Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Merawat Wajah Saat Hamil? Ini 7 Tips Amannya!

Bolehkah ibu hamil melakukan perawatan wajah? Jawabannya, tentu saja! Namun, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama kehamilan.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Perempuan menikmati perawatan wajah

Bolehkah ibu hamil melakukan perawatan wajah? Jawabannya, tentu saja! Namun, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama kehamilan. Terutama, dari segi pemilihan bahan-bahan kimia yang digunakan dalam perawatan wajah untuk ibu hamil.

Ibu hamil memang tidak boleh sembarangan. Ragam zat yang diaplikasikan pada kulit, juga bisa terserap ke dalam tubuh dan mengalir di dalam darah menuju plasenta hingga janin.

Untuk itu, ibu hamil wajib memilih perawatan kulit yang aman. Tentunya, produk perawatan wajah untuk ibu hamil dianjurkan tidak mengandung zat-zat sebagai berikut:

  • Paraben yang berisiko menyebabkan gangguan pertumbuhan janin.

  • Merkuri yang berisiko mengganggu perkembangan neurologis anak sejak dalam kandungan.

  • SLS/SLES yang berisiko menyebabkan iritasi pada kulit dan mata.

  • Phthalates dengan risiko mengganggu perkembangan saraf janin.

  • Retinoid yang bersifat teratogen dengan risiko merusak perkembangan embrio.

  • Benzone/oxybenzone yang berisiko menyebabkan bayi lahir cacar.

  • Timbal yang berisiko merusak sistem sarag otak janin.

  • Hydroquinone yang mengganggu perkembangan janin.

  • Diethanolamine (DEA) yang dapat menghambat pertumbuhan sel di dalam kandungan.

Nah sekarang, yuk kita simak ketujuh tips aman perawatan wajah untuk ibu hamil!

cara ibu hamil merawat wajah

7 tips perawatan wajah untuk ibu hamil

1. Rajin cuci wajah setiap hari

Pastikan Mama selalu membersihkan wajah dengan sabun pencuci wajah yang aman untuk ibu hamil. Tentunya, akan lebih baik menggunakan sabun pembersih wajah yang bebas SLS/SLES, bebas paraben, serta bebas alkohol.

Lakukan pembersihan wajah setidaknya 2 kali setiap hari, yaitu pada pagi hari sebelum beraktivitas serta malam hari sebelum tidur. Jika Mama bisa melakukan double cleansingatau dua kali pembersihan juga bisa, yaitu dengan menggunakan micellar wateryang aman untuk ibu hamil sebelum mencuci wajah.

2. Pilih produk bebas paraben

Journal of Applied Toxicologymencatat paraben memiliki sifat yang mirip dengan hormon estrogen. Dengan begitu, paraben dikhawatirkan bersiko menyebabkan gangguan perkembangan kelenjar tiroid janin.

Faktanya, paraben adalah zat kimia yang digunakan untuk mengawetkan produk-produk perawatan. Zat ini banyak ditemukan di sampo, sabun, pembersih wajah, hingga produk-produk kosmetik.

Melihat risiko bahayanya yang cukup tinggi bagi ibu hamil, sebaiknya Mama menghindari produk perawatan wajah yang mengandung paraben, ya. Mulai dari sabun pembersih wajah, krim pelembap, hingga sunscreen.

Skincare untuk ibu hamil - Mama

3. Hindari penggunaan zat toksin

Selain paraben, zat kimia yang bersifat toksin atau beracun bagi tubuh juga mungkin terdapat pada produk perawatan wajah. Beberapa zat toksin yang perlu Mama waspadai dalam memilih produk perawatan wajah untuk ibu hamil antara lain adalah SLS/SLES, timbal, merkuri, dan hydroquinone.

4. Tunda tindakan-tindakan tertentu

Jika Mama ingin melakukan tindakan-tindakan perawatan wajah di klinik kecantikan, sebaiknya Mama memikirkan ulang. Sebab, tidak semua tindakan diperbolehkan untuk ibu hamil.

Misalnya, tindakan perawatan wajah dengan laser atau sinar X, yang mana sinar tersebut bisa membahayakan kesehatan janin di dalam kandungan akibat radiasinya yang berlebihan. Beragam jenis suntikan yang digunakan untuk mempercantik kulit juga tidak diperbolehkan dengan alasan risiko infkesi dan overdosis.

