Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Kulit Gatal Saat Hamil: Kapan Wajar dan Kapan Bahaya

Kulit gatal saat hamil biasanya karena kulit meregang dan kering. Kenali cara meredakannya, dan tanda gatal yang justru perlu segera diperiksakan.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 5 menit baca
Mengoleskan Stretch Mark Oil pada kulit yang terasa gatal

Gatal adalah salah satu keluhan kehamilan yang paling sering diabaikan, dianggap gangguan kecil, bukan sesuatu yang perlu dibicarakan.

Sebagian besar memang begitu. Tapi ada satu pola gatal yang justru tidak boleh diabaikan, dan membedakannya sederhana.

Kenapa kulit gatal saat hamil

Kulit meregang. Perut, payudara, paha, dan pinggul memanjang lebih cepat daripada kemampuan kulit menyesuaikan diri. Sawar kulit menipis, kelembapan lebih mudah menguap, dan kulit kering terasa gatal.

Perubahan hormon. Estrogen memengaruhi produksi minyak alami kulit.

Aliran darah meningkat. Sebagian ibu merasakan gatal ringan menyeluruh karena ini.

Kulit lebih sensitif. Bahan yang sebelumnya aman, deterjen, parfum, sabun, bisa mulai mengganggu.

Cara meredakan gatal yang biasa

Lembapkan segera setelah mandi. Saat kulit masih sedikit lembap, pelembap mengunci air yang masih ada. Ini langkah paling berpengaruh.

Pakai minyak untuk redakan cepat. Ketika kulit terasa kencang dan gatal di tengah hari, minyak dengan tekstur ringan menyerap cepat tanpa lengket, penting di iklim Indonesia. Formula bi-phase yang menggabungkan air dan minyak terasa lebih ringan daripada minyak konvensional.

Mandi dengan air suam-suam kuku. Air panas menghilangkan minyak alami dan memperparah gatal.

Hindari sabun berparfum kuat dan produk beralkohol.

Pakai katun yang longgar. Bahan sintetis yang ketat menahan panas dan keringat.

Kompres dingin pada area yang paling gatal.

Jangan digaruk. Garukan merusak permukaan kulit dan memicu siklus gatal-garuk yang lebih sulit dihentikan.

Tanda gatal yang perlu segera diperiksakan

Segera hubungi bidan atau dokter jika gatal Mama:

  • Hebat, terutama di telapak tangan dan telapak kaki
  • Memburuk pada malam hari sampai mengganggu tidur
  • Tanpa ruam yang terlihat
  • Muncul pada trimester ketiga
  • Disertai urine yang lebih gelap, tinja pucat, atau kulit dan mata menguning

Kombinasi ini bisa menandakan kolestasis kehamilan, gangguan aliran empedu yang berkaitan dengan peningkatan risiko pada janin. Diagnosisnya lewat pemeriksaan darah sederhana, dan penanganannya efektif.

Ini bukan kondisi yang bisa diatasi dengan pelembap. Jangan menunggu kontrol berikutnya.

Kondisi kulit lain yang bisa muncul

PUPPP, ruam gatal berupa bentol merah yang biasanya mulai di sekitar stretch mark perut pada trimester ketiga. Tidak berbahaya bagi janin, tetapi sangat mengganggu dan bisa diobati.

Eksim kehamilan, ruam bersisik yang kambuh atau muncul pertama kali saat hamil.

Biang keringat, di lipatan kulit, sering pada cuaca panas.

Ketiganya menimbulkan ruam yang terlihat. Itu pembeda utama dari kolestasis, yang gatal hebat tanpa ruam.

Gambaran dari para Bunda sendiri: di polling salep gatal ibu hamil komunitas theAsianparent Indonesia, media yang satu grup dengan Mama's Choice namun beroperasi independen, Desember 2021 (n=2.840), Stretch Mark Cream kami dan Bio Oil menjadi dua pilihan teratas, 682 dan 832 suara, jauh di depan salep resep seperti Elocon (130), yang memang seharusnya dipakai hanya atas petunjuk dokter.

Ringkasnya

Gatal karena kulit meregang: lembapkan, dan biasanya membaik.

Gatal hebat tanpa ruam di telapak tangan dan kaki pada trimester ketiga: periksakan hari itu juga.

Gatal di Area yang Sering Terlewat

Perut mendapat perhatian paling banyak, tetapi gatal saat hamil jarang berhenti di sana.

Payudara meregang lebih awal daripada perut dan kulitnya lebih tipis.

Paha bagian dalam dan bokong sering terasa gatal karena gesekan dan keringat, terutama pada cuaca panas.

Telapak tangan dan telapak kaki, bila hanya kedua area ini yang gatal, dan gatalnya hebat, itu pola yang perlu diperiksakan, bukan dilembapkan.

Lipatan kulit di bawah payudara dan perut bawah rentan biang keringat dan jamur. Bila kulitnya memerah, lembap, dan berbau, itu bukan kulit kering.

Bekas luka caesar terasa gatal saat menyembuh. Ini normal, tetapi jangan digaruk.

Merawat Kulit Sepanjang Hari

Melembapkan setelah mandi adalah dasarnya, tetapi gatal jarang muncul tepat setelah mandi.

Simpan minyak atau pelembap berukuran kecil di tas dan di meja kerja. Rasa kencang biasanya datang di sore hari, dan pada saat itu Mama sudah berpakaian, di sinilah tekstur yang cepat menyerap lebih berguna daripada krim yang tebal.

Untuk malam hari, oleskan lapisan yang lebih kaya sebelum tidur. Menggaruk saat tidur adalah penyebab paling umum kulit lecet, dan kuku yang dipotong pendek mengurangi kerusakannya.

Pakaian dan Cuaca

Katun longgar mengurangi gesekan dan menahan lebih sedikit panas. Bahan sintetis yang ketat memerangkap keringat, dan keringat yang mengering di kulit meninggalkan garam yang memicu gatal.

Bilas dan keringkan lipatan kulit setelah berkeringat. Bedak sering dipakai untuk ini, tetapi menumpuknya di lipatan yang lembap justru dapat memperparah, mengeringkan dengan menepuk lebih aman.

Deterjen berparfum dan pelembut pakaian adalah pemicu yang mudah dilewatkan. Bila gatal muncul menyeluruh tanpa pola, mencoba deterjen tanpa pewangi selama dua minggu adalah tes yang murah.

Yang Tidak Perlu Dilakukan

Air panas. Melegakan selama beberapa detik, memperburuk selama berjam-jam.

Scrub dan sikat badan. Merusak permukaan kulit yang sudah menipis.

Antihistamin tanpa anjuran. Sebagian aman saat hamil, sebagian tidak, ini pertanyaan untuk bidan atau dokter, bukan untuk apotek swalayan.

Krim racikan tanpa daftar bahan. Banyak yang mengandung kortikosteroid kuat yang tidak seharusnya dipakai luas dan lama.

Gatal yang Bukan Sekadar Kulit Kering

Tidak semua gatal saat hamil berasal dari kulit yang meregang dan kering. Beberapa kondisi punya pola tersendiri:

Kolestasis kehamilan (ICP). Gatal hebat tanpa ruam, paling khas di telapak tangan dan telapak kaki, memburuk pada malam hari, biasanya trimester ketiga. Ini berkaitan dengan gangguan fungsi hati dan berisiko bagi janin, perlu pemeriksaan darah dan pemantauan. Jangan menunggu; hubungi bidan atau dokter.

PUPPP. Bintil dan plak merah gatal yang biasanya mulai di garis-garis stretch mark pada perut, lalu menyebar. Tidak berbahaya bagi janin, tetapi sangat mengganggu dan bisa diobati.

Pemfigoid gestasionis. Jarang, berupa lepuh, dan perlu penanganan dokter.

Eksim atau dermatitis kontak yang kambuh selama kehamilan.

Segera periksakan bila gatal disertai kulit atau mata menguning, urine gelap, tinja pucat, mual, atau nyeri di perut kanan atas.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa perut terasa gatal saat hamil?
Kulit perut meregang cepat, sehingga sawar kulit menipis dan kelembapan lebih mudah hilang. Kulit yang kering terasa gatal. Melembapkan secara rutin biasanya meredakannya dalam beberapa hari.
Gatal seperti apa yang berbahaya saat hamil?
Gatal hebat tanpa ruam, terutama di telapak tangan dan telapak kaki, memburuk pada malam hari, dan muncul di trimester ketiga. Ini bisa menandakan kolestasis kehamilan, yang memerlukan pemeriksaan darah dan penanganan medis segera.
Apakah minyak lebih baik daripada krim untuk gatal?
Minyak menyerap lebih cepat dan meredakan rasa kencang seketika, sehingga nyaman dipakai kapan saja. Krim bertahan lebih lama di permukaan. Banyak Mama memakai keduanya: krim dua kali sehari, minyak saat gatal muncul.

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Stretch Mark Oil

Baru·Stretch Mark Series

Stretch Mark Oil

Rp 139.900Rp 179.000hemat 22%

4.8 · 8 ulasan

1 juta+ terjualStretch Mark Cream

Best seller·Stretch Mark Series

Stretch Mark Cream

Rp 89.100Rp 129.000hemat 31%

4.9 · 437 ulasan

Baca juga