Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Mama, Hindari 7 Hal Ini untuk Mencegah Bayi Lahir Cacat

Selain genetik, risiko bayi lahir cacat juga bisa disebabkan oleh gaya hidup dan masalah kehamilan. Hati-hati terhadap tulang panggul dan sendi ibu hamil.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Mama, Hindari 7 Hal Ini untuk Mencegah Bayi Lahir Cacat

Selain genetik, risiko bayi lahir cacat juga bisa disebabkan oleh gaya hidup dan masalah kehamilan. Untuk mencegah bayi lahir cacat, Mama wajib menghindari 7 hal di bawah ini.

bayi lahir dengan berat badan rendah

1. Stres

British Neuroscience Association membuktikan bahwa ibu yang stres akan memproduksi hormon kortisol yang menghambat pertumbuhan jaringan saraf janin di dalam kandungan. Hal ini umumnya terjadi pada kondisi ibu hamil yang berada di bawah tekanan.

2. Mengangkat Beban Berat

Hati-hati terhadap tulang panggul dan sendi ibu hamil. Selain lebih sensitif dan rapuh, dikhawatirkan mengangkat beban berat juga bisa membuat posisi janin bermasalah sehingga tumbuh kembangnya tidak sempurna. Salah satu gejalanya adalah sakit punggung saat hamil.

3. Makan Sembarangan

Pastikan selama hamil, Mama selalu memenuhi kebutuhan nutrisi secara tepat. Hindari semua pantangan makanan selama kehamilan karena apa yang Mama konsumsi, tentu akan sampai ke buah hati.

4. Diet Berlebihan

Jangan diet berlebihan, kecuali jika diperlukan untuk kesehatan. Jangan sampai, janin kekurangan nutrisi dan mengalami hambatan dalam pertumbuhan. Imbangi nutrisi Mama dan konsultasikan ke ahli gizi atau dokter kandungan.

5. Obat Bebas

Baik obat pereda nyeri, obat herbal, bahkan vitamin, pastikan selalu sesuai dengan anjuran dokter ya, Ma. Tidak semua bahan kimia dalam obat bisa dikonsumsi saat hamil.

6. Rokok dan Alkohol

Dilansir dari Baby Center, nikotin dan karbon monoksida dari rokok adalah faktor terbesar penyebab bayi lahir cacat.

Untuk mencegah bayi lahir cacat, sebaiknya Mama lebih menjaga apa yang Mama konsumsi. Pastikan bebas risiko dalam produk sehari-hari. Rokok dan alkohol, adalah dua hal yang wajib Mama jauhi.

7. Paparan Zat Toksin

Angka "lebih dari 300 toksin masuk ke tubuh setiap hari" sering beredar tanpa sumber yang bisa ditelusuri, dan kami tidak lagi memakainya. Yang benar: paparan bahan kimia sehari-hari memang ada, tetapi terdeteksinya suatu zat tidak sama dengan zat itu menimbulkan penyakit, yang menentukan adalah zat apa, kadar berapa, dan berapa lama.

Sudahah rutinitas merawat tubuh aman untuk Mama dan bayi? Cek kembali produk-produk yang Mama konsumsi, pastikan bebas risiko untuk calon buah hati.

Sebagian zat memang dapat mencapai janin melalui plasenta, tergantung jenis dan besarnya paparan. Penyerapan lewat kulit dari produk perawatan umumnya jauh lebih kecil daripada lewat makanan, obat, atau rokok.

Cari tahu #PilihanAmanMama sekarang, demi mewujudkan yang lebih baik di masa depan.

8. Kekurangan Asam Folat

Ini satu-satunya poin dalam daftar ini yang bisa Mama tangani sebelum hamil, dan pengaruhnya paling terukur.

Asam folat menurunkan risiko cacat tabung saraf, kelainan pada otak dan sumsum tulang belakang seperti spina bifida dan anensefali. Tabung saraf menutup pada minggu ketiga sampai keempat kehamilan, sering kali sebelum Mama sadar sedang hamil. Karena itu waktunya penting: mulai sebelum berhenti kontrasepsi, bukan setelah tespek positif.

WHO menganjurkan 400 mikrogram asam folat setiap hari, dimulai sejak masa persiapan kehamilan sampai akhir trimester pertama. Mama dengan riwayat kehamilan sebelumnya yang mengalami cacat tabung saraf biasanya diberi dosis jauh lebih tinggi, itu keputusan dokter, bukan yang bisa ditakar sendiri.

