Probiotik untuk Bayi: Manfaat & Merk yang Direkomendasikan
Tahukah Mama, ternyata 80% sistem imun tubuh berasal dari pencernaan. Karena itu, jika pencernaan Si Kecil terganggu, tentu ia merasa tidak nyaman.

Tahukah Mama, sebagian besar sel imun tubuh berada di saluran cerna. (Angka "80%" yang sering dikutip berasal dari perkiraan kasar dan bukan ukuran baku, yang pasti, saluran cerna memang berperan besar pada kekebalan tubuh.) Selengkapnya. Karena itu, jika pencernaan Si Kecil terganggu, tentu ia merasa tidak nyaman. Lantas, bolehkah memberi probiotik untuk bayi? Apa manfaat pemberian probiotik untuk bayi dan merk apa yang direkomendasikan? Simak selengkapnya di sini.
Probiotik adalah bakteri yang baik bagi tubuh, terutama untuk saluran pencernaan. Beberapa contoh bakteri baik yang ada dalam probiotik adalah lactobacillus, Bifidobacterium, saccharomyces boulardii, streptococcus, dan masih banyak lagi.
Apakah Probiotik Aman untuk Bayi?
Jawabannya, ya. Probiotik aman untuk bayi dan anak. Toleransi yang baik terhadap probiotik juga diamati pada bayi prematur, bayi dengan berat lahir rendah dan anak yang terinfeksi HIV, The Royal Children’s Hospital Melbourne
Walaupun probiotik aman dan punya banyak manfaat, namun sumber yang sama juga mengingatkan bahwa belum ada riset yang cukup tentang dosis dan kapan waktu yang tepat untuk memberikan probiotik. Karena itu sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter anak langganan Mama ya.
Manfaat Probiotik untuk Bayi
Ma, berikut ini merupakan beberapa manfaat probiotik untuk Si Kecil.
1. Meningkatkan imun
Studi dari Scientific Reports menyebutkan bahwa mengonsumsi probiotik selama masa bayi dapat memengaruhi fungsi sistem imun seumur hidup. Bayi dengan bakteri baik pada ususnya memiliki perkembangan imun dan kekebalan terhadap penyakit yang lebih baik.
European Journal of Allergy and Clinical Immunology juga menyatakan bahwa suplemen probiotik yang diberikan ke bayi bisa mencegah penyakit atopik seperti alergi atau eksim. Karena itu penggunaannya disarankan.
2. Menyehatkan saluran pencernaan
Seperti kita ketahui, probiotik menyeimbangkan bakteri dalam usus sehingga pencernaan bisa berfungsi dengan baik. Manfaat ini juga dirasakan oleh bayi lho.
Menurut JAMA Pediatrics, memberikan probiotik untuk bayi dapat mengurangi terjadinya gangguan pencernaan seperti konstipasi, diare, dll.
3. Mengatasi kolik
Bayi seringkali mengalami kolik yang bisa membuatnya menangis terus menerus karena tidak nyaman. Kalau sudah begitu, Mama pun juga jadi tidak tenang. Ternyata, probiotik dapat meredakan gejala kolik lho. Bahkan hasil riset dari The Journal of Family Practice menunjukkan bahwa lactobacillus dapat memotong durasi tangisan bayi karena kolik hingga 50%.
4. Mencegah penyakit mulut
Selain baik untuk pencernaan, ternyata probiotik juga bagus untuk kesehatan mulut lho. Journal of Oral Biology and Craniofacial Research menyimpulkan bahwa probiotik pada bayi memiliki peran dalam pencegahan penyakit gigi, khususnya karies.
Merk Probiotik untuk Bayi
Mungkin belum banyak Mama yang tahu merk probiotik apa saja yang bisa Mama berikan pada Si Kecil. Yuk intip beberapa merk tersebut di sini.
1. Lacto-B

Merk ini cukup populer dan mengklaim memiliki kandungan sekitar 10 juta bakteri baik dalam setiap sachetnya. Lacto-B dapat digunakan untuk mengobati diare dan pencegahan intoleransi laktosa pada anak 1-12 tahun.
2. Liprolac

Liprolac adalah suplemen keluaran Kalbe yang mengandung kombinasi dari 5 jenis probiotik dan FOS sebagai media pertumbuhan untuk bakteri baik. Untuk bayi, tersedia dalam bentuk drop.
Kocok Liprolac Baby sebelum digunakan hingga tercampur merata. Dapat diberikan langsung pada lidah, melalui sendok, atau dicampurkan pada susu atau makanan. Untuk bayi kurang dari 1 tahun, berikan sesuai dengan petunjuk dokter.
3. Interlac

Merk probiotik untuk bayi yang satu ini mengandung bakteri baik lactobacillus reuteri. Produk ini tersedia dalam bentuk bubuk dan drop untuk bayi.
Interlac dapat diberikan dengan dicampur pada sesendok ASI atau susu. Namun sebaiknya tidak dicampur ke susu dalam botol, karena dikhawatirkan anak tidak menghabiskannya sehingga dosis yang diterima kurang.
4. Probiokid

Terdapat beberapa jenis bakteri baik dalam Probiokid ditambah dengan vitamin dan nutrisi lain. Dapat digunakan untuk bayi 4 bulan ke atas dengan anjuran dokter ya, Ma. Probiokid dapat diberikan dengan langsung atau dicampur susu, makanan bayi atau air.
5. Lactokids

Diproduksi di Korea, Lactokids mengandung 10 miliar probiotik aktif untuk sistem pencernaan yang kuat. Diformulasikan untuk anak usia 1-6 tahun yang berfungsi untuk membantu proses tumbuh kembang anak, dan membantu memelihara kesehatan anak
Tips: Untuk pemberian dosis yang tepat, konsultasikan dahulu dengan dokter anak dan jangan lupa baca aturan pakainya.
Alternatif Mengatasi Gangguan Pencernaan Bayi
Gangguan pencernaan memang sering dirasakan oleh bayi yang masih berkembang, bahkan bisa sampai membuatnya menangis terus menerus alias kolik.
Minyak telon inovatif yang satu ini terbuat dari 100% bahan natural sebagai berikut:
-
Nutmeg oil, menghangatkan dan meredakan gangguan pencernaan pada bayi.
-
Lavender oil, menenangkan bayi yang menangis dan rewel.
-
Chamomile oil, memberikan relaksasi supaya bayi tidur nyenyak.

Itu dia beberapa manfaat dan merk probiotik untuk bayi yang bisa Mama coba. Semoga bermanfaat ya, Ma.
Mencari produk bayi yang aman lainnya?

Artikel terkait:
Sumber:
Probiotik Bekerja per Strain
Yang paling sering keliru: manfaat probiotik bersifat spesifik pada strain, dosis, dan kondisi yang ditangani.
Artinya, hasil penelitian pada satu strain Lactobacillus untuk satu kondisi tidak dapat dipindahkan ke produk lain yang mengandung strain berbeda, atau ke kondisi berbeda. Ada bukti yang cukup baik untuk beberapa strain tertentu pada kolik atau diare akibat antibiotik, tetapi itu bukan izin untuk memberikan probiotik apa pun untuk keluhan apa pun.
Bicarakan dengan dokter anak sebelum memberi probiotik pada bayi, terutama pada bayi prematur atau bayi dengan gangguan kekebalan tubuh.
Dan minyak telon bukan probiotik. Ia tidak memengaruhi bakteri di saluran cerna Si Kecil.
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.