Pastikan Mama juga selalu mengkonsultasikan hal ini ke dokter kandungan Mama, ya.

cara merawat wajah selama hamil

5. Lakukan perawatan alami dengan uap air

Ingin menyegarkan wajah dan mengeluarkan komedo dengan cara alami? Coba deh, perawatan wajah alami untuk ibu hamil dengan menggunakan uap air!

Tuangkan air mendidih ke dalam baskom atau wada besar sampai setengah penuh. Lalu, arahkan wajah Mama ke atas permukaan wadah tersebut. Uap air panas akan membantu membuka pori-pori kulit Mama dan mengeluarkan kotoran di dalamnya agar tidak tersumbat.

Catatannya, jangan melakukan hal ini jika kulit wajah Mama memerah, iritasi, serta berjerawat dalam kondisi yang parah, ya. Jangan juga lakukan hal serupa untuk merawat kulit tubuh. Ibu hamil tidak disarankan untuk melakukan sauna ataus berendam air hangat karena bisa menyebabkan dehidrasi dan terhambatnya pasokan oksigen ke janin.

6. Gunakan pelembap dan sunscreen setiap pagi

Saat hamil, kulit memang akan jadi lebih sensitif sebab pH nya tak lagi seimbang. Akibatnya, kulit Mama bisa jadi terlalu kering atau justru terlalu berminyak! Untuk mengatasi hal ini, pelembap adalah salah satu solusinya.

Krim pelembap wajah dapat membantu menetralkan pH kulit wajah selama beraktivitas sehari-hari, baik di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Selain melembapkan, fungsi produk ini juga untuk membuat kulit tetap sehat dan terawat selama kehamilan.

Banyak yang bertanya, apa pelembap yang aman untuk ibu hamil? Nah, sekarang Mama sudah bisa menemukan solusinya! Mama’s Choice Daily Moisturizer adalah pilihan tepat bagi Mama untuk melindungi serta melembapkan kulit secara menyeluruh!

6. Gunakan pelembap dan sunscreen setiap pagi

Diperkaya dengan SPF PA+++, produk ini juga sekaligus bisa difungsikan sebagai sunscreenyang akan melindungi kulit Mama dari bahaya sinar UVA/UVB yang bisa menyebabkan melasma atau mask of pregnancy!

7. Gunakan krim malam bebas retinol

**Sebuah penelitian**mencatat retinol atau retinoid bisa menyebabkan gangguan perkembangan embrio jika digunakan selama kehamilan. Hal ini disebabkan karena sifat retinoid terlalu keras.

Retinol atau retinoid banyak ditemukan pada krim anti-aging yang umumnya juga ditemukan pada krim malam. Untuk itu, Mama wajib memilih produk krim malam tanpa retinol, ya! Sebab, menggunakan krim malam adalah hal yang wajib. Saat malam hari, kulit akan beregenerasi dan pemakaian rutin krim malam yang aman akan membantu mempercepat proses pembentukkan sel-sel baru.

Selamat mencoba tips dari Mama’s Choice, ya, Ma! Klik banner atau kunjungi official store kami untuk melihat rangkaian lengkapnya.

Menempatkan Peringatan Bahan pada Porsinya

Tidak semua bahan yang sering "diwanti-wanti" punya bukti yang sama kuatnya.

Yang memang dihindari selama kehamilan: retinoid topikal (tretinoin, retinol, adapalene) dan isotretinoin oral. Ini anjuran yang jelas dan disepakati.

Yang lebih bernuansa: paraben dan oxybenzone. Tidak ada bukti bahwa paraben pada kadar kosmetik mengganggu pertumbuhan janin, dan tidak ada bukti bahwa oxybenzone menyebabkan cacat lahir. FDA meminta data keamanan tambahan untuk sebagian filter kimia karena terdeteksi terserap ke darah, tetapi FDA juga menegaskan terdeteksi tidak berarti berbahaya, dan tidak menganjurkan berhenti memakai sunscreen. Sebagian Mama memilih menghindarinya sebagai kehati-hatian, dan itu sah.

Yang paling bermanfaat selama kehamilan tetap sederhana: pembersih lembut, pelembap, dan sunscreen broad-spectrum SPF 30 atau lebih.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga