pada kadar tertentu dan bermasalah pada kadar lain. Kalimat "mengandung X" tanpa angka tidak memberi informasi yang bisa dinilai.

Cek nomor BPOM. Produk yang beredar resmi wajib terdaftar, dan itu berarti kadar bahan-bahannya sudah dinilai.

Ringkasnya

Kulit menyerap sebagian bahan, dan jumlahnya bergantung pada molekul, kondisi kulit, area, serta lama kontak.

Yang paling berguna adalah mendahulukan produk yang menempel paling lama di area paling luas, dan memilih yang terdaftar.

Catatan: terserapnya suatu bahan melalui kulit tidak dengan sendirinya membuktikan bahaya. Yang menentukan adalah bahan apa, seberapa banyak yang benar-benar terserap, dan pada kadar berapa. Kulit adalah penghalang yang cukup efektif, dan sebagian besar bahan kosmetik terserap dalam jumlah yang sangat kecil. Untuk paraben khususnya, FDA menyatakan tidak ada bukti bahwa kadar yang dipakai dalam kosmetik berbahaya, termasuk terhadap pertumbuhan janin. Memilih produk tanpa paraben tetap pilihan yang sah. Alasannya kenyamanan dan kehati-hatian, bukan racun.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

1 juta+ terjualStretch Mark Cream

Best seller·Stretch Mark Series

Stretch Mark Cream

Rp 89.100Rp 129.000hemat 31%

★ 4.9 · 438 ulasan

Baca juga

Tanya kami