Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Kenapa Banyak Mama Beralih ke Wearable Breast Pump

Wearable breast pump membebaskan dua tangan dan bisa dipakai di balik baju. Ini kelebihannya, dan cara memilih yang paling sesuai untuk Mama.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Ibu bekerja di depan komputer sambil menemani anaknya

Selama bertahun-tahun, memerah ASI berarti hal yang sama: duduk diam, tersambung ke mesin di atas meja, memegang dua corong dengan dua tangan, selama dua puluh menit.

Wearable pump mengubah satu hal saja dari gambaran itu, tetapi satu hal itu ternyata mengubah banyak.

Apa bedanya

Wearable pump memasukkan seluruh bagian pompa ke dalam satu unit yang diselipkan langsung ke dalam bra: motor, corong, dan wadah ASI menjadi satu.

Tidak ada selang. Tidak ada botol tergantung. Tidak ada unit terpisah di atas meja.

Artinya Mama bisa berjalan, mengetik, melipat baju, atau menggendong anak yang lebih besar sambil memompa.

Kenapa banyak Mama merasa ini menyelesaikan masalah

Dua tangan kembali bebas

Alasan ini yang utama, dan paling sering diremehkan sebelum mencoba.

Memompa delapan kali sehari selama dua puluh menit berarti hampir tiga jam sehari dalam posisi duduk diam. Bagi Mama dengan anak lebih dari satu, tiga jam itu praktis tidak tersedia.

Dengan dua tangan bebas, waktu memompa berhenti menjadi waktu yang hilang.

Bisa dipakai di mana saja

Karena tersembunyi di balik pakaian, Mama tidak perlu mencari ruang tertutup setiap kali. Bagi Mama yang kembali bekerja, ini sering menjadi penentu apakah pemberian ASI berlanjut atau berhenti. Produksinya ada, tempat dan waktunya yang tidak.

Jauh lebih pelan

Sebagian besar wearable pump bekerja jauh lebih senyap daripada pompa elektrik meja. Berguna untuk memompa malam hari tanpa membangunkan bayi, dan untuk memompa di ruang kerja bersama.

Lebih mudah dibawa

Tanpa selang dan tanpa unit terpisah, isi tas jadi jauh lebih ringkas.

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih

Setiap jenis pompa punya kekuatannya sendiri, dan ini yang membedakan.

Daya isapnya umumnya sedikit lebih rendah dibanding pompa elektrik meja yang baik. Bagi sebagian Mama perbedaannya tidak terasa. Bagi sebagian lain, hasilnya lebih sedikit, terutama Mama yang mengandalkan pompa sepenuhnya, misalnya karena bayi di NICU atau karena memompa eksklusif.

Kapasitas wadahnya terbatas. Mama dengan produksi berlimpah mungkin perlu mengosongkan di tengah sesi.

Posisi corong lebih sulit dipastikan. Karena tersembunyi, Mama tidak bisa melihat apakah puting berada tepat di tengah. Corong yang miring sedikit saja mengurangi hasil dan membuat puting lecet.

Membungkuk berisiko tumpah pada sebagian model.

Bagian yang dicuci lebih banyak pada beberapa model dibanding pompa manual.

Sebagian besar hal di atas bisa diatasi dengan pemasangan corong yang tepat dan bra pumping yang menahan unitnya dengan mantap, dua hal yang dibahas di bagian berikutnya.

Ukuran corong paling menentukan hasil

Ini berlaku untuk semua jenis pompa, tetapi paling sering terlewat pada wearable pump karena tidak terlihat.

Corong yang salah ukuran adalah penyebab paling umum hasil pompa mengecewakan dan puting terasa nyeri.

Cara memeriksanya: saat memompa, hanya puting yang seharusnya bergerak masuk-keluar di dalam terowongan corong. Bila areola ikut tertarik masuk banyak, corong terlalu besar. Bila puting bergesekan dengan dinding terowongan, corong terlalu kecil.

Ukuran corong bawaan sering tidak cocok untuk banyak Mama, dan ukuran kiri-kanan pun bisa berbeda. Mengganti ukuran corong sering menaikkan hasil lebih banyak daripada mengganti pompanya.

Mama seperti apa yang paling terbantu

Paling cocok untuk:

  • Mama yang kembali bekerja dan butuh memompa di sela pekerjaan
  • Mama dengan anak lebih dari satu
  • Mama yang memompa sebagai pelengkap, bukan sumber utama
  • Mama yang sering bepergian
  • Mama yang menyusui langsung dan hanya memompa sesekali

Umumnya dipadukan dengan pompa elektrik untuk:

  • Mama yang memompa eksklusif tanpa menyusui langsung
  • Mama yang sedang berusaha menaikkan produksi secara serius
  • Mama dengan bayi prematur atau di perawatan intensif
  • Mama yang sejak awal kesulitan mendapat hasil dengan pompa apa pun

Untuk kelompok kedua, pompa elektrik dengan daya isap lebih kuat seperti Electric Breast Pump Mama's Choice umumnya menjadi pilihan utama.