Sumber alaminya ada di sayuran hijau gelap, kacang-kacangan, hati, dan jeruk. Tetapi suplemen tetap dianjurkan karena folat dari makanan mudah rusak oleh pemanasan.

9. Penyakit Kronis yang Tidak Terkontrol

Diabetes yang tidak terkendali pada trimester pertama meningkatkan risiko kelainan jantung dan tabung saraf pada janin. Kuncinya adalah kadar gula darah yang terkontrol sebelum pembuahan, bukan setelahnya.

Hal serupa berlaku untuk epilepsi, hipertensi, penyakit tiroid, dan lupus. Beberapa obat yang sangat efektif untuk Mama tidak aman untuk janin, dan menghentikannya sendiri juga berbahaya. Yang benar adalah berkonsultasi lebih dulu agar dokter dapat mengganti ke obat dengan profil keamanan kehamilan yang lebih baik.

10. Infeksi yang Bisa Dicegah

Rubela (campak Jerman) pada trimester pertama dapat menyebabkan gangguan pendengaran, penglihatan, dan jantung. Vaksinnya tidak boleh diberikan saat sudah hamil, sehingga statusnya perlu diperiksa jauh hari.

Toksoplasma menular lewat daging kurang matang dan kotoran kucing. Sitomegalovirus menular lewat air liur dan urine, orang tua balita adalah kelompok paling berisiko. Mencuci tangan setelah mengganti popok terdengar sepele, tetapi ini pencegahan yang nyata.

Kapan Perlu Konsultasi Genetik

Bicarakan dengan dokter sebelum atau di awal kehamilan bila ada riwayat kelainan bawaan dalam keluarga Mama atau Papa, pernah mengalami keguguran berulang, hubungan darah dekat antara Mama dan Papa, atau usia Mama di atas 35 tahun.

Konsultasi genetik bukan berarti ada yang salah. Ia hanya mengubah perkiraan menjadi angka, dan angka lebih mudah disikapi daripada kekhawatiran yang tidak berbentuk.

Yang Tidak Bisa Dicegah

Sebagian besar kelainan bawaan tidak diketahui penyebabnya. Banyak yang terjadi pada kehamilan yang dijaga dengan sangat baik, oleh Mama yang minum asam folat tepat waktu, tidak merokok, dan datang ke setiap kontrol.

Daftar di atas menurunkan risiko. Ia tidak menghapusnya, dan tidak ada yang bisa.

Ini penting dikatakan karena rasa bersalah setelah diagnosis adalah beban yang berat dan hampir selalu tidak beralasan. Kalau Mama sedang menghadapinya, tanyakan kepada dokter apa yang diketahui tentang penyebabnya. Jawabannya sering kali "ini terjadi begitu saja", dan mendengarnya langsung dari tenaga medis lebih menenangkan daripada mencarinya sendiri di internet.

Ringkasnya

Empat hal dengan pengaruh terbesar, dan semuanya dimulai sebelum kehamilan terlihat:

  1. Asam folat 400 mikrogram sehari, dimulai sebelum berhenti kontrasepsi
  2. Penyakit kronis terkontrol sebelum pembuahan, dengan obat yang sudah ditinjau dokter
  3. Berhenti merokok dan alkohol, termasuk asap rokok dari orang sekitar
  4. Kontrol kehamilan rutin, karena sebagian masalah hanya terdeteksi lewat pemeriksaan

Mama’s Choice pilihan aman mama

Yang Perlu Dipahami Jujur soal Kelainan Bawaan

Tidak semua kelainan bawaan dapat dicegah. Sebagian besar muncul dari kelainan kromosom atau genetik yang terjadi secara acak saat pembuahan, dan bukan akibat sesuatu yang Mama lakukan atau produk yang Mama pakai.

Yang memang menurunkan risiko tertentu, dengan bukti yang kuat:

  • Asam folat 400 mcg per hari, dimulai setidaknya satu bulan sebelum hamil dan diteruskan pada trimester pertama, ini menurunkan risiko cacat tabung saraf
  • Tidak merokok dan tidak minum alkohol selama kehamilan
  • Mengendalikan kondisi medis seperti diabetes sebelum dan selama kehamilan
  • Memeriksakan setiap obat, termasuk obat bebas dan herbal, ke dokter sebelum diminum
  • Imunisasi yang dianjurkan sebelum atau selama kehamilan
  • Pemeriksaan kehamilan rutin

Bila Si Kecil lahir dengan kondisi bawaan, itu bukan kegagalan Mama. Yang berguna saat itu adalah penanganan yang tepat.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga