Macam-Macam Gendongan Bayi Baru Sesuai Umur!
Bagi orang tua baru, memilih gendongan bayi menjadi hal yang membingungkan. Terlebih saat ini, gendongan bayi yang muncul di pasaran sangatlah beragam!

Bagi orang tua baru, memilih gendongan bayi menjadi hal yang membingungkan. Terlebih saat ini, gendongan bayi yang muncul di pasaran sangatlah beragam!
Gendongan dan stroller punya kegunaannya masing-masing, dan tidak ada bukti bahwa memakai stroller menyebabkan masalah tulang pada bayi. Yang perlu dihindari adalah membiarkan Si Kecil terlalu lama dalam satu posisi apa pun, baik di stroller, car seat, maupun gendongan.
Yang memang menjadi kelebihan gendongan adalah kepraktisan dan kedekatan: menggendong bisa membuat bonding antara Mama atau Ayah dengan bayi menjadi lebih dekat karena bayi merasa terlibat dalam kegiatan Mama dan Ayah.
Walaupun demikian, perlu diingat memilih gendongan bayi harus tepat dan aman! Pastikan Mama sudah memilih gendongan yang pas sesuai dengan umur bayi Mama, ya!
Macam-Macam Gendongan Bayi Sesuai Umur
1. Ring Sling

Ring sling merupakan kain panjang, biasanya berukuran sekitar 2 meter, dan memiliki dua cincin di salah satu ujungnya. Gendongan ini dapat digunakan untuk bayi yang baru lahir ataupun batita. Yang penting, Mama harus menggendong Si Kecil dalam posisi tegak dengan punggung, bahu, dan pinggul yang ditopang.
Untuk menggunakannya, Mama perlu memilih sisi tubuh mana yang dijadikan penopang utama dalam menggendong Si Kecil. Kemudian masukkan ujung kain pada cincin dan selipkan lagi di bawah cincin lainnya. Ring sling akan menciptakan kantung untuk bayi Mama yang berasal dari satu bahu ke pinggul yang berlawanan.
Ring sling akan memudahkan Mama untuk menggendong bayi di depan maupun di pinggul. Tetapi sayangnya, gendongan ini rentan membuat Mama sakit punggung karena hanya menopang bayi di sati sisi bahu saja.
2. Hipseat

Hipseat merupakan gendongan yang menyertakan penyangga bokong bayi yang dipasang pada pinggul Mama. Gendongan hipseat dianggap lebih bermanfaat daripada penggunaan kereta dorong pada anak karena dapat meningkatkan bonding serta pencernaan yang lebih sehat.
Penggunaan gendongan hipseat memang tergolong mudah bagi pemula. Selain itu, bantalan pendukung akan membebaskan tangan Mama dan Papa dalam menggendong karena sudah ada penopang tambahan untuk bayi. Tetapi rata-rata gendongan ini dianjurkan untuk anak berusia 3 bulan ke atas, atau sudah memiliki kemampuan menopang leher secara mandiri.
3. Meh Dai Carrier
Meh Dai merupakan gendongan yang memiliki dua tali untuk bahu dan dua tali yang perlu diikatkan pada pinggang Mama. Gendongan ini akan mendekapkan bayi dengan tubuh Mama. Meh Dai Carrier terdiri dari beberapa jenis, yaitu gendongan di bagian depan, belakang, atau pinggul Mama.
Namun, untuk menggunakan gendongan jenis ini, Mama perlu memastikan ikatannya benar dan kencang demi keamanan bayi yang digendong. Mama juga harus melakukan latihan khusus untuk mengikat kain gendongan dengan benar. Gendongan ini bisa digunakan pada bayi yang baru lahir hingga berusia 3 tahun.
4. Backpack Carrier

Gendongan bayi yang satu ini dirancang untuk dikenakan seperti ransel. Biasanya, gendongan ini memiliki tali bahu yang empuk dengan tali tambahan untuk mengencangkan gendongan di bagian pinggang dan dada.
Gendongan ini dirancang khusus untuk Mama gunakan dalam durasi yang cukup lama. Backpack carrier biasanya digunakan saat Mama dan Papa membawa Si Kecil melakukan wisata alam.
Tetapi sayangnya, gendongan ini hanya dapat digunakan pada anak yang sudah bisa duduk dan memiliki kemampuan kontrol leher yang baik.
5. Geos/Geos 2 in 1
Geos merupakan gendongan yang terbuat dari potongan kain yang panjang hingga dapat membungkus Mama dan bayi sekaligus.
Baru! All in 1 Gendongan Bayi untuk Segala Aktivitas!
Sebagai seorang Ibu baru, terkadang Mama merasa kewelahan saat harus menggendong Si Kecil sembari melakukan kegiatan lain seperti membereskan rumah, pergi belanja, dan berbagai kegiatan lainnya. Terlebih saat Si Kecil belum bisa ditinggal sendirian dan harus selalu dalam pengawasan. Memahami hal tersebut, Mama’s Choice menghadirkan All in 1 Baby Hipseat Carrier yang bisa Mama atau Papa gunakan pada Si Kecil mulai dari usia 6 bulan sampai 36 bulan!
Dilengkapi dengan headrest yang bisa bantu melindungi leher bayi dan pengaman di bagian kaki, Mama’s Choice All in 1 Baby Hipseat Carrier dipastikan aman untuk Si Kecil. Mama juga tidak perlu khawatir karena **All in 1 Baby Hipseat Carrier**juga dirancang sesuai panduan International Hip Dysplasia Institute (IHDI) agar nyaman digunakan dan tidak membuat panggul, punggung, serta bahu Mama atau Papa sakit.
Dengan ini, Mama tidak perlu repot-repot membeli berbagai macam gendongan bayi karena All in 1 Baby Hipseat Carrier bisa digunakan untuk 12 cara gendong yang berbeda! Mama dan Papa tetap bisa melakukan aktivitas sembari menggendong Si Kecil tanpa harus merasa lelah dan pegal! Untuk cara penggunaannya, Mama bisa simak infografis di bawah ini ya:

Jadi, Mama sudah tahu macam-macam gendongan bayi yang sesuai dengan umur Si Kecil kan? Yuk, langsung saja pelajari dan dicoba oleh Mama dan Papa ya!
Artikel terkait: Cara Memakai Gendongan Bayi Kaos (Geos) 2in1 yang Mudah
Sumber:
https://www.naturalchild.org/articles/guest/elizabeth_antunovic.html
Keselamatan Menggendong yang Tidak Boleh Dilewat
Apa pun jenis gendongannya, aturan ini berlaku sama. AAP merangkumnya sebagai T.I.C.K.S.:
- Posisi tegak, cukup tinggi: wajah Si Kecil setinggi ciuman Mama, bukan melorot ke bawah
- Wajah selalu terlihat: jangan tertutup kain atau tubuh Mama
- Dagu tidak menempel ke dada: sisakan ruang selebar satu jari di bawah dagu, agar jalan napasnya terbuka
- Punggung tersangga dan tubuh menempel rapat, tidak menggantung longgar
- Leher tersangga pada bayi yang belum bisa menegakkan kepala sendiri
Risiko terbesar ada pada bayi di bawah 4 bulan, bayi prematur, dan bayi yang sedang pilek, posisi dagu menekuk ke dada dapat menyumbat jalan napas tanpa suara.
Untuk kesehatan panggul, International Hip Dysplasia Institute menganjurkan gendongan yang menyangga paha dari lutut ke lutut sehingga kaki membentuk posisi M, bukan menggantung lurus ke bawah.
Selalu ikuti batas usia dan berat yang tertera pada petunjuk produsen.
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