Banyak Mama akhirnya memakai keduanya: pompa elektrik di rumah untuk sesi utama, dan Wearable Breast Pump untuk di luar rumah dan di sela pekerjaan.

Cara memakainya supaya hasilnya maksimal

Pastikan posisi corong sebelum memulai. Luangkan waktu memastikan puting berada di tengah. Lima detik ini menentukan seluruh sesi.

Pijat payudara sebelum dan selama memompa. Ini menaikkan hasil secara nyata pada hampir semua Mama.

Gunakan mode stimulasi lebih dulu, lalu pindah ke mode ekspresi setelah ASI mulai mengalir.

Jangan menaikkan daya isap sampai terasa nyeri. Isapan terkuat bukan isapan paling efektif. Nyeri justru menghambat pelepasan oksitosin, dan tanpa oksitosin ASI tidak mengalir keluar.

Lihat foto atau video bayi bila memompa jauh dari bayi. Ini bukan saran sentimental, refleks pengeluaran ASI memang dipicu oleh hormon yang merespons hal seperti ini.

Pakai bra pumping yang menahan unitnya dengan mantap, seperti Seamless Hands-Free Pumping Bra. Unit yang bergeser sedikit saja mengubah posisi corong.

Cuci semua bagian yang bersentuhan dengan ASI setelah setiap pemakaian, dan keringkan sepenuhnya.

Satu hal yang perlu diingat soal hasil pompa

Hasil pompa bukan ukuran produksi ASI Mama.

Bayi yang menyusu langsung umumnya jauh lebih efektif memindahkan ASI daripada pompa mana pun. Banyak Mama dengan produksi sangat cukup hanya mendapat 50–100 ml sekali pompa, dan itu wajar.

Ukuran yang lebih bisa dipercaya: berat badan bayi naik sesuai kurva, dan popok basah cukup banyak.

Jangan menilai tubuh Mama dari angka di dinding botol.

Catatan: angka 50–100 ml sekali pompa bukan target kecukupan. Hasil pompa dipengaruhi jarak dari menyusu terakhir, usia bayi, waktu dalam sehari, kecocokan ukuran corong, dan seberapa terbiasa tubuh dengan pompa. Ibu dengan produksi yang sangat cukup pun bisa mendapat jauh lebih sedikit, dan itu normal.

Yang menentukan kecukupan ASI adalah pertumbuhan berat badan Si Kecil, jumlah popok basah, dan pola menyusunya, bukan volume di botol. Bila ragi, temui konselor laktasi. Dan untuk keamanan: cuci dan keringkan semua bagian yang bersentuhan dengan ASI setiap kali dipakai, dan jangan memakai pompa bekas milik orang lain kecuali pompa itu memang dirancang untuk banyak pengguna.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah wearable breast pump sekuat pompa biasa?
Umumnya daya isapnya sedikit lebih rendah dibanding pompa elektrik meja. Bagi sebagian Mama perbedaannya tidak terasa, bagi sebagian lain hasilnya lebih sedikit. Karena itu banyak Mama memakai keduanya untuk keperluan berbeda.
Apakah ukuran corong berpengaruh pada hasil pompa?
Sangat berpengaruh, dan ini penyebab paling umum hasil pompa mengecewakan. Corong yang terlalu besar atau terlalu kecil membuat pemindahan ASI tidak efektif dan puting terasa nyeri.
Bisakah wearable pump dipakai sambil bekerja?
Ini justru alasan utama banyak Mama memilihnya. Karena tanpa selang dan tersembunyi di balik bra, Mama bisa memompa sambil mengetik, rapat daring, atau mengurus anak. Suaranya juga lebih pelan.
Apakah hasil pompa yang sedikit berarti produksi ASI saya kurang?
Belum tentu. Bayi umumnya jauh lebih efektif mengeluarkan ASI daripada pompa mana pun. Ukuran produksi yang lebih bisa dipercaya adalah kenaikan berat badan bayi dan jumlah popok basah.

Sumber

  • Academy of Breastfeeding Medicine — panduan pemerahan dan penyimpanan ASI

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Wearable Breast Pump

Breast Pumps

Wearable Breast Pump

Rp 760.292Rp 1.200.000hemat 37%

4.7 · 50 ulasan

Electric Breast Pump

Breast Pumps

Electric Breast Pump

Rp 299.000Rp 459.000hemat 35%

4.8 · 12 ulasan

Seamless Hands-Free Pumping Bra

Maternity & Nursing Wear

Seamless Hands-Free Pumping Bra

Rp 219.129Rp 289.000hemat 24%

4.8 · 11 ulasan

Baca juga