Panduan Pijat Bayi: Cara, Waktu, dan Manfaatnya
Pijat bayi membantu tidur, meredakan kolik, dan mempererat ikatan. Ini panduan langkah demi langkah, dan kapan sebaiknya tidak dilakukan.

Memijat bayi adalah kebiasaan lama di banyak keluarga Indonesia, biasanya diturunkan dari nenek atau dukun bayi. Yang sering hilang dalam penurunan itu adalah detailnya: seberapa kuat, di bagian mana, kapan, dan kapan sebaiknya tidak sama sekali.
Apa yang dilakukannya
Bukti ilmiahnya paling kuat pada hal-hal yang sederhana.
Membantu tidur. Rutinitas yang tenang dan berulang membantu bayi menandai bahwa waktu tidur sudah dekat. Karena itu pijat sering dianjurkan sebelum tidur malam.
Membantu melepaskan gas. Pijatan perut yang mengikuti alur usus banyak dianjurkan untuk bayi yang tampak tidak nyaman karena gas atau sembelit.
Menenangkan. Sentuhan yang teratur menurunkan ketegangan, pada bayi maupun pada yang memijat.
Mempererat ikatan. Alasan yang paling sering disebut orang tua sendiri: dua puluh menit tanpa layar, tanpa gangguan, hanya berdua.
Waktu berhadapan yang berharga bagi Ayah, yang sering punya lebih sedikit momen kontak kulit dibanding Mama.
Yang perlu jujur disebut: pijat tidak menyembuhkan kolik, tidak mempercepat pertumbuhan, dan tidak menggantikan pemeriksaan medis.
Kapan boleh mulai
Untuk bayi cukup bulan yang sehat, umumnya setelah tali pusat lepas dan pusar kering, sekitar usia satu sampai dua minggu.
Untuk bayi prematur, bayi dengan kondisi medis, atau bayi yang baru menjalani tindakan, tanyakan dulu pada dokter anak.
Menyiapkan suasana
Ruangan hangat. Bayi telanjang kehilangan panas jauh lebih cepat daripada orang dewasa.
Alas yang aman. Handuk tebal di lantai atau di kasur, jangan di permukaan tinggi tanpa pengaman.
Cuci tangan, lepas cincin dan jam. Kuku dipendekkan.
Siapkan semuanya lebih dulu, minyak, handuk, popok bersih, agar Mama tidak perlu meninggalkan bayi.
Waktu yang tepat: saat bayi tenang dan terjaga. Bukan saat lapar, bukan tepat setelah menyusu. Beri jeda sekitar 45 menit setelah menyusu.
Minta izin. Terdengar aneh untuk bayi, tetapi tunjukkan tangan Mama, sentuh perlahan, dan perhatikan responsnya. Ini menjadikan pijat sesuatu yang dilakukan bersama bayi, bukan pada bayi.
Langkah demi langkah
Gunakan tekanan lembut namun mantap, lebih kuat dari geli, jauh lebih ringan daripada pijat orang dewasa. Kira-kira 10 sampai 20 menit seluruhnya.
Kaki dan telapak. Mulai dari sini; kaki paling tidak sensitif, jadi bayi punya waktu menyesuaikan diri. Pegang satu paha, urut lembut ke arah pergelangan kaki. Putar lembut pergelangan, lalu pijat telapak dengan ibu jari, dari tumit ke jari.
Perut. Hanya bila tali pusat sudah lepas. Gunakan telapak tangan, gerakan memutar searah jarum jam, mengikuti arah alur usus. Untuk gas, tekuk lembut kedua lutut ke arah perut, tahan sebentar, lepaskan; ulangi beberapa kali.
Dada. Letakkan kedua telapak di tengah dada, usap ke luar ke arah bahu, seperti meratakan halaman buku.
Tangan. Sama seperti kaki: urut dari bahu ke pergelangan, lalu pijat telapak tangan dengan ibu jari.
Wajah. Sangat lembut. Usap dari tengah dahi ke luar, lalu sepanjang tulang pipi. Berguna untuk bayi yang sedang tumbuh gigi.
Punggung. Balikkan bayi ke posisi tengkurap dengan kepala menoleh ke samping, dan jangan tinggalkan tanpa pengawasan. Usap dari bahu ke bawah dengan telapak tangan.
Akhiri dengan tenang. Selimuti, gendong, susui bila bayi menginginkannya.
Membaca tanda bayi
Ini yang paling penting, dan paling sering dilewatkan.
Tanda bayi menikmati: tubuh rileks, tangan terbuka, menatap Mama, bersuara pelan.
