Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Pesan Untuk Calon Ayah dari Para Ayah

Dalam sebuah kehamilan, tidak hanya perempuan yang akan menjadi seorang Mama. Tapi ada laki-laki yang bersiap-siap menjadi Ayah!

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Pasangan bercanda bersama

Dalam sebuah kehamilan, tidak hanya perempuan yang akan menjadi seorang Mama. Tapi ada laki-laki yang bersiap-siap menjadi Ayah! Kadang semua hal terfokus pada perempuan, tapi sesungguhnya menjadi Ayah juga adalah hal baru. Banyak tips & trik untuk para Mama, namun dalam artikel ini kami menghadirkan fakta menarik dan juga pesan serta  pengalaman untuk para calon Ayah dari para Ayah di team Mama’s Choice.

Pesan untuk calon ayah baru dari Indra, ayah dari 2 anak

Apa perasaan yang muncul saat mengetahui Istri sedang hamil?

Deri : Senang, ga nyangka akan jadi orang tua. Kaya ga percaya gitu

Indra : Anak pertama, excited! Anak kedua, kaget hehehe.

Fun Findings

Hi para Ayah, tidak seperti perempuan yang mengalami perubahan fisik saat hamil, perubahan pada pria tidak terlalu nampak dari luar. Namun, para calon Ayah sebenarnya juga mengalami perubahan hormon. Beberapa penelitian mendapati kadar testosteron pada calon ayah cenderung menurun menjelang dan setelah kelahiran, perubahan yang diduga berkaitan dengan kesiapan mengasuh. Perlu dicatat: penurunan itu tidak berarti risiko kanker prostat atau kadar kolesterol otomatis membaik. Kaitan semacam itu belum dibuktikan, dan kami tidak lagi menyebutkannya.

Pesan untuk calon ayah dari Deri, si ayah baru

Deri, Designer, Ayah baru.

Hal apa yang sering dilakukan saat istri sedang hamil?

Deri : Banyak sih, biasanya pas tidur istri minta diusap-usap punggungnya. Trus karena dia jadi lebih sering buang air kecil, kita jadi pindah posisi tidur supaya lebih gampang naik turun dan ke toilet

Indra : Bantuin abisin makanannya, karena biasanya gak habis. Trus, Istriminta dipeluk sampe pagi, walopun jadinya keram saat bangun tapi gak papa deh. Sama ngajak belanja.

Fun Findings:

Selama kehamilan dan juga menyusui, sensasi sentuhan dari suami sangat membantu oksitosin atau hormon cinta diproduksi lebih banyak! Hal ini membuat istri menjadi nyaman, tenang dan juga bisa meredakan rasa sakit. Oleh karena itu, sering-sering mengusap, menyentuh, memeluk para calon Mama. Bahkan ketika mereka tidak menghabiskan makannya, katakan “it’s okay bun, aku habiskan ya” sambil mengusap mereka 😉

Hal apa saja yang dipersiapkan untuk menjadi calon Ayah?

Deri : Apa ya? Kalo aku sih jadi lebih jaga mood istri, siaga nawarin bantuan karena kami cuma berdua (sekarang bertiga), memberikan perhatian ekstra. Trus suka tanya & belajar dari temen-temen lain yang udah duluan jadi Ayah.

Indra : Bantu beli-beli keperluan buah hati, kaya beli popok. Terus nemenin dan anterin cari perlengkapan newborn.

**Fun Findings:****Support, support, support! Itulah yang dibutuhkan para perempuan selama 40 minggu membawa buah hati di dalam perut, dan tak berhenti di situ karena kelahiran hanyalah sebuah awal. Menjadi Ayah, tentunya berarti tanggung jawab baru. Selain itu, keterlibatan emosi dan fisik dibutuhkan dalam mengarungi perjalanan kehidupan. Komunikasi dan pinggirkan emosi adalah kunci dalam perjalanan menjadi orang tua.

Ada pesan untuk calon ayah di luar sana untuk yang istrinya sedang hamil?

Deri:**Berkomunikasi terbuka dan baik sama Istri, selalu tawarkan bantuan dari hal yang kecil-kecil, ikut berperan aktif jangan main hape mulu.

Indra : Kerja dan jangan malas! Jaga istri dan jangan dicuekkin, jangan mau enaknya aja, buktiin kalo laki-laki itu pemimpin keluarga. Selamat berjuang!

Itulah beberapa pesan untuk calon ayah. Sebagai calon ayah, penting juga untuk mencari informasi tentang hal-hal aman untuk calon buah hati dan istri. Pelajari lebih lanjut tentang bahan-bahan yang aman dan tidak untuk kesehatan keluarga di sini.

Mama, mau promo dan hadiah bulanan dari Mama’s Choice? Yuk, gabung di Mama’s Choice VIP Member!

Yang Paling Dibutuhkan di Tiap Trimester

Trimester pertama. Mual dan kelelahan sedang di puncaknya, dan belum terlihat dari luar. Yang membantu: mengambil alih memasak bila aromanya memicu mual, menerima bahwa istri mungkin tidur jauh lebih awal, dan ikut hadir di pemeriksaan pertama.

Trimester kedua. Biasanya periode paling nyaman. Ini waktu terbaik mengerjakan persiapan bersama, kelas persiapan persalinan, menyiapkan kamar, membahas rencana persalinan dan cuti.

Trimester ketiga. Ambil alih pekerjaan yang mengharuskan membungkuk dan mengangkat. Pelajari tanda-tanda persalinan, hafal jalur ke rumah sakit, dan siapkan tas bersama.

Peran di Ruang Bersalin

Sebagian besar tugasnya adalah menjadi juru bicara dan jangkar.

Hafal isi rencana persalinan, sehingga istri tidak perlu menjelaskannya saat kontraksi. Tanyakan apa yang perlu ditanyakan kepada tenaga medis. Bantu hal-hal kecil yang sangat berarti: air minum, kompres, memijat punggung bawah, menghitung napas bersama.

Yang tidak membantu: memegang ponsel sepanjang waktu, atau menghilang untuk waktu lama.

Ketahui juga bahwa rencana bisa berubah. Induksi, caesar darurat, atau tindakan lain bukan kegagalan siapa pun, dan istri akan membaca reaksi Papa sebelum membaca apa pun yang lain.

Minggu-Minggu Pertama Setelah Bayi Lahir

Ini saat dukungan paling dibutuhkan dan paling sering menurun, karena semua perhatian beralih ke bayi.

Yang berpengaruh besar: mengambil giliran malam untuk menggendong dan mengganti popok, membawakan makanan dan minum saat istri menyusui, menyaring tamu yang datang, dan memastikan istri sempat mandi.

Perhatikan juga tanda depresi pascamelahirkan. Bila setelah dua minggu istri masih terus menangis, cemas berlebihan, sulit tidur meski bayi tidur, atau menarik diri, Papa sering menjadi orang pertama yang menyadarinya, dan mendorong mencari bantuan adalah bentuk dukungan yang paling penting.

Papa Juga Bisa Kewalahan

Bagian ini jarang dibicarakan. Sekitar satu dari sepuluh ayah mengalami depresi pada tahun pertama setelah anak lahir, dan gejalanya sering muncul berbeda, mudah marah, menarik diri, bekerja berlebihan, atau merasa tidak berguna.

Itu bukan kelemahan, dan menceritakannya bukan mengalihkan perhatian dari istri. Ayah yang sehat adalah bagian dari dukungan yang dibutuhkan seluruh keluarga.

Menyiapkan Diri Sebelum Bayi Lahir

Beberapa hal jauh lebih mudah dipelajari sebelum bayi ada di rumah daripada sesudahnya.

Cara menggendong, mengganti popok, dan memandikan. Kelas persiapan atau video singkat sudah cukup; yang penting pernah mencoba sebelum hari pertama.

Cara menyiapkan botol dan mensterilkan, bahkan bila rencananya menyusui langsung, akan ada malam ketika ini dibutuhkan.

Tanda bahaya pada ibu setelah melahirkan: perdarahan yang membasahi satu pembalut dalam satu jam, demam, nyeri kepala hebat, bengkak pada satu betis, atau sesak napas. Papa sering menjadi orang yang menyadarinya lebih dulu.

Urusan administrasi: akta kelahiran, asuransi, dan cuti. Menyelesaikannya lebih awal menghapus satu beban dari minggu-minggu tersibuk.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga