Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Sering Mual Saat Gosok Gigi? 3 Solusinya

Sering mual saat gosok gigi, Ma? Hal ini memang sangat umum terjadi, terutama pada trimester awal kehamilan. Selain itu, bulu sikat juga harus lembut.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Perempuan di depan cermin kamar mandi

Sering mual saat gosok gigi, Ma? Hal ini memang sangat umum terjadi, terutama pada trimester awal kehamilan.

Hal ini membuat sebagian Mama jadi malas merawat kebersihan dan kesehatan giginya. Padahal, ibu hamil memiliki risiko dua kali lebih banyak terserang sakit gigi dan masalah gusi bengkak serta berdarah, lho. Ini terjadi karena beberapa hormon kehamilan memicu pertumbuhan bakteri lebih banyak di dalam mulut.

Baca lebih lanjut tentang: Sakit gigi saat hamil Gusi berdarah saat hamil

Nah, kali ini Mama’s Choice punya3 tips efektif untuk menghindari mual saat gosok gigi.

1. Pilih pasta gigi dengan rasa yang tidak menyengat

Dilansir dari Healthline, terpaparfluoride terlalu banyak dapat menyebabkan efek mual. Terlebih lagi pada ibu hamil yang imunitas tubuhnya lebih sensitif.

Fluoride berlebihan yang tertelan selama gigi masih berkembang (kira-kira di bawah usia 8 tahun) dapat menyebabkan fluorosis, yaitu bercak atau garis putih pada email gigi. Pada orang dewasa dan ibu hamil, menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride lalu meludahkannya tidak menimbulkan fluorosis.

2. Pilih pasta gigi dengan rasa ringan

Hindari pasta gigi dengan rasa yang terlalu kuat.Rasa mint bisa Mama pilih karena selain menyegarkan mulut, juga mampu membantu nafas lebih segar.

3. Gunakan sikat gigi yang kecil dan lembut

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)menghimbau agar ibu hamil memilih sikat gigi dengan ujung kepala sikat yang kecil. Dengan begitu, seluruh permukaan gigi dapat dibersihkan dengan baik. Selain itu, bulu sikat juga harus lembut. Tidak terlalu lunak dan tidak terlalu keras, sehingga dapat menghindari iritasi pada mulut.

Sekarang, Mama tak perlu bingung lagi. Telah tersedia Mama’s Choice Trimester Pack yang terdiri dari 3 pcs Toothpaste dengan bonus sikat gigi bambu yang eco-friendly!

Tentunya, sikat gigi ini bisa Mama dapatkan secara gratis setiap pembelian Mama’s Choice Trimester Pack.

117,000,- saja](https://shopee.co.id/universal-link/product/145504671/2623153433?deep_and_web=1&utm_campaign=s145504671_SS_ID_OTHR_trimester-pack&utm_source=MMC-Blog&utm_medium=seller&utm_content=tips-agar-tidak-mual-saat-gosok-gigi&smtt=9),** nikmati pengalaman menyikat gigi tanpa mual selama kehamilan dengan formula pasta gigi aman, halal, dan natural. Ada gratis biaya pengiriman ke seluruh Indonesia!*

pasta gigi untuk ibu hamil Mama

Mama’s Choice Trimester Pack (3 pcs Toothpaste + bonus Eco-Friendly Bamboo Toothbrush) | Rp. 117,000,- | Diskon 20% dari harga normal Rp. 147,000,-

Selamat merawat kesehatan gigi dengan aman dan nyaman, Ma!

Kenapa Sikat Gigi Justru Memicu Mual

Beberapa hal bekerja bersamaan.

Refleks muntah jadi lebih peka. Perubahan hormon membuat area pangkal lidah bereaksi terhadap sentuhan yang sebelumnya tidak terasa apa-apa.

Indra penciuman menajam. Aroma mint yang tajam pada pasta gigi biasa dapat memicu mual sebelum sikat menyentuh gigi.

Asam lambung naik. Mual di pagi hari sudah membuat tenggorokan sensitif; gerakan menyikat menambahnya.

Yang Bisa Mama Ubah Hari Ini

Ganti ke sikat berkepala kecil dengan bulu lembut. Kepala sikat dewasa yang besar menyentuh area yang memicu refleks. Sikat gigi anak sering kali lebih nyaman selama trimester pertama.