Tanda bayi sudah cukup: memalingkan wajah, mengepalkan tangan, melengkungkan punggung, cegukan, menangis, kulit menjadi belang-belang.
Bila muncul tanda kedua, berhenti. Pijat yang dipaksakan berhenti menjadi menenangkan. Coba lagi besok, atau lakukan lebih singkat.
Minyak dan lotion
Pilih yang lembut dan diformulasikan untuk bayi. Minyak kelapa dan almond manis banyak dipakai. Lotion bayi harian seperti Baby Skin Vitamin Lotion juga cocok, dan sekaligus melembapkan.
Uji dulu di area kecil selama 24 jam sebelum memakainya menyeluruh.
Hindari minyak esensial murni, produk beraroma kuat, dan produk dewasa. Hindari juga minyak zaitun dalam jumlah banyak dan berulang, sebagian panduan dermatologi menyarankan menghindarinya pada kulit bayi.
Hangatkan sedikit di telapak tangan Mama lebih dulu. Jangan dihangatkan di microwave.
Bila ada area yang sedang ruam atau lecet, lewati area itu, dan rawat dengan krim yang sesuai seperti Baby Rash Cream.
Kapan sebaiknya tidak memijat
- Bayi sedang demam atau tampak sakit
- Baru saja diimunisasi: tunggu 48 jam, dan hindari area suntikan
- Ada ruam, luka terbuka, atau kulit yang meradang
- Bayi baru saja menyusu
- Bayi sedang tidur nyenyak: jangan dibangunkan untuk dipijat
- Dokter menyarankan menunggu
Dan satu hal yang perlu ditegaskan: bila bayi menangis hebat terus-menerus, tidak mau menyusu, demam, atau perutnya tampak keras dan kembung, itu bukan situasi untuk dipijat, itu situasi untuk diperiksakan.
Pijat bayi paling baik dipahami sebagai waktu bersama yang menenangkan, bukan sebagai pengobatan.
Kapan Sebaiknya Tidak Memijat
Pijat bayi dilakukan saat Si Kecil sehat, terjaga, dan tenang, bukan saat ia lapar, sangat mengantuk, atau sedang rewel berat.
Beberapa patokan waktu yang sering beredar (menunggu 48 jam setelah imunisasi, atau 45 menit setelah menyusu) tidak berasal dari pedoman medis baku. Yang masuk akal: hindari memijat tepat di area bekas suntikan selama masih nyeri, dan beri jeda setelah menyusu supaya Si Kecil tidak gumoh, lamanya menyesuaikan kenyamanan bayi.
Jangan memijat, dan segera periksakan, bila:
- Perut Si Kecil teraba keras, tegang, atau tampak membesar
- Ia muntah berulang atau muntahnya berwarna hijau
- Ada demam, terutama pada bayi di bawah 3 bulan
- Kulitnya sedang luka, ruam aktif, atau terinfeksi
- Si Kecil tampak sangat lemas atau menangis kesakitan saat disentuh
Pijat bukan penanganan untuk perut yang keras dan kembung berat, itu perlu dinilai dokter.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Mulai usia berapa bayi boleh dipijat?
- Bayi cukup bulan yang sehat umumnya boleh dipijat setelah tali pusatnya lepas dan pusarnya kering, sekitar usia 1–2 minggu. Untuk bayi prematur atau yang punya kondisi medis, tanyakan dulu pada dokter anak.
- Kapan waktu terbaik memijat bayi?
- Saat bayi dalam keadaan tenang dan terjaga, bukan saat lapar, bukan tepat setelah menyusu. Beri jeda sekitar 45 menit setelah menyusu agar bayi tidak muntah. Sebelum mandi malam adalah waktu yang banyak dipilih.
- Apakah pijat bayi membantu kolik dan sembelit?
- Pijatan perut searah jarum jam mengikuti alur usus banyak dianjurkan untuk membantu melepaskan gas, dan sebagian orang tua merasakan manfaatnya. Bila bayi menangis hebat dan terus-menerus, tetap periksakan ke tenaga kesehatan.
- Minyak apa yang aman untuk pijat bayi?
- Minyak nabati yang lembut seperti minyak kelapa atau almond manis, atau lotion yang diformulasikan khusus untuk bayi. Hindari minyak beraroma kuat, minyak esensial murni, dan produk dewasa. Uji dulu di area kecil selama 24 jam.
Sumber
- American Academy of Pediatrics — panduan perawatan bayi sehari-hari
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.