Sikat menunduk, bukan mendongak. Kepala sedikit menunduk ke wastafel membuat air liur mengalir ke depan, bukan ke pangkal tenggorokan.

Pindahkan waktunya. Kalau pagi terasa berat, sikat gigi satu jam setelah sarapan. Tidak ada aturan yang mengharuskan sikat gigi segera setelah bangun.

Bernapas lewat hidung dan fokuskan perhatian pada satu titik. Menahan napas justru mempercepat refleks muntah.

Kurangi pasta gigi. Seukuran kacang polong sudah cukup. Busa yang banyak memenuhi mulut dan memicu rasa penuh.

Pilih rasa yang ringan. Rasa mint yang kuat adalah pemicu paling umum. Pasta gigi tanpa deterjen SLS juga menghasilkan busa lebih sedikit.

Tunggu Sebentar Setelah Muntah

Ini yang paling sering keliru.

Muntah membawa asam lambung ke permukaan gigi dan melunakkan email untuk sementara. Menyikat saat itu justru mengikis lapisan yang sedang lunak.

Asosiasi dokter gigi menganjurkan menunggu sekitar 30 menit. Sementara menunggu, berkumurlah dengan air biasa, atau segelas air yang dicampur satu sendok teh baking soda untuk menetralkan asam.

Jangan Lewatkan Kontrol Gigi

Gusi berdarah saat hamil sangat umum karena hormon membuat gusi lebih mudah meradang. Yang tidak umum adalah membiarkannya.

Perawatan gigi rutin aman selama kehamilan, dan trimester kedua biasanya paling nyaman. Beri tahu dokter gigi bahwa Mama sedang hamil dan berapa usia kehamilannya, itu memengaruhi pilihan posisi kursi, obat, dan foto rontgen.

Kalau Semua Cara Terasa Berat

Ada masa ketika bahkan sikat gigi anak pun terasa terlalu banyak. Jangan berhenti sama sekali, turunkan saja standarnya sementara.

Bersihkan dengan kain kasa. Lilitkan kasa lembap di jari, usap permukaan gigi. Tidak sebaik menyikat, jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.

Berkumur dengan obat kumur tanpa alkohol di sela waktu, terutama setelah mual.

Sikat satu bagian saja setiap kali. Empat sesi pendek sepanjang hari lebih realistis daripada satu sesi penuh yang berakhir dengan muntah.

Mual biasanya paling berat di trimester pertama dan mereda memasuki trimester kedua. Yang perlu dijaga adalah jangan sampai beberapa minggu sulit berubah menjadi kebiasaan berhenti merawat gigi.

Ringkasnya

Sikat berkepala kecil, pasta seukuran kacang polong, rasa yang ringan, kepala menunduk, dan waktu yang dipindah dari pagi.

Setelah muntah: berkumur dulu, sikat 30 menit kemudian.

Soal Fluoride

Bagian di atas perlu diluruskan: fluoride bukan penyebab mual saat menyikat gigi, dan pasta gigi berfluoride aman dipakai selama kehamilan. ACOG dan asosiasi dokter gigi menganjurkannya, selama pasta gigi diludahkan dan tidak ditelan.

Kekhawatiran soal fluoride dan perkembangan otak berasal dari penelitian tentang fluoride yang tertelan dalam jumlah besar melalui air minum di daerah dengan kadar alami sangat tinggi, bukan dari menyikat gigi dua kali sehari.

Yang benar-benar memicu mual saat menyikat gigi biasanya: rasa dan aroma yang terlalu kuat, sikat yang terlalu besar, menyikat terlalu ke belakang, atau menyikat pada waktu ketika mual sedang di puncaknya.

Jeda Menyikat Setelah Muntah

Ini penting untuk email gigi. Asam lambung melunakkan email, dan menyikat saat itu justru mengikisnya.

  1. Berkumur dulu dengan air biasa, atau air yang dicampur sedikit baking soda
  2. Tunggu sekitar 30 menit
  3. Baru menyikat gigi

Bila menyikat masih terasa memicu mual, gunakan sikat gigi anak yang kepalanya kecil, sikat tanpa pasta gigi lebih dulu, dan pilih waktu ketika mual paling ringan.

Periksakan ke dokter gigi bila gusi berdarah setiap menyikat, ada gigi yang nyeri, atau muntah berlangsung sangat sering, perawatan gigi aman dan dianjurkan saat hamil.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